
Martin berteriak marah dan kesal saat Vernon tidak bisa dihubungi. Ia tidak habis pikir kemana orang itu pergi.
" Sial, hanya ada 5 desain itu saja. Dan orang itu malah menghilang. Menyesal aku menerima tawaran dari Vernon, si brengsek itu benar-benar kurang ajar."
Sudah hampir 3 hari Vernon menghilang. Tidak ada jejak sama sekali. Martin bahkan sampai ke airport untuk mencari kemana kiranya pria itu pergi, tapi nihil, tidak ada nama Vernon Jayden dalam daftar penumpang.
Martin semakin frustasi saat penjualan perhiasannya semakin hari semakin menurun karena kejadian plagiat waktu itu. Ia bahkan harus menarik semua perhiasan itu. bayangkan saja berapa kerugian yang dialami.
" Sepertinya harus mulai produksi perhiasan dengan desain yang baru milik Vernon. Persetan orangnya ada atau nggak, yang penting saat ini Red Blue Jewelry harus tetap hidup."
Martin bertekad menggunakan desai Vernon meski orangnya tidak ada di sana. Keyakinannya saat ini begitu kuat untuk dapat membuat RBJ mengalahkan WD.
***
Di sebuah ruangan isolasi Rumah Sakit Van Winkler milik Jason, Vernon saat ini hanya diam duduk di atas tempat tidurnya. Pandangan matanya kosong, bibirnya terus mengucapkan sepenggal kalimat yang sama setiap harinya.
" Jani, aku mencintaimu. Jani, aku mencintaimu?"
Jason mulai mengobservasi Vernon. Obsesi pria ini sungguh akut. Tapi ada satu hal yang Jason syukuri adalah Vernon sama sekali tidak menyakiti dirinya sendiri. 2 hari di dalam ruangan itu, dinding ruangan mulai penuh dengan corat coret Vernon. Gambar yang indah, jason mengangumi hal tersebut untuk ukuran seseorang yang tidak mengerti seni.
" Pria ini sungguh berbakat. Aku akan menyembuhkannya bagaimanapun caranya."
Jason memberikan foto dan video Vernon kepada Silvya. Di kantornya Silvya hanya tersenyum. Ia yakin Jason bisa menyembuhkan orang tersebut. Memberikan Vernon kepada Jason sungguh sebuah keputusan yang tepat.
__ADS_1
" Tapi sebaiknya aku tidak memberikan ini kepada Jani. Aku yakin anak itu akan tidak tega jika melihat keadaan Vernon. Biarkan Vernon sembuh dan melupakan Jani, aku percaya Vernon akan menjadi pribadi yang baik nantinya. Lapu pula, Jani tengah hamil, biar dia fokus dengan kehamilannya dan tidak perlu memikirkan hal seperti ini."
Vernon, pria baik yang terjebak oleh obsesinya itu sungguh seorang yang malang. Cerdas dan berbakat namun salah dalam memahami sesuatu hal sehingga membuatnya terjebak oleh keinginan yang tidak terarah.
🍀🍀🍀
William Diamond, semakin terkendali. Desain yang dijual Vernon kepada para pesaing ternyata sangat berbeda saat menjadi sebuah perhiasan.
Cilla dan Benzo bernafas lega. rupanya yang bisa mengerti desain Vernon hanyalah WD. Saat itu lah yang ada dipikiran Cilla dan Benzo.
Desai Vernon memang sedikit rumit, itu memang sesuai permintaan Cilla dan Charles. Dan saat desain yang mirip itu di jual oleh Vernon ketempat lain, rupanya hasilnya tidak persis sama seperti desain.
" Jadi untuk sementara ini apakah aman Cil?" tanya Benzo kepada Cilla.
" Aku rasa begitu Bang Ben. Kita hanya tinggal menunggu RBJ, apakah desain dari Vernon itu mirip atau lain. Aku harap sih lain, jadi kita tidak terlalu berpikir yang berlebihan. Oh iya bang, Vernon sudah berada di tempat yang tepat. Sebuah rumah sakit yang bisa menangani kejiwaannya."
Tok ... tok ... tok
Pintu ruangan Cilla diketuk oleh seseorang. Benzo sedikit berlari untuk membukakan pintu tersebut. Kening Benzo mengernyit saat melihat siapa yang ada di balik pintu.
" Oh, Sean tumben, ada apa?"
" Saya ingin bertemu dengan Bu Cilla, pak."
__ADS_1
Benzo kemudian mempersilahkan Sean untuk masuk ke dalam. Cilla juga langsung bangkit dari kursi kerjanya dan duduk di sofa yang biasa digunakan untuk menyambut amu.
" Ada apa Sean, sepertinya ada yang penting?"
" Begini bu, saya tidak akan perpanjang kontrak dengan WD. Sebelum Bu Cilla bertanya saya akan menjelaskan lebih dulu. Saya akan pindah ke kota M di provinsi Jatim. Ada beberapa pekerjaan di sana yang sudah saya dapatkan. tapi fokus utama saya bukan itu bu. saya hanya ingin dekat dengan istri dan anak saya yang juga ada di sana."
Cilla tersenyum, ia tentu tidak mempermasalahkan hal tersebut. Perpanjang kontrak atau tidak itu sepenuhnya hak Sean. Satu hal yang membuat Cilla senang, Sean adalah tipe pria penyayang keluarga. Tiba-tiba Cilla teringat kepada Darius. Ia pun menggelengkan kepalnya cepat.
" Ada apa bu, apakah ibu tidak setuju."
" Bukan, aaah bukan itu. Aku setuju saja. Semua adalah hak kamu. Terimakasih Sean telah memberikan yang terbaik buat WD, semoga di tempat baru kamus semakin sukses."
Sean mengaminkan doa tersebut. Ia sungguh senang, keinginannya untuk hidup bersama Agatha dan anak dalam kandungan wanita yang ia cintai itu akhirnya sebentar lagi akan terwujud.
Setelah mengucapkan terimakasih, Sean kemudian pamit undur diri. Benzo, setelah Sean pergi langsung mengatakan sesuatu kepada Cilla.
" Buka kah Sean pacar rahasianya si Agatha ya. Apa Agatha saat ini hamil dan sudah menikah dengan Sean."
" Entahlah bang, jika benar itu bagus. Sean adalah pria yang baik. Agatha pasti bahagia bisa hidup bersama Sean."
Benzo setuju dengan apa yang dikatakan oleh Cilla. Dari semua pria yang Benzo tahu memiliki hubungan dengan Agatha hanya Sean yang baik. Meskipun adalah salah juga karena bermain wanita sebelum memiliki ikatan serius. Tapi sejauh yang Benzo tahu, hanya Agatha wanita yang pernah Sean sentuh.
" Semoga, Sean dan Agatha bisa menjadi keluarga yang harmonis," doa Cilla tulus.
__ADS_1
" Lalu kamu kapan? Sejauh mana sama CEO MoonDrink?"
TBC