CINTA PERTAMA 2

CINTA PERTAMA 2
BAB 61


__ADS_3

"Ayah...?"Kinan mohon besok persiapkan akad nikah Kinan dan Artami.


"Hubungi papa dan mama juga, kami sudah dirumah sakit.


"Kami harus segera menikah ayah, aku menantikan kalian dirumah sakit B.


"Hatiku sangat terluka,menerima pesan dari Kinan.


"Siapakah orang yang tega menyakiti putriku.


"Ada apa Fahris?"tanya Anita menepuk pundak sang adik yang sedang melamun.


"Kita harus menikahkan Artami dengan Kinan besok, mbak?


"Mengapa jalan hidupku seperti ini, mbak?


"Rasanya aku ingin menyusul Nina, meletakan Kepalaku dipangkuannya,dan merasakan belaian hangatnya.


"Jangan berkata seperti itu, Fahris?"mbak ngak suka.


"Entahlah mbak?"akhir-akhir ini aku selalu bermimpi bertemu Nina,rasanya aku tidak ingin pulang,mbak?


"Aku ingin bertemu dengannya untuk meminta maaf,karena gagal menjaga putrinya.


"Sudahlah,sekarang kita persiapkan pernikahan putrimu.


"Mungkin inilah jalan,untuk mereka bersama.


"Hubungi Heru,untuk datang kerumah sakit.


"Iya, mbak?"terima kasih.


**//**//**//**//**


"Sore hari,rombongan sampai dirumah sakit.


"Rony,menyambut kedatangan mereka.


"Ayah..?"Rony langsung memeluk Fahris.


"Belum ada perubahan,ayah?"Rony menghapus airmatanya.


"Kita kelantai dua Kinan sudah menunggu.


"Mereka masuk menggunakan lift menuju kelantai dua.


"Kinan...?"Mengapa kau diluar,nak?

__ADS_1


"Dokter sedang memeriksa Artami,karena Artami mengalami kejang-kejang.


"Kinan menangis terisak-isak,karena tidak tahan melihat keadaan Artami.


"Gara-gara wanita masa laluku,Artami yang jadi korbannya,ma.


"Artami mengalami trauma Otak.


"Apa maksudmu Kinan?"mama tidak mengerti dengan yang kau katakan,nak!"tanya Ningsih lagi.


"Aku dan Lisa pernah pacaran,ma?


"Lisa dan adik iparku adalah pelakunya.


"Maafkanku,ayah ucap Rony yang duduk bersimpuh dihadapan Fahris.


"Rony berdirilah,nak?"nasi sudah menjadi bubur,ucap Fahris lemah.


"Sreettt.... pintu terbuka,dokter pun keluar.


"Keluarga Nona Artami"panggil dokter.


"Semua berdiri mendekati,dokter.


"Ada apa, dok?


"Kalau sampai tengah malam,Artami tidak mengalami perubahan,berarti Artami mengalami koma.


"Apakah tidak ada cara lain untuk menyadarkannya,dokter?


"Aku sudah melakukkan langkah awal,agar tidak mengalami kerusakkan pada sarafnya.


"Ungkap,Kinan?


"Apakah ia bereaksi?"tanya dokter padaku.


"Hanya bersin,dok?


"Apakah ia mencakar atau ia menggigitmu, saat mencapai klimaksnya sewaktu berhubungan denganmu.


"Tidak!"hanya desahan,dok?


"Kinan merasa suaranya tercekik,airmatanya kembali menetes membasahi pipinya.


"Apa yang harus saya lakukan lagi, dok? "tanyaku pada dokter.


"Kau harus melakukannya lagi,sampai Kau merasakan ia melukaimu.

__ADS_1


"Tetapi kau halalkan dulu,jadikan ia milikmu yang sah setidaknya dihadapan Allah,nak.


"Terima kasih,dokter?"ucap Kinan menghapus airmata dengan punggung tangannya.


"Fahris menepuk pundak Kinan dan menangkupkan kedua tangannya.


"Selamatkan Artami ayah, nak?"kasihanlah orangtua ini.


"Ayah...?"jangan memohon seperti ini.


"Kinan akan melakukan apapun demi, Artami.


"Berdo'alah,untuk aku dan juga Artami.


"Ayah..?sebaiknya kita melaksanakan acara acara ijab kabulnya.


"Baiklah,nak?


"Kinan menganti pakainnya dengan baju Koko putih disertai peci berwarna hitam


"Sedangkan Artami menggunakan gaun putih dan dipolesi makeup yang natural.


Kinan duduk berhadapan dengan Fahris untuk melaksanakan proses ijab Kabul.


"Kinan Arsyad Hermawan bin Heru Hermawan,saya nikahkan dan kawinkan anak kandung saya yang bernama Atiya Alishba Artami binti Fahris Hendartono,dengan mas kawin sebuah cincin berlian,dibayar tunai.


"Saya terima nikah dan kawinnya Atiya Alishba Artami binti Fahris Hendartono dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.


"Sah para saksi?"tanya pak penghulu.


"Sah."Semua menjawab secara bersamaan.


"Kinan menyalami semua orang,matanya sudah sembab karena terlalu banyak menangis.


"Kinan mendekati Artami yang tertidur dengan tenang.


"Assalamualaikum,sayangku?"apakah Kau tidak merindukanku.


"Sekarang kita sudah menjadi suami istri, malam ini milik kita berdua.


"Mama sudah menghiasi kamar pengantin kita,sangat indah?"Aku yakin Kau pasti sangat suka.


"Apakah ini hukuman untukku,karena dulu kakak menyiak-nyiakkan dirimu.


"Kakak..?"terima hukuman ini,asalkan kau mau kembali pada kakak.


"Mereka keluar dari kamar,saat melihat Kinan naik diatas tempat tidur.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum kekasih halalku.


__ADS_2