
Hari ini aku dan Nina pulang untuk tinggal bersamaku.
Ini sangat sulit bagi Nina untuk meninggalkan kedua orangtuanya dan keluarganya.
Aku sangat mengerti dan memahami bagaimana rasanya jauh dari orang yang paling kita sayang.
Sepuluh tahun aku juga menanti kebahagian ini.
Patuhi suamimu,harga dia sebagai suami, jangan jaga perasaannya,nak.
Sesulit apapun dirimu,jangan menyusahkannya dan jaga kehormatan keluarga barumu disana.
Nak Fahris,jangan terlalu kau manjakan dia.
"Jaga dia,nak?",ucap sang ibu karena akan berpisah jauh dari sang putri.
Tentu saja bu,Nina menjadi tanggungjawab Fahris sekarang,jadi ibu tidak perlu khawatir.
Setelah berpamitan Nina dan Fahris kebandara.
"Rafi,jaga Kia?",jangan kau pakai adikku. Dia tidak sepertiku, Walaupun ia kelihatan kuat dari luar, tapi hatinya rapuh.
Aku tidak tahu berapa lama waktu ku saat ini.Jangan khawatir aku akan menjaganya,ucap Rafi.
Hendra kamu juga,jangan sakiti Jeslyn,aku tidak bisa menjaganya lagi.
Kalau sampai itu terjadi, Kau akan kehilangan Jeslyn seumur hidup.
"Nina, jangan banyak bicara? ",gue takut dengar lo ngomong,ucap mereka berdua.
Lo, berpesan seperti mau pergi aja.Iya, gue mau pergi ikut suami.
"Iya, ibu Bripka",Ucap Hendra karena hari ini terakhir mereka bersama,karena Nina langsung diboyong Fahris untuk ikut bersamanya.
Inilah senyum kebahagian seorang teman, karena teman yang lain sudah mendapatkan kebahagiannya.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
Pa,sebaiknya kita melihat persiapan resepsi pernikahan anak kita.
"Boleh juga ma. Papa lagi bosan dirumah?",ucap papa Joko.
Papa ambil kunci mobil dikamar. Sepi,bukankah sudah dari dulu rumah ini sepi.
__ADS_1
"Mengapa baru bilang sekarang?",gumam mama Tarti dalam hati melihat perubahan sikap suaminya.
Pak Joko sudah keluar dengan pakaian casual yang rapi dan agak sedikit wangi.
"Ayo,ma kita pergi,ma?",Kearena tidak ada tanggapan Pak Joko,melihat kearah istrinya.
"Ma....?"
"Jadi pergi ngak?",tanya papa Joko. Mama kenapa?",pangling, yah lihat papa.
Ngak.
Mama Tarti,merasa malu dan terjebak dengan sikapnya sendiri dan mendahului suaminya berjalan.
Mama kenapa, kalau merasa cemburu bilang saja?,ucap papa Joko.
"Ngak mau?".
Para pembantu,turut bahagia melihat majikannya,seperti pasangan muda yang baru jatuh cinta.
Pak Joko sama seperti Aden Fahris,yang pandai membuat pasangannya bahagia.
Pak Joko keluar setelah berpesan kepada pembantu dirumah kalau mereka kehotel, melihat persiapannya resepsi pernikahan Aden Fahris dan Non Nina.
*/*/*/*/*/*/*/*/*
Para pembantu keluar dan melihat pengantin baru yang sudah datang.
Sepi, pada kemana orang-orang,tanya Fahris kepada para pembantu.
Tuan dan Nyonya,sedang pergi kehotel melihat persiapannya resepsi pernikahan,aden.
"O...
Tolong koper ini dibawa keatas?,perintah Fahris.
Fahris dan Nina mendahului mereka, untuk masuk kekamar.
"Terima kasih, Mang?",letakan saja disitu.
Mas, kamarnya bagus,ucap Nina kagum.
"Kamu suka, tanya Fahris kepada Nina.Sangat suka dan indah.
__ADS_1
Nina merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur dan Fahris merebahkan tubuhnya disamping istrinya.
Capek?,tanya Fahris.
Iya, sedikit ucap Nina.
Nina menatap Fahris dan tak ingin melepaskannya.
"Ada apa?"tanya Fahris kepada Nina.Mau membuat dedek bayi, tanya Fahris lagi.
Nina diam tidak bersuara,hanya mengangguk.
Karena sudah mendapat izin yang punya badan.
Fahris mengunci pintu dan membunyikan musik yang berirama syahdu,ia tidak mau aktifitasnya ini diganggu orang lain.
Fahris melepaskan pakaiannya dan langsung ketempat tidur berada diatas Nina.
Nina mendesah,setiap Fahris memberikan sentuhan-sentuhan didaerah yang sensitif.
Fahris tidak bosan meremas atau menghisap dua bukit besar yang dimiliki istrinya
Dibalik tubuh Nina yang kecil, ia memiliki dua bukit yang sintal dan segar.
Mas......
Aakh.....
Mas.....
Fahris belum mau menyelesaikan kegiatan ini, ingin bermain lebih lama dengan wanita yang ia cintai sampai saat ini, hingga dirinya menutup mata.
Mas....
Fahris kembali ******* bibir Nina yang menjadi jadi candunya.
Karena sudah merasa cukup, Fahris mengakhiri kegiatan yang yang menguras tenaga
Nina merasa jagon kecil Fahris masuk sangat dalam dan ia ingin merasakannya lagi dan lagi.
Nina sudah tidak ingat entah berapa berkali mereka berdua melakukannya.
Kali ini Nina benar-benar sangat letih dan tertidur pulas dalam dekapan Fahris.
__ADS_1
Dirimu unik,setelah diberikan kapsul baru tertidur, ucap Fahris dengan membelai rambut Nina yang lurus panjang.
Nina hanya menggeliat kecil dan tertidur lagi. Fahris hanya tersenyum dan ikut tertidur, karena ia juga merasa letih.