Cinta Masa Lalu Kini Kembali

Cinta Masa Lalu Kini Kembali
masa kehamilan part 1


__ADS_3

leo mendekat i anak nya dan dan menepuk pundak nya "apa yang kamu fikir kan" kata leo. Riyo menatap wajah ayah nya lalu melihat ke arah lain "riyo takut, riyo takut anak riyo keada an nya masa seperti riyo dan rico" kata riyo wajah murung sambil menduk kan kepala nya


leo mengembuskan nafas nya duduk di kurisi samping ranjang riyo "maaf ayah salah atas kematian rico adik mu andai saja ayah tidak bertengar dengan ibu mu waktu itu andai saja ayah lebih pengerti an" kata leo


"aku tidak menyalahkan ayah, aku tahu penyakit rico memang sejak lahir" kata riyo menatap ayah nya


leo mengangguk "hiya waktu itu kondisi kandungan ibu mu lemah karena sebelum kamu lahir ibu mu pernah ke guguran karena itu kandungan nya lemah, apa afina penah keguguran" tanya leo


"tidak tapi dia stres karana....." menjelaskan tentang dokter ifa salah memberikan laporan salah itu "sejak saat itu afina sering melamun dan mengalami deperesi dia merasa takut setiap kali berbicara masalah kandungan nya untung saja kami bertemu kembali dan dokter ifa meluruskan kesalah faham itu" kata riyo


"dia akan baik baik saja afina wanita yang kuat kamu juga tahu tentang itu kan" kata leo menangkan riyo


riyo mengangguk "kamu sering bawa dia jalan jalan suapaya dia senang dan merasa stres bawa an ibu hamil itu aneh aneh kamu banyak banyak in sabar" kata leo menasehati anak nya

__ADS_1


tak selang berapa lama riyo merasa tenang setalah mengungkap kan kegelisahan hatinya pada ayah nya. Setelah beberapa hari akhir nya afina dan riyo pulang ke rumah mereka. Riyo semakin waspada dan posesif menjaga afina. kehamilan afina membawa berkah untuk riyo semenjak afina hamil bengkel cabang di berikan pada riyo semakin besar.


Meski kesibukkan riyo dia tidak penah melalaikan tugas nya sebagai seorang suami dan calon ayah dia sangat menyayangi afina dan buah hati nya itu. 5 bulan belalu usia kandungan afina sudah besar dan semakin sulit bergerak


"hati hati perhatikan langkah mu" kata riyo sambil merangkul afina dan menuntun nya menuruni tangga


"iya" kata afina


"kenapa turun gpp makan di atas aja nanti ibu bawakan kesana" kata merisa


"ohh begitu sarapan dulu deh setalah itu kalian pulang" kata merisa


afina dan riyo duduk di meja makan "mas mau pulang" kata darina baru keluar kamar

__ADS_1


"hiya" ucap singkat riyo sibuk menyuapi afina


"aku bisa makan sendiri" afina dengan wajah kesal


"kok buru buru sih padahal baru 3 hari disini" kata darina


"diam fin ayo makan kamu kalo gk disuapi makan cuma dikit kamu ingat ada 2 orang dalam perut mu perlu makanan jangan sampai mereka menyalakan ku saat keluar nanti" kata riyo


afina hanya cemberut dengan sikap riyo "emang bisa ya bayi marah" tanya darina


"bisa lah" kata riyo


"kalo marah gimana mas palingan juga bilang oek... oek... mana bisa marah" kata darina sambil tertawa di ikut i oleh afina

__ADS_1


"udah makan sana gak usah banyak tanya" ucap ketus riyo


darina hanya cemberut dan mulai makan. setelah selesai sarapan riyo dan afina berpamitan pada ayah dan ibu nya lalu mereka pulang kembali ke apatemen milik riyo. Sampai disana afina dan riyo melihat kvin dan teman teman nya sedang berdiri beberapa orang mendampingi mereka


__ADS_2