CINTA PERTAMA 2

CINTA PERTAMA 2
BAB 57


__ADS_3

"Bagaimana Roy?"tanya Fahris kepada Roy.


"Mobilnya sengaja dimasukin kesungai, aku hanya menemukan barang-barang milik Artami didalam mobil.


"Ini tidak mungkin, Roy?"temukan adikmu,Roy.


"Bagaimana aku mempertanggungjawabkannya,kepada Nina, ucap Fahris mulai putus asa.


"Sepertinya mereka sengaja membuang barang-barang Artami agar kita tidak bisa melacak keberadaannya atau sengaja menghapus jejak.


"Tiba-tiba Fahris merasa pandangannya berkabut dan dadanya terasa terbakar.


"Kemana mereka membawanya?


"Fahris berusaha untuk tenang,tetapi ia merasa tidak punya kekuatan untuk berdiri.


"Darah keluar dari hidung Fahris,yang membuat Fahris tumbang tak sadarkan diri.


"Brrukk...?


"Ayah....?"teriak Roy saat melihat tubuh Fahris sudah tergeletak dilantai.


"Ayah...!"jangan seperti ini,kalau ayah lemah bagaimana kita bisa menemukkan Artami, ucap Roy yang tidak bisa menahan airmatanya, saat melihat Fahris yang tidak sadarkan diri.


"Andai Saja waktu bisa diputar,aku akan mengantarkan Artami sampai kerumah,coba saja saat itu, aku lebih memaksa hal Ini pasti tidak akan terjadi.


"Hikss.. hiksss...


"Banyak banget panggilan masuk, Dari kak Roy, ayah, papa dan juga mama.


"Drrret..drrreeet...drrrt....


"Heh..?"mama ada apa,yah?


"Assalamu'alaikum,ada apa,ma?"Kinan baru saja keluar dari ruangan operasi.


"Sekarang Kinan ngantuk banget.


"Ningsih berusaha untuk tenang,agar tidak membuat Fahris panik.


"Nak, bisakah kau datang kerumah ayah Fahris sekarang?"tanya Ningsih kepada Kinan.

__ADS_1


"Baiklah aku akan datang,sekarang.


"Mengapa hari ini aku tidak semangat kerja, Hampir saja aku, menghilangkan nyawa orang lain yang tidak berdosa.


"Pagi ini pun,Artami tidak menghubungiku.


"Kicauan burung dipagi hari,seperti mengandung kesedihan.


"Adakah Firasat buruk.


"Drrreeet...?"Kak Roy.


"Assalamualaikum,ada apa kak Roy?


"Walaikumsalam,kau berada dimana saat ini, Tanya Roy kepada Kinan.


"Masih dirumah sakit, kak!


"Cepatlah kau datang kemari,tadi malam Artami diculik.


"Cepatlah Kau datang,kami juga butuh Pendapatmu.


"Cepatlah Kau datang,kasihan ayah, ucap Roy dengan suara yang terdengar parau.


"Hahahkk....?"teriak Kinan.


"Bagaimana ini bisa terjadi,siapa pelakunya?


"Mengapa mereka tega melakukannya.


"Kinan berlari kearea parkir,ia melajukan mobilnya menuju rumah Fahris.


"Semoga saja masih ada harapan untuk menemukanmu, Sayang.


"Semoga mereka tidak membuang semua barangnya,sehingga aku bisa mencari keberadaanmu.


*//*//*//*//*//*//*//*//*//*//*


"Kak.....!!! tolong Artami, Kak...!!


"Artami takut,kak....!!!

__ADS_1


"Ayah....!!"ayah dimana?"Artami sangat takut.


"Papa.....!!mama...!!


"Tolong Artami...!!


"Huuuffftt....!!"suara Artami menangis.


"Mengapa tidak ada yang menolongku?


"Hiksss.. hikss.. hehhee....


"Bagaimana keadaannya?"tanya Eyza kepada Diky dan Riki.


"Masih belum sadar, bos?"jawab mereka berdua.


"Dia hanya ngelindur memanggil semua orang,aneh banget,yah?"yang kita kasih obat bius,bukannya minuman keras.


"Mengapa ia bisa ngelindur.


"Berapa banyak kalian memberikan obat bius padanya,tanya Eyza.


"Mereka menunjukkan botol kecil yang isinya masih tersisa


"Sebentar lagi ia pasti akan sadar.


"Jangan lepaskan ikatannya,tutup mulutnya dengan latban itu.


"Aku sudah mengirimkan fotonya pada Lisa Dan sekaligus membeli makanan untuk kita selama tinggal disini.


"Kalau dia berontak,suntik lagi dengan obat itu."Eyza menunjukkan kemari kecil didalam kamar.


"Kalian jangan ceroboh dan jangan menyentuhnya, tanpa seizinku.


"Setelah kita mendapat bayarannya, baru kita laksanakan tindakkan Selanjutnya.


"Eyza mengamati wajah Artami yang putih mulus,leher putihnya yang jenjang, menarik perhatian kamu Adam untuk menyentuhnya.


"Sayang kalau harus disia-siakan,tubuh yang mulus ini."Tunggu aku pulang,setelah itu kita bermain diranjang ini.


"Eyza mencium pipi dan bibir Artami,sebelum menutupinya kembali dengan latban hitam.

__ADS_1


__ADS_2