Criminal : Aku Mencintai Penjahat!

Criminal : Aku Mencintai Penjahat!
Kita Akan Baik-Baik Saja


__ADS_3

"Aku memang seorang kriminal, kriminal kelas berat. aku menjadi mata-mata untuk negaraku, agar bisa menuntut negara ini di dewan Perserikatan hak asasi manusia dunia, dan mengadili si ilmuwan iblis di mahkamah internasional. aku menjadi anggota Araster, kelompok Mafia yang bekerja sama dengan pemerintah, agar bisa memiliki koneksi di ranah pemerintahan dan mencari informasi genosida dan perdagangan anak di pasar budak. sayangnya, saat itu ada masalah dan aku hampir gagal menjalankan misi, jadi terpaksa ku korbankan Andreas dan Ben. "


ketika ku pandangi Morgan, hatiku penuh kekaguman. betapa ia sangat kompleks dengan kehidupannya, dia berkhianat pada anggota Araster dengan menumbalkan Andreas dan Ben (Pelaku mantan anggota Araster yang baru bebas dari penjara) sehingga saat mereka bebas, tujuan utamanya adalah membalas dendam pada Leandro (Morgan). mereka membunuh, bahkan menghancurkan semua yang berkaitan dengan Morgan. hingga Chiko, Daisy harus berakhir di ujung pisau yang di kendalikan mereka.


bicara soal tindakan Kriminal yang di lakukannya, dia adalah kriminal ganda, satu sebagai agen mata-mata spionase dan kedua sebagai anggota Mafia kejam, Araster. kali ini aku akan fokus pada masalah utamanya, yaitu spionase. Aku langsung mencari ponsel di pocket samping celana, lalu ku cari di browser; Spionase adalah :


Spionase atau pengintaian, atau praktik untuk mengumpulkan informasi mengenai sebuah organisasi atau lembaga yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemilik yang sah dari informasi tersebut. Yang membedakan spionase dengan bentuk pengumpulan informasi intelijen lainnya adalah bahwa spionase bisa mengumpulkan informasi dengan mengakses tempat di mana informasi tersebut disimpan atau orang yang mengetahui mengenai informasi tersebut dan akan membocorkannya melalui berbagai dalih.


Ternyata itulah yang di lakukan Morgan selama ini. ku pikir dia perampok harta benda, tetapi ternyata dia adalah perampok infomasi negara. buku yang di katakan rencana perampokan hanyalah isu pengalihan biasa, tetapi nyatanya buku itu adalah catatan pengetahuan dari hasil mata-matanya selama ini yang di kemas seperti buku novel berdasarkan kisah nyata. lucu sekali... pantas saat membawa ku pergi belanja, dia tak takut kehabisan uang.


Tenang saja, dompetku tebal


kami hening sejenak, hingga kemudian aku memberanikan diri untuk membuka mulut. aku sungguh tak lagi memperdulikan masalah siapa kamu sebenarnya, siapa aku sebenarnya. yang aku khawatirkan sekarang adalah... tentang keselamatan kamu, karna kamu telah berkhianat.

__ADS_1


"Morgan, apa yang harus aku, kamu dan kita lakukan setelah identitasmu ini ku ketahui? aku tidak ingin berpisah dengan mu Morgan, apalagi harus kehilangan kamu." kataku merintih.


ku raih tangan kekarnya kembali, dan bersimpuh dalam rengkuhan dadanya. aku tak mau kehilangan sosok pria penjahat ini, dia adalah kekasih pertama dan terakhir, hanya dia dan selamanya hanya dia.


"Anggaplah aku seperti pertama kali kamu mengenalku, tetaplah menganggap ku sebagai kriminal miskin tukang rampok. bersediakah kamu menutup mata dan telinga tentang diriku yang sebenarnya, Isabella?"


Ku dongak kan kepala ke atas menatap wajahnya, dia menunduk meskipun mata biru nya terhalang oleh janggut dan kumis yang mulai menebal. hidungnya sangat mancung serta pahatan rahangnya yang tegas, memang berbeda dengan perawakan kami, warga lokal.


"Aku bersedia Morgan, aku bersedia menemani kamu. seperti apapun keadaanmu, kamu tetaplah kesayanganku. bagiku Morgan tetaplah Morgan, kriminal tukang rampok yang pakai senjata Elite dan Jaket kulit. aku mencintai kamu sampai kapanpun. jadi tetaplah hidup untukku!"


Morgan memelukku semakin erat seakan dia tak memperdulikan apapun yang ku katakan.


"Aku telah mengetahui semuanya, jauh sebelum kamu mengatakannya sekarang. tetapi Aku juga mencintai kamu Isabella, cinta pertama dan terakhirku. aku memilih berpura-pura tak tahu, karena aku belum siap kehilangan kamu jika kamu memilih kembali pada keluarga."

__ADS_1


Sempat terkejut karena ungkapannya, tetapi mengingat dia adalah seorang agen mata-mata maka tak aneh jika dia tahu tentang diriku yang sebenarnya.


"Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu Morgan, mari kita melanjutkan hidup bersama seperti awal dulu."


Sejak saat itu, ku putuskan untuk menutup mata dan telinga demi keselamatan kami bersama. aku menyadari resiko yang di emban Morgan bukanlah permasalahan biasa, fatal sedikit nyawa melayang. Morgan aku sungguh minta maaf padamu, maafkan aku yang memaksa agar kau menyatakan identitasmu.


kami berpikir, bahwa hidup berpura-pura asalkan kami saling menerima satu sama lain, setelah dia mengatakan tentang dirinya begitupun tentang ku. tak ada lagi rahasia di antara kami sebagai pasangan. kami menyangka bahwa hidup dapat berjalan seperti biasa dan dapat kembali seperti semula, tetapi nyatanya...


kami tidak akan pernah kembali baik-baik saja...


...****************...


📌 apa kabar kakak? 🥰 kangen Yup, author ucapkan terimakasih untuk dukungan kakak semua. mari saling mendoakan kak, semoga kita bahagia, sukses dan sehat selalu. author, Morgan dan Isabella mencintai kalian semua. Oh! dan bila ada pesan dan kesan selama kisah ini berjalan, jangan lupa sampaikan di kolom komentar ya? kami akan sangat senang menanggapinya...

__ADS_1


📌Ada rekomendasi kembali dari sahabat author nih, pastikan kalian mampir ya... 😚💋



__ADS_2