
"Ucapan Artami masih tergiang-giang dikedua telinga Kinan.
"Bukankah mas yang mengatakan,kalau Artami perempuan murahan,buta karena cinta menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkannya.
"Apakah aku pernah mengatakan itu pada Artami.
"Ya Allah,jika itu benar maafkan hambamu Ini.
*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Dari dulu sampai sekarang Artami masih mencintai Kinan,walaupun harus bersaing dengan perempuan yang lainnya.
"Aku sangat mencintaimu,mas?"dirimu hanya butuh waktu untuk menyadarinya.
"Ku biarkan airmata Ini, membasahi pipiku.
"Purnama bisikkan cintaku kehatinya Walaupun hanya sedikit."Gumam batin Artami.
"Tok.. tok.. tok...
"Artami dikagetkan dengan suara ketokkan pintu.
"Iya, tunggu?
"Ayah.. Ada apa tanya Artami.
"Apa yang sedang Kau lakukan dikamar, nak?
"Sekarang orang-orang pada berkumpul dihalaman belakang villa.
"Ayo,cepat keluar."Fahris tahu putrinya masih mencintai Kinan,hanya butuh waktu bagi mereka berdua untuk mengungkapkan perasaannya masing-masing.
"Mereka akhirnya berkumpul sampai tengah malam.
"Ayah, Artami ngantuk."Artami tidur duluan.
"Ada apa dengan princess kita,semakin bertambah umur,semakin dewasa.
"Siapa yang telah berani membuat princess kita terluka?"tanya Wildan.
"Kita nikahkan saja,dari pada tikung dengan yang lain,sahut Raska.
"Huhk...huhk...
"Ada apa Kinan, kamu mengapa kesedak minuman, jorok, ah?"ucap mama Ningsih.
"Kinan ngak sengaja,ma?"jawab Kinan.
"Jadi kamu tahu,dong penyebab princess kami bersedih.
"Kinan cepat kasih tahu kami siapa lelaki yang berani membuat princess kami bersedih?
__ADS_1
"Sebaiknya kita jodohkan saja Artami dengan pria yang lain.
"Lebih cepat lebih baik,kalau Artami dapat penggantinya tentu saja princess kita tidak akan bersedih lagi.
"Dan agar kita bisa meminta mereka untuk melamar Artami."Ucap mami Tuti.
"Apa Pendapatmu Fahris sebagai seorang,ayah?
"Kalau demi kebahagian Artami,aku setuju saja."Kalian tahu seperti Artami, berkatalah sejujurnya kepada Keluarga mereka,nanti.
"Bagaimana dengan pendapatmu,princess? "tanya bunda Rahma padaku.
"Artami,ikut saja?"ku sandarkan Kepalaku dipundak ayah dengan menyungging senyum bahagia.
"Ku lihat wajah kak Kinan,yang merah menahan amarah.
"Aku pamit ingin kebelakang,karena sejak tadi aku menahan pipis.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Semenjak mendengar Artami,ingin dijodohkan,Kinan berubah menjadi lebih pendiam dan menyibukan dirinya dengan pekerjaan.
"Hai, Kinan.
"Kinan hanya menoleh sedikit Dan tidak begitu memperdulikan Kehadiran Lisa.
"Ada apa,tanya Kinan?
"Maaf Lisa gue males banget keluar hanya untuk pergi makan,aku mau pulang.
"Karena aku mau istirahat,sorry Lisa.
"Ngak apa-apa,lain Kali saja."Ucap Lisa dengan rasa kecewa.
"Kinan berlalu meninggalkan Lisa.
"Aku hanya ingin istirahat dan tidak ingin diganggu.
"Kinan memporsir tenaganya untuk menghilangkan rasa sakit dihatinya, karena sikap Artami yang tidak memberikan kesempatan ia berbicara untuk menjelaskannya.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Kinan memasukkan Mobil dihalaman rumahnya,setelah mengunci mobilnya Kinan langsung masuk kedalam rumah.
"Assalamualaikum,ma?"Kinan mencari mamanya, Karena lelah Kinan masuk kekamar tamu sambil menunggu mamanya pulang.
"Saat keluar dari kamar mandi Artami langsung masuk kekamar tamu dan tidak menyadari, kalau Kinan sedang tidur dikamar tamu.
"Artami tidak memperhatikan disekeliling kamar, karena ia sudah terbiasa keluar masuk rumah papa Heru dan Ningsih.
"Kinan membulatkan matanya,saat melihat Artami melepaskan handuk yang menutupi sebagian tubuhnya.
__ADS_1
"Mengapa Artami masuk dikamar ini,batin Kinan.
"Artami hampir saja berteriak saat melihat Kinan diatas tempat tidur.
"Kak Ki....nan...?"Artami,terbata-bata
"Mau ngapain?Kak Kinan mau apa masuk kekamar Artami.
"Artami mencoba merahi handuk yang sudah jatuh dilantai.
"Kinan,menelan Silvannya saat melihat tubuh mulus Artami.
"Kinan turun dari tempat tidur,melangkah menuju kearah Artami,matanya tidak berkedip melihat Artami.
"Mas Kinan jangan mendekati,ucap Artami yang mulai tegang,Kinan mengambil handuk yang jatuh dilantai dan meleparkannya diatas tempat tidur.
"Mas.....?"Kinan mencium bibir Artami,agar tidak berbicara lagi.
"Inilah ciuman hangat yang dirasakan Artami, Seperti penuh rasa cintanya yang ikhlas.
"Kita menikah saja,aku sudah melihat semuanya,karena saat ini dirimu telah membangunkan naga yang sedang tidur.
"Artami bisa merasakan sesuatu yang mengganjal dan menyentuh **** * ku.
"Apakah cairan hangat sudah keluar?"tanya Kinan.
"Ku membenamkan wajahku kedalam pelukkan Mas Kinan.
"Aku mencintaimu Artami,ucap Kinan? "I love you to,mas?
"Aku tidak akan mengambil sesuatu yang sangat berharga sebelum kita menikah.
"Mas tidak ingin mengecewakan ibu Nina, karena merenggut putrinya.
"Mas Kinan nakal?
"Hahahahahaha...
"Kinan memakaikan bra untuk Artami,ini dalamnya pakai sendiri,kalau sudah menikah sama mas, ini akan disobek.
"Artami memajukan bibirnya."Kinan mengecup bibir Artami karena gemes.
"Mas laper banget,tolong dimasakin sesuatu.
"Kakak mandi dulu, mau nidurin naga.
"Artami membulatkan matanya,saat melihat dibalik celana Kinan,wajahnya bersemu merah.
"Artami mau masak saja,ngak mau lihat lagi.
"Hahaaaaai.....
__ADS_1