CINTA PERTAMA 2

CINTA PERTAMA 2
BAB 37


__ADS_3

"Nina meluruskan kakinya disofa yang empuk dihalaman depan,sudah berkumpul semua sahabat lama dan sahabat baru Fahris dan Nina.


"Mama Tarti dan papa Joko juga ikut bergabung,mereka tidak menduga kalau anak dan menantunya mempunyai sahabat yang menyayanginya.


"Hai,Kinan sayang?


"Tante Nina.


"Wah, tante Nina akan punya dedek bayi?


"Apakah Kinanku sayang tidak menyukainya.


"Kalau perempuan dia jadi milik Kinan,jika laki-laki dia adik Kinan.


"Ooh...


"Anak tante pintar,hebat?


"Maukah Kinan menjaganya untuk tante.


"Mau,hanya untuk tante?"ucap Kinan mengempalkan tinjunya dan beradu dengan Nina.


"Tosk... Hahaaaaa....


"Semua melihat kearah Nina dan Kinan yang sedang tertawa.


"Dari banyak anak sahabatnya,anak Herulah yang paling menyukai Nina.


"Entahlah awal bertemu, ia langsung memeluk Nina.


"Aku tidak mengerti ada kimesteri apa antara mereka berdua.


"Buka mulutnya sayang"


"Aahk, cap..cap..cap.


"Enak mau lagi,pinta Nina dengan senyum manisnya.


"Senyummu menggodaku,ucap Fahris.


"Saat membalikan tubuhnya,matanya berkaca-kaca,tanpa sepengetahuan Nina.


*******Flahsback*******


"Hari itu Fahris diminta untuk datang kerumah sakit.

__ADS_1


"Kami hanya bisa menyelamatkan anak anda, tapi tidak istri anda.


"Dia sudah tahu ini akan terjadi,obat yang diminum hanya membahayakan anaknya.


"Fisiknya sangat kuat,demi seorang anak.


"Operasi hanya untuk menyelamatkan anaknya,bukan dirinya.


"Fahris hanya mampu menelan salivanya, kerongkongannya terasa kering.


"Terima kasih,dokter.


"Ehhe.. ehhe...


"Diatas balkon rumah sakit,Fahris menumpahkan rasa sedihnya.


"Terima kasih,walaupun hanya sesaat Engkau masih memberikan kesempatan kepada kami untuk hidup dalam ikatan sebagai pasangan suami-istri,terima kasih,Ya Allah.


*****Flahsoff******


"Ditaman yang sepi Fahris berdiri,untuk mengurangi sesak didadanya.


"Heru, Wildan, Raska mendekatinya.


"Tidak adakah peluang Walaupun sedikit.


"Airmatanya sudah mengalir tidak terbendung.


"Aku sudah menghubungi semua keluarganya untuk datang dihari kelahiran anak kami.


"Bersihkan wajahmu,apakah dirimu akan memperlihatkan wajah jelek seperti ini.


"Thank you,best friends.


"Fahris berjalan menuju kearah Nina.


"Darimana,aku mencarimu?"Nina menarik senyum seperti seorang yan sedang sedih.


"Ada apa? "tanya Fahris.


"Mau pipis,maaf merepotkanmu, suami ku sayang.


"Cup, Nina mencium pipi Fahris saat sedang menunduk,Fahris membalasnya dengan mencium bibir Nina.


"Yang mengetahui keadaanya merasa Miriam dan iba.

__ADS_1


*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*


"Pagi ini adalah acara pemberiannya lencana bagi polisi yang berprestasi,sekaligus Pengumuman posisi baru yang akan mereka terima.


"Selamat, sayang?"dirimu sangat tampan.


"Pantas saja,wanita-wanita disana mengejarmu.


"Hahah.. aku pemenangnya.


"Mereka duduk dikursi bagian depan bersama yang lainnya.


"Selamat tidak lama lagi,menjadi orangtua.


"Terima kasih.


"Sayang, sebentar lagi ayah akan dipasangi lencana.


"Setelah kata sambutan-sambutan, giliran para perwira yang dipanggil satu persatu untuk berdiri dipanggung secara bersama.


"Fahris berdiri dan melangkah untuk maju kedepan, Nina melihat ada seorang wanita berlari untuk mendekati Fahris dengan membawa pisau ditangan.


"Nina berdiri sekuat-kuatnya tenaganya dan berlari untuk menyelamatkan Fahris.


"Mas, awas?teriak Nina,tapi Fahris tidak mendengarnya.


"Terus berlari dan berhasil mendorong tubuh Fahris sampai tersungkur,tapi sayang pisau itu menusuk tubuh Nina,melukai rusuk sebelah kiri.


"Saat Fahris berbalik piasu sudah menangapi ditubuh Nina.


"Ninaaaaa...


"Teriak Fahris sambil berlari menyangah tubuh Nina sebelum menyentuh tangan.


"Darah keluar dari rusuk,Nina.


"Mas, mohon bertahanlah?


"Selamatkan anak kita, mas?"Selamatkan dia.


"Tubuh Sania dimasakkan kedalam ambulance.


"Salah petugas menghubungi rumah sakit untuk menyiapkan ruang operasi.


"Fahris merasa dunianya terasa gelap."Ia tidak memperdulikan darah ditangannya.

__ADS_1


"Fahris terduduk lemas,saat Nina dibawa keruang operasi.


"Selamatkan dua orang yang palingku sayangi, Ya Allah.


__ADS_2