
"Hai,bangunlah.
"Aku ada disini,aku merindukanmu.
"Nina,kau sudah sadar?"tanya Fahris saat melihat Nina tersenyum manis.
"Dirimu sangat Lamban, ini apa?
"Kau menangis,aku tidak suka.
"Laki-laki sepertimu tidak pantas untuk menangis.
"Habis Nina tidur terus,ngak bangun-bangun.
"Mas ngak boleh berlarut dalam kesedihan, jaga anak kita.
"Kalau mas masih bersedih,Nina tidak bisa tenang untuk meninggalkan kalian.
"Mas...
"Nina tidak bisa lama-lama tinggal disini, Nina mau istirahat,jangan marah-marah sama papa dan mama,Nina tidak suka melihatnya.
"Nina mau pergi kemana,sih?
"Sudah waktunya Nina istirahat,mas.
"Ikhlaskan,Nina?"setiap yang hidup pasti mati, yang bernyawa pasti meninggal.
"Ikhlaskanlah Nina,mas?"Nina mohon.
"Nina, mohon mas?"lepaskan benda-benda ini, mas?"rasanya sangat sakit,benda-benda ini menyiksa Nina.
"Tolonglah,mas?'lepaskan benda-benda ini.
"Nina, mohon mas?
"Hentikan,jangan siksa istriku."Teriak Fahris saat benda-benda itu mencengkram tubuh Nina dan mengeluarkan banyak darah.
"Fahris ada apa,nak?"Nina, ma.
"Ada apa dengan Nina, nak?
"Ma,.....
"Tolonglah,panggilin dokter,ma?
"Jangan menangis,sayang.
"Fahris mencium dahi Nina untuk terakhir kalinya."Kedua mata, pipi, hidung dan bibirnya yang manis.
"Dokter masuk menemui Fahris.
__ADS_1
"Ada yang bisa saya bantu, Pak.
"Bisakah anda tidak menyiksa istri saya lagi.
"Benda-benda ini menyiksa tubuhnya, tolonglah lepaskan semuanya.
"Fahris terus mengengam tangan Nina, saat alat-alat medis dilepaskan,Fahris merasakan balasan gengaman dari Nina.
"Mas, ikhlas sayang?"pergilah dengan tenang, batin Fahris.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun,ucap Fahris dengan mengecup dahi sang istri.
"Fahris menutupi seluruh tubuh Nina sampai kepala dengan kain putih.
"Sekuat-kuatnya tubuh Fahris,akhirnya ia menyerah juga,hampir saja kepalanya membentur lantai."Dengan sigap Pak Joko memegang tubuh Fahris.
"Fahris mau istirahat,pa.
"Bawa keruang perawatan.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Didalam kehidupan semuanya sudah seimbang,ada yang datang dan juga yang pergi.
"Hari ini jenazah istriku, akan dikebumikan.
"Selamat jalan sayang, tunggu aku disana.
"Thank you,semuanya.
"Bagaimana keadaan calon menantuku? "tanya Heru.
"Heru,lo udah gila?"anak gue masih dalam inkubator.
"Hah... Lo,udah normal sekarang.
"Ingat,anak lo mantu gue?"Heru...
"Kita lihat saja nanti,anaknya Fahris memilih siapa?
"Terserahlah,lo?"gue akan kasih.
"Semua meninggalkan kepemakaman.
*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*
"Atiya Alishba Artami(hadiah yang cantik pemberani dan kuat ).
"Artami, dimana ma?"tanya Fahris yang baru pulang dari bekerja.
"Setiap pulang yang dicari putrinya."Ucap mama Tarti.
__ADS_1
"Ayah sudah pulang,sayang?"kamu ada dimana?
"Ayah ,Artami sudah tujuh belas tahun?"jangan teriak-teriak."Artami ada dihalaman,mengurus bunga.
"Rasanya, ayah tidak rela dirimu tumbuh besar.Rasanya baru kemarin dirimu bisa berjalan,sekarang dirimu sudah bisa berlari.
"Ayah...
'Tami, cuci tangan lebiih dahulu.
"Dirimu sedang menanam bunga apa,nak?
"Bunga kesukaannya ibu, anggrek bulan.
"Ayah, kapan kita kepemakaman ibu?"Tami sangat rindu sama ibu,ucap Tami kepada ayahnya.
"Minggu, bagaimana?
"Tidak bisa ayah, Tami mau kerumah papa Heru dan mama Ningsih mereka mengadakan acara berbekuy.
"Emangnya para papa-papa,tidak memberitahukan ayah tentang acara hari minggu.
"Ayah belum membaca pesan yang masuk.
"Kopi ayah ada dimeja.
"Terima kasih,nak?
"Opa dan Oma,ini tehnya."Apakah Tami sudah mendaftar kuliah.
"Sudah, Oma?"Jurusan manajemen perhotelan.
"Ayah.....
"Hehmmm...
"Seperti apa, ibu?"tanya Tami.
"Ibu sangat anggun,saat mengandung Tami.
"Tami bertanya saat berkumpul dimeja makan.
"Ibumu,cinta ayah yang tidak akan pernah terbagi.
"Cihhss, ayah hebat?"apakah Tami bisa menemukan pria seperti,ayah.
"Apakah anak ayah ingin menikah muda?
"Kalau bertemu jodohnya.
"Terima kasih,Nina?"putri kita sama sepertimu.Batin Fahris.
__ADS_1