Criminal : Aku Mencintai Penjahat!

Criminal : Aku Mencintai Penjahat!
Antara Ibu dan Anak-anak


__ADS_3

ku lepaskan dekapan ibu, perlahan.


saat dia memintaku untuk kembali ke rumah, betapa bahagianya aku. tetapi... oh, bagaimana dengan Morgan? bagaimana jika suatu saat dia kembali dan mencari ku, tetapi aku telah pergi?


tentang, Morgan...


selama aku belum melihat jasadmu, maka izinkanlah aku untuk terus berharap bahwa kamu masih hidup dan jauh di sana kamu mungkin sedang berjuang untuk kembali...


"Ibu Sangat Merindukanmu, Isabel... "


ibu menatapku sambil merintih penuh haru, sebanyak itu lah celengan rindu yang ia simpan. mungkin ibu juga sama di posisiku sekarang, aku menghilang beberapa bulan. mungkin sudah banyak yang menganggap ku telah tiada, namun jauh di sana ibu masih menungguku penuh harap.


aku pun merasa, betapa aku merindukan ibu. mungkinkah aku telah menjadi kacang yang lupa kulit, karena mampu mengasingkan ibu sendiri.


desir angin menemaniku mencari keputusan. aku terdiam sejenak, hingga akhirnya ku ambil kertas dan pulpen di laci lemari depan. lalu memberikannya pada bibi Rosy.


"Ini alamat rumahku bibi, kalau suatu saat Morgan datang.. tolong berikan alamat ini padanya, dia pasti mencari ku..."


bibi Rosy mengambil kertas itu dari tanganku, meskipun matanya menatapku sendu dan haru.

__ADS_1


"Nona... "


"Tak apa bibi Rosy, Morgan pasti masih hidup! dia bukan pria lemah."


"Siapa Morgan?" sergah ibu.


Aku tersenyum, "Maaf ibu, soal Morgan...Dia adalah pria yang mengisi hidupku selama ini. dia menempa ku mejadi Isabella yang sekarang. dan oh.. tunggu sebentar." kataku, sambil mengambil sesuatu di dalam tas.


"ini buku tabungan yang diberikan Morgan untukku, dia memberikan uang ini untuk membangun perusahaan ayah, jadi kita tidak perlu lagi berharap bantuan dari David. Morgan sangat baik kan, bu?"


"Benarkah? banyak sekali... lalu dimana Morgan sekarang? Boleh ibu kenal dengannya?"


"Dia sedang bertugas sekarang, sebentar lagi pasti kembali..."


ibu mendekat lalu mengusap lembut rambutku, "Kamu pasti sangat mencintainya, ya? pasti sudah banyak yang kalian lalui bersama. jika suatu saat ia kembali, ibu akan sangat senang untuk berkenalan dengannya. dia pasti orang yang sangat baik, sampai mampu memberikan apapun untuk kamu dan mampu membuat kamu mencintainya."


aku hanya mengangguk, dan tersenyum simpul. betapa ku akui kebesaran hati ibu yang mampu menerima segala yang ada padaku sekarang, ibu seakan mengerti dengan apa yang ku rasakan. tanpa bertanya; mengapa aku tak kembali? mengapa aku tak memberi kabar sama sekali? mengapa aku bisa bertemu dengan Morgan? semua pertanyaan itu seakan sirna tertutup kerinduan, yang ingin ia lakukan hanyalah melepas rindu dan melihat keadaanku sekarang.


akhirnya, setelah berbincang-bincang bersama. ku putuskan untuk pulang bersama ibu, melaksanakan wasiat ayah dan Morgan. ku bereskan pakaian dalam kamar sambil berpamitan dengan anak-anak.

__ADS_1


ada empatik terbesit saat mereka menangis memelukku, berharap aku tak pergi meninggalkan mereka. aku menyadari bahwa ucapan Morgan tak pernah salah, Anak-anak masih sangat membutuhkan kasih sayang dariku.


"Kakak akan sering mengunjungi kalian nanti, jangan khawatir." kataku.


tak lupa, ku peluk pula bibi Rosy. inang kedua ku di sini. beliau yang sangat berbesar hati untuk merawat anak-anak sesuai keinginan Morgan. yang mampu memberikan cinta di usianya yang mulai senja.


mereka berbaris di depan sambil menangis, menatap kepergianku setelah masuk ke mobil. sambil melambaikan tangan, hatiku terasa tersayat saat harus terpisah dengan mereka.


dari dalam mobil, ibu terus menggenggam erat tanganku untuk menguatkan.


Morgan, aku tak akan mengecewakan kamu. aku akan menggunakan uang yang sudah kau kumpulkan dengan susah payah ini untuk membangkitkan kembali perusahaan, aku akan menjadi sukses sehingga mampu membawa anak-anak pindah ke tempat yang lebih baik, lebih ramai dan dekat denganku, akan ku bawa mereka ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi...


kamu harus melihat ini suatu saat nanti Morgan, karena itu kembalilah....


...****************...


📌 up karya teman kami yuk, mampir kak


__ADS_1


__ADS_2