CINTA PERTAMA 2

CINTA PERTAMA 2
BAB 63


__ADS_3

"Kinan keluar dari kamar mandi dengan pakaian casual.


"Artami terpana melihat penampilan Kinan yang menurutnya sangat tampan dan maskulin.


"Ada apa?"apakah tadi malam belum puas melihat wajah suamimu,ucap mama Ningsih.


"Mama..?"Artami sangat malu,sepertinya wajahku memerah.


"Kinan mendekati Artami dan mencium dahinya.


"Artami menutup matanya untuk merasakan kecupan hangat dari Kinan.


"Mama dan papa sekarang dianggurin,yah?


"Ucap mereka berdua diselingi dengan gerak tawa.


"Ma....?"ayah dimana,dari tadi Artami tidak melihat bayangannya,tanyaku pada mama.


"Ada apa,baru kangen sama ayah?"sahut Fahris dari arah pintu kamar.


"Fahris duduk disamping tempat tidur dan memeluk sang putri,emangnya ayah hantu yang hanya tinggal bayangan.


"Apakah dada ayah masih sakit?"tanya Artami.


"Sudah berkurang,sayang."Mengapa dirimu tidur sangat lama, ayah pikir kau tidak ingin kembali.


"Ayah...?"aku bertemu ibu?


"Ibu sangat cantik,seperti putri dalam cerita dongeng.


"Apakah ayah merindukan,ibu?"Artami menyentuh pipi sang ayah dan melihat mata ayahnya berkaca-kaca menahan buliran bening yang akan jatuh.


"Iya?"ayah sangat merindukannya.


"Kau adalah bagian dari ayah dan ibu.


"Jika saat itu,ibumu juga membawamu pergi bersamanya,ayah rasa,ayah tidak akan hidup sampai saat ini.


"Artami bertemu ibu ditaman buatan dibibir tebing tak jauh dari pantai.


"Relung hati ayah apakah hanya ada ibu?


"Hehmmm......?"Fahris tidak mampu lagi berkata-kata.


"Menangislah ayah,tuangkanlah rasa rindu ayah kepada ibu.


"Fahris tersenyum melihat putrinya.

__ADS_1


"Ternyata Putri ayah,sudah siap menjadi seorang istri.


"Sudah mampu menampung kesedihan dan kerinduan ayah.


"Kemarilah?"ucap Fahris memanggil Kinan.


"Putriku sudah siap menjadi Nyonya dokter Kinan Arsyad Hermawan.


"Terima kasih mau menerima putriku.


"Ayah..?"Kinanlah yang harus berterima kasih.


"Terima kasih karena mau memberikan salah satu bidadari untukku.


"Ya, Allah aku berterima kasih,karena telah menghadirkan dua sosok pria dalam hidupku, mereka sangat berarti bagiku.


"Gumam Artami dalam hati.


**//**//**//**//**//**


"Mengapa Eyza tega berbuat seperti itu, yang?


"Sudahlah,jangan bersedih lagi pikirkan anak kita yang sebentar lagi lahir kedunia ini.


"Artami,yang paling antusias dengan kehamilanmu,jangan kecewakan dia.


"Kita hadapi bersama-sama,ini ujian rumah tangga kita.


"Kalau Artami membenci kita,aku siap mengundurkan diri.


"Rony siap-siap dengan kemungkinan buruk yang terjadi,karena ulah adik iparnya.


**//**//**//**//**//**//**


"Keluarkan aku dari penjara ini,berani sekali kalian menangkapku tanpa alat bukti,teriak Lisa.


"Benarkah,jangan berisik?"Dasar perempuan yang tidak punya otak.


"Kau..?"bagaimana bisa kau tertangkap,tanya Lisa kepada Eyza


"Aku menyerahkan diri setelah kami meniduri dirimu.


"Apa maksud dengan kata kami,tanya Lisa curiga.


"Hai...?"dua anak buah Eyza menyapa Lisa.


"Kami telah menitipkan benih-benih kami bertiga kepadamu.

__ADS_1


"Semoga membuatkan hasil,ucap Eyza.


"Tidak...?"itu tidak mungkin terjadi.


"Menjeritlah sepuasnya,gumam Eyza dalam hati.


"Yang membuat Eyza pusing dan khawatir adalah tentang keadaan mbak Wina sang kakak.


"Aku akan menerima hukuman apapun yang mereka putuskan.


"Mbak Wina,,maafkanku,ucap Eyza dalam hati.


**//**//**//**//**


"Kita sudah sampai,sayang?"ucap Kinan dengan mengecup bibir Artami.


"Cup!


"Lagi...?"pinta Artami.


"Cup!


"Bim.... biiimmmm...


"Tito membunyikan klakson mobil karena mobil Kinan menghalanginya masuk, karena berhenti ditengah pagar.


"Mentang-mentang udah halal,semaunya.


"Lihat tempat dong, teriak Tito.


"Iya...?"berisik.


"Didalam rumah Artami dan Kinan disambut semua keluarga dan juga sahabat.


"Jangan pecicilan,tubuhmu masih lemah, sayang.


"Kinan mulai mengeluarkan sifat protektifnya.


"Ia membawa Artami masuk dan duduk disofa diruang keluarga.


"Tante, tolong jaga Artami sebentar, saya mau menerima panggailan masuk.


"Sayang,ada yang menghubungiku?"ucap Kinan dengan mengecup bibir Artami.


"Kinan melangkah keluar,Artami memperhatikan bentuk tubuh suaminya.


"Sangat gagah dan tegas, I love you?"batin Artami.

__ADS_1


__ADS_2