CINTA PERTAMA 2

CINTA PERTAMA 2
BAB 31


__ADS_3

Masih pusing sayang,tanya mama Tarti setelah melihat Nina dan Fahris turun kebawah


Sedikit,ma?,sekarang Nina sangat lapar. Nina mau mie instan pakai telur sama sosis. itu pasti enak mas,ujar Nina membayangkannya.


Tidak boleh,bentak Fahris dengan membesarkan matanya.Mata Nina berkaca-kaca,karena kaget dibentak oleh Fahris.


Mas Fahris jahat...teriak Nina. Ia langsung mendudukkan bokongnya dikursi disertai tangisan Nina hanya minta mie bukannya bulan,ujarnya disertai isakan tangis.


Hiks.hiks...hiks... hiks..


Mas Fahris ngak sayang sama Nina,ucap Nina masih dengan isakannya.


Papa dan mama sengaja membiarkan mereka berantem,dan ingin tahu cara Fahris mengatasinya.


Hiks.. hiks.. hiks.. hiks..


Mengapa masa Fahris berubah,hanya gara-gara mie?.Fahris mendekati Nina dengan mengelus punggung tangan Nina.


Nina menepis tangan Fahris, mas Fahris ngak usah pegangan-pegang Nina. Fahris bingung bagaimana caranya menghentikan tangisan Nina.


"Nina, sayang?,ucap Fahris untuk menenangkan Nina".Jangan bilang sayang-sayang,Nina ngak suka mendengarnya.


Ngak apa-apa,Nina ngak suka.Yang penting mas sayang ucap Fahris. Nina dari pagi sampai sekarang belum makan, kalau Nina sakit siapa yang susah ucap Fahris.


Jadi, Nina ngak boleh sakit yah?, karena mas ngak mau repotkan. Ya, Allah, mengapa Nina jadi marah-marah, sih hanya gara-gara mie.Fahris membatin.


Fahris...


Panggil mama Tarti kepada sang putra.


Iya, ma. Fahris melihat kearah mama dan memberikan gerakan mengendong bayi. Fahris menepuk-nepuk jidadnya karena lupa kalau saat ini Nina sedang berbadan dua.


Maafin....mas, yah?,sekarang kita masak mie pesanan Nina,ucap Fahris. Nina sangat girang mendenngarnya,ia menghapus airmata yang membasahi pipinya dan mau masak sendiri.

__ADS_1


Fahris tidak mau lagi mencegahnya dan ia tidak ingin melihat istrinya menangis lagi. Nina menikmati mie instan yang diinginkannya.


Mas mau, ini enak banget. Ucap Nina dengan peluh yang bercucuran. Fahris menitikan air mata, karena bahagia bisa melihat orang yang sangat dicintainya ada dihadapannya.


Bertahun-tahun kita berpisah, tidak mungkin aku akan menyakitimu. Duniaku penuh dengan rasa sepi, dengan adanya dirimu mengubah segalanya.


"Mas mengapa menangis?",tanya Nina agak sedikit bingung. Mas menangis karena nyesel membentak Nina.


Jangan nangis, Nina sudah lupa. Mas ngak makan,nanti lapar?",Nina masak sesuatu untuk Mas.


Tidak usah,mas tidak lapar. Sebaiknya,Nina istirahat. Ucap Fahris dengan merangkul pundak Nina.


Iya,Nina menurut saja, karena kepalanya masih terasa berat. Ma, pa kita istirahat duluan,ucap Fahris.


Iya, selamat malam.


*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*


Assalamualaikum.


Fahris mengucapkan salam kepada orang yang diseberang sana.


Walaikumsalam.


Lo kemana?,gue cariin ternyata sudah pulang.


Maaf, istri gue sakit gara-gara perbuatan mainan kecil gue.


Aaaakkkk....aaakkkk....


Lo,hebat.


Selamat menjadi orangtua.

__ADS_1


Terima kasih,ucap Fahris.


Jadi maksud dan tujuan,lo menghubungi gue,apa?,tanya Yogi kepada Fahris.


Kemungkinan gue datang terlambat kekantor,biasa membawa istri untuk dicek kesehatannya.Ucap Fahris yang tidak enak membebani sahabatnya.


Oke. Tenang saja,percaya sama gue.


Terima kasih, Yogi.


Assalamualaikum, selamat malam.


Walaikumsalam.


"Ngak tidur Mas?,Fahris kaget saat Nina merangkulnya".


"Mengapa bangun?,tanya Fahris.Mas ngak ada disamping Nina,jadi Nina terbangun mencari keberadaan mas".


Kita masuk, udaranya tidak baik untukku kesehatan. Apakah masih pusing?,tanya Fahris.


Tidak lagi,mas.


Fahris baru menyadari, kalau saat ini Nina memakai baju tidur yang sangat tipis.Kapan Nina menggantinya?,gumam Fahris. Nina mendaratkan ciuman dibibir Fahris.


Hangat Nina suka.Nina juga bingung dengan dirinya,yang merasa lebih agresif dan merasa aneh dengan sikapnya sendiri.


*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*/*


Mengapa kalian ceroboh,kita mengalami kerugian cukup besar,teriak Aldo. Inilah kerugian besar yang harus ia alami. Bagaimana mereka tahu,tentang pengiriman barang ini?,tanyanya kepada orang-orang suruhannya.


Siapa yang menjadi informan polisi ditempat usahaku?. Kalau kita tahu siapa orangnya,akan ku habisi.


Aldo, benar-benar bangkrut untuk yang kedua kalinya. Dia harus tahu, siapa dalang dari kehancurannya.

__ADS_1


__ADS_2