
"Tidak....!
"Bertahanlah, Sayang...??
"Aku mohon....!!
"Kita akan kerumah sakit...!
"Selamatkan anak kita..!
"Iya, Aku akan menyelamatkan kalian berdua.
"Selamatkan putri kita.
"Tidaaaak....
"Jangan pergi...Nina
"Jangan pergi....?
"Aku mohon....!!Aku mohon...!!!Bertahanlah.
"Ayah!
"Kinan dan Artami berlari menaiki anak tangga.
"Ceklek, Artami membuka pintu kamar.
"Ayah....!Ada apa?"tanya Artami.
"Artami agak kaget melihat ayahnya duduk diatas tempat tidur dengan dibanjiri keringat.
"Artami duduk dipinggir tempat tidur, mengelus pundak sang ayah.
"Artami!"Ibumu datang didalam pelukkan ayah.
"Ia berlumuran darah.
"Artami..!"ayah sangat mencintainya,jangan biarkan ibumu hilang dihati ayah.
"Hiks... hiks... hikss...
"Artami...?"ayah tidak mau kehilangan ibumu.
"Huukk...?"jangan Jauh dariku.
"Ayah...?"ayah mau kemana?
"Srrreet......
"Fahris membuka pintu kaca yang berada dibalkon kamar.
"Ini rembulanmu, Sayang?"purnama penuh.
"Aku merindukanmu, yang ada disana.
"Kapan kita bersama lagi, ditaman surga yang mana,kau membawaku.
"Aku sangat merindukanmu,gadis mungilku.
"Rembulan...
"Jika Kau bertemu dengan gadis mungilku.
"Katakan padanya,untuk membawaku bersamanya.
"Dari jauh Artami menangis mendengar kata hati ayahnya yang sangat merindukan ibu, kekasih pujian hati.
__ADS_1
"Aku tidak percaya,kalau ayah Fahris begitu rapuh."Cintanya kepada ibu Nina sangat mendalam.
"Kata hatinya penuh dengan kerinduan.
"Batin Kinan,saat melihat tetesan air mata Fahris.
"Bruuk....
"Tiba-tiba tubuh Fahris ambruk dilantai.
"Ayah.....?"teriak Artami.
"Artami,menepuk-nepuk pipi sang ayah.
"Sebaiknya,kita bawa ayah masuk kedalam kamar.
"Malam ini kita tidur dikamar,ayah?"Kinan meletakkan tubuh Fahris diatas tempat tidur dan menyelimutinya sampai kedada.
"Apakah ayah pernah mengalami kejadian seperti ini.
"Artami menggelengkan kepalanya,karena tidak tahu.
"Apa yang ayah sembunyikan dari kami? "Gumam Kinan dalam hati.
"Sekarang istirahatlah,dipelukkan kakak.
"Hehh..?"Artami menggangguk.
*//*//*//*//*//*//*//*//*//*//*//*
"Cuit....cuit..... cuiiit...
"Suara burung memberikan pertanda kalau sang surya telah terbit menyinari bumi.
"Mengapa suara kalian sangat merdu,pagi Ini?
"Jika Kau membukanya,tanggung sendiri akibatnya.
"Artami terbangun dari tidurnya,setelah mendengar suara ayahnya,yang memanggil nama ibu.
"Ayah merasa selalu ada ibu disisinya,apa yang diberikan ibu,sehingga ayah jatuh cinta mati pada ibu.
"Sudahlah,sayang?"biarkan ayah istirahat.
"Jadikan ini rahasia kita.
"Oke!
"Rahasia apa?"tanya Fahris kepada keduanya.
"Ahhk..?"ayah ngagetin,ucap Artami panik.
"Mengapa kalian berdua ada dikamar, ayah.
"Karena tadi malam Artami kaget mendengar teriakkan,ayah.
"Ternyata,ayah hanya ngelindur.
"Artami dan kakak Kinan akhirnya tidur dikamar ayah.
"Benarkah,ayah ngelindur?"tanya Fahris.
"Iya!
"Sebaiknya kita turun,kak?"Artami sudah lapar.
"Ayah hari ini Artami,pulang agak malam.
__ADS_1
"Mengapa harus pulang malam,ngak baik untuk anak perempuan.
"Ayah....!"Artami hanya pergi kehotel memeriksa laporan serta melihat persiapan resepsi pernikahan Artami,jarak antara rumah dan hotel tidak begitu jauh,ayah?
"Kalau berjalan kaki Paling-paling hanya satu jam."Jadi, ayah tidak perlu khawatir.
"Oke!.
"Kinan, menurutimu bagaimana?"tanya Fahris kepada Kinan.
"Kinan terserah Artami,kalau dilarang dia juga akan melakukannya.
"Sebaiknya Biarkan saja, jawab Kinan.
"Terima kasih,sayang.
"Cup!Artami mencium pipi Kinan dihadapan sang ayah.
"Fahris membulatkan matanya,karena melihat kelakukan Artami yang mencium pipi Kinan.
"Artami...!"kalian belum menikah,sudah berapa Kali,tanya Fahris.
"Sudah sering,jawab Artami
"Uhuk....!!"Kinan tidak percaya kalau Artami berani jujur pada ayah.
"Bisa dijetak nih kepala gue.
"Ayah...!"Maafkan Kinan.
"Kalian ini,nih!
"Mengapa ayah tersenyum,tanya Kinan.
"Artami menuruni sifatku.
"Ah..?"ternyata ayah dan anak Sama saja.
*//*//*//*//*//*//*
"Bos!"kami sudah siap!
"Ayo,kita pergi?
"Sebaiknya kita menuju kehotel tempat perempuan itu bekerja,bos!.
"Setelah ia keluar,kita kembali menunggu ditempat semula.
"Oke!"Pukul berapa biasanya ia pulang,tanya Eyza kepada Diky.
"Antara Pukul sepuluh sampai sebelas, bos.
"Baiklah kita kesana.
"Bos,sebaiknya kita menyimpan mobil diantara mobil yang lainnya,agar tidak ada yang curiga.
"Eyza melihat jam dipergelangan tangannya, setengah jam lagi perempuan itu keluar.
"Mengapa malam ini, aku sangat gugup?
"Mengapa jantungku berdebar tidak karuan.
"Pekerjaan ini sudah biasa aku kerjakan, tetapi malam ini auranya sangat berbeda,gumamku dalam hati.
"Bos,dia sudah keluar?"Eyza kaget saat Diky menepuk pundaknya.
"Jalan, bos?"ucap Diky.
__ADS_1
"Mobil Eyza sengaja mendahului Artami, agar tidak mencurigakan.