
"Artami,kamu masak apa,nak?"tanya mama Ningsih melihat Artami sibuk didapur.
"Masak, untuk kak Kinan ?"Kak Kinan lapar,jawabku.
"Emangnya udah pulang,tanya mama Ningsih.
"Udah, ma?"itu dikamar, jawab Artami.
"Capek, katanya mau istirahat dulu,setelah masakkannya matang dan siap,ia minta dibangunkan.
"Sejak kapan Kinan,memintamu melayaninya, sahut papa Heru?"aku hanya tersenyum nyengir saat ditanya papa.
"Kalau dia mau,mengapa tidak melamar kamu saja,karena papa ingin mengenalkan dengan seorang pria sahabat papa.
"Apa maksudnya?"papa mau nikahin Artami dengan orang lain?"Kinan ngak setuju,karena Artami masih kecil.
"Kinan laper dirumah sakit tidak bisa makan.
"Kinan menjatuhkan bokongnya dikursi.
"Semua duduk untuk makan bersama."Kinan menatap Artami,bergumam dalam hati,tidak akan ku biarkan laki-laki lain memiliki dirimu.
"Kinan membesarkan matanya kearah Artami, yang membuat Artami salah tingkah.
"Maksudnya apa, sih?"membuat orang bingung aja,batin Artami.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Selamatpagi, dokter Lisa?
"Lisa sangat malas berteman dengan dokter Sintya,situkang gossip.
"Pagi, dokter sintya
"Kemarin ngak jadi makan siang, yah sama dokter Kinan,tanya Sintya kepada Lisa.
"Sebenarnya kamu ini maunya apa, sih? "tanya Lisa kepada Sintya.
"Aku tidak pernah mengusik hal pribadi kamu,Sintya.
"Tetapi mengapa,kau selalu mengusikku, apa masalahnya sampai-sampai kau ingin menggangguk hak pribadiku.
"Lihatlah ini,bukankah sangat menyakitkan?
"Ciuman yang hangat bukan,apakah kau dan dokter Kinan pernah melakukan ini.
"Ahh.... sakit rasanya,ucap Sintya mengejek Lisa.
"Lisa tidak percaya kalau ia bisa dikalahkan oleh asisten rumah tangga.
"Ternyata selera Kinan rendahan juga,ia menolak kembali padaku,hanya karena perempuan rendahan itu.
__ADS_1
******Flahsback********
"Tante Shelly, panggil Artami saat melihat Shelly.
"Assalamualaikum,gadis cantikku?"ucap Shelly.
"Walaikumsalam,tante?"jawab Artami dengan mencium kedua pipi Shelly.
"Melihat dirimu datang,mengingatkan tante dengan ibumu,ucap Shelly.
"Oh, yah?"ah yang benar tante,tanya Artami.
"Ibumu,kalau datang kesini tidak suka kalau dipanggil"ibu Nina",dia akan marah kepada tante.
"Ibumu,paling tidak suka dilayani,tempat ibumu menumpahkan kekesalannya adalah ayahmu.
"Tante tidak bisa melupakannya,walau sudah delapan belas tahun.
"Hai,nona cantik sudah lama ngak kemari, siapa yang mau mengurus hotel ini.
"Hai, juga papa ganteng?"jawab Artami pada pria yang baru saja datang.
"Kak Roy darimana?"tanya Artami.
"Lagi mengawasi persiapan seminar,ucap Roy.
"Hotel kita dipergunaka untuk acara seminar, tanya Artami.
"Iya?"jawab Roy.
"Karena asyiknya mengobrol,Artami kaget mendengar seseorang memanggil namanya.
"Kak Kinan mengapa ada disini,tanya Artami.
"Kak Kinan mencari manajernya ada yang harus dibicarakan.
"Oh,saya manajernya,sahut Roy."Karena Roy melihat gelagat cemburu Kinan dan wajah ketakutan dari Artami.
"Roy berdiri dan sengaja memeluk Artami.
"Wajah Kinan semakin dingin dan menatap tajam kearah Artami.
"Artami tidak bisa berbuat apa-apa,saat Kinan berlalu pergi tanpa melihat kearahnya,disusul Roy untuk membicarakan sesuatu.
"Akhirnya Artami menyusul Kinan diruang seminar.
"Oh,seminar kesehatan pantas Kak Kinan ada disini.
"Saat para karyawan ingin memberi hormat, Artami melototkan matanya,agar mereka tidak memberikan hormat.
"Karyawannya mengerti apa yang maksudkan majikannya.
__ADS_1
"Cari siapa, dek?"tanya seseorang wanita padanya.
"Dokter Kinan,jawabku.
"Belum sempat Sintya menjawab pertanyaan Artami,Kinan sudah datang.
"Artami,ada apa kemari,tanya Kinan kepada Artami dengan sikap dinginnya.
"Kak..,Artami mau ngomong sama kak Kinan.
"Kakak sibuk,jawab Kinan.
"Masih marah tanya Artami.
"Ngak,jawab Kinan.
"Ikut Artami,kak?"Artami menarik tangan Kinan,tetapi Kinan tetap saja pada posisinya.
"Kakak banyak kerjaan, Artami,ucap Kinan untuk menahan rasa cemburunya.
"Semua melihat kearah Kinan dan Artami.
"Apa perlu Artami mencium kak Kinan disini.
"Kinan menarik tangan Artami,membawanya keluar dari gedung Seminar.
"Artami membawa Kinan ketaman didekat pantai.
"Sekarang bicaralah,ucap Kinan ketus.
"Kak Kinan cemburu, yah sama pria yang sudah beristri.
"Tidak,mengapa harus cemburu,jawab Kinan agak sedikit kesel.
"Kemari,Artami mau tahu debaran orang yang sedang cemburu.
"Artami memeluk Kinan,melingkari kedua tangannya dipinggang Kinan.
"Jangan marah dong, kak?"Kalau masalah dengan kalian Roy, nanti tanya ayah.
"Hotel ini punya ayah,jadi Kak Roy adalah manajer disini.
"Untuk meredakan rasa kecemburuan Kinan, Artami mencium bibir Kinan dengan lembut.
"Kinan membalas ciuman dari Artami,mereka berdua saling berpagutan.
"Kinan menahan leher Artami dan mendalamkan ciumannya sampai kedalam rongga mulut."Tangan Kinan meremas dua buah bukit kecil,yang mengeras.
"Artami mendesah merasakan kehangatan yang belum pernah ia rasakan.
"Mereka melepaskan ciuman,karena kekurangan,oksigen.
__ADS_1
"Kinan mengusap bibir Artami dengan jari tangannya.
"Artami, masih menyandarkan kepalanya didada bidang Kinan,sambil menikmati sunset dipinggir pantai.