Criminal : Aku Mencintai Penjahat!

Criminal : Aku Mencintai Penjahat!
Aku Selalu Menunggumu Pulang - End


__ADS_3


Hari demi Hari berlalu, sudah satu tahun sejak perpisahan kami. Morgan hilang entah kemana, dan aku sudah kembali ke rumah bersama ibu. aku membangun kembali perusahaan seperti keinginan Ayah dan Morgan. kerajaan bisnis itu naik merangkak secara pasti, meskipun aku memang masih mendapatkan bantuan secara praktik dan teknis nya dari ayah David.


tentang David sendiri, aku sudah membatalkan pernikahan dengan mengatakan alasannya terang-terangan tentang kejadian di malam pertunangan kami waktu itu. meskipun David sendiri sempat mengelak dan membela diri, namun untungnya orang tuanya dan ibuku membela dan percaya padaku.


aku kembali menjadi seorang putri, namun putri yang lebih kokoh dan tegar. semua ini berkat kekasihku, seorang prajurit yang bengal. dia adalah penempa mental yang hebat, dia adalah pria yang luar biasa. akhir-akhir ini untuk menghilangkan lelah, aku selalu membaca buku karangannya. tiap kalimat dan paragraf nya laksana pelipur lara yang membawa jauh jenuh hatiku.


sesekali juga, aku tak pernah tinggal untuk mengunjungi bibi Rosy dan anak-anak. aku selalu bertanya apakah Morgan kembali? namun jawabannya selalu sama, "Tidak."


tak tinggal, aku juga selalu datang mengunjungi rumahnya, ku habiskan waktu seharian di sana. setiap aku merindukannya, aku tidur di ranjang milik Morgan. seperti aku masih memiliki dia di sini. dia tak akan pernah terganti...


suatu ketika di senja yang indah, aku membaca buku tentang pengintaiannya selama ini. berkali-kali ku baca, sudah 4 buku namun sayang nampaknya aku harus menunggu lebih lama untuk kelanjutannya, cerita ini tetap saja menggantung. karena si penulis tak kunjung kembali, sudah mati... sedangkan sang ilmuwan masih belum di ketahui identitasnya...

__ADS_1


setiap kali aku merenungkan hubungan kami, aku tenggelam dalam keharuan, sejuta macam ekspresi ku dapati seketika itu juga; sedih, marah, haru.. aku begitu merindukannya, ingin terus bersama. caranya tertawa dan menangis, caranya bicara dan diam, caranya menemaniku tidur dan menyambut ku saat bangun. begitu akrab dalam ingatan dan senantiasa menghantuiku dalam kesendirian. aku ingin dia datang kembali menemui ku. kuingin menatapnya sepanjang waktu, sepanjang hayat. hingga ketika ku dengar kenyataan hidupnya dari bibi Rosy, semua itu bagai fatamorgana yang sulit ku raih.


tiap kali aku mengenang masa-masa yang telah kami lalui bersama, aku merasakan diriku sungguh bodoh, karena tak mampu hidup tanpa dirinya...


kekasihku itu...


dengan segala kelebihan dan kekurangannya itu dia hidup dan berusaha menjadi dirinya sendiri. sungguh suatu usaha yang tidak mudah. banyak pilihan beresiko yang dia ambil, banyak yang dia korbankan untuk itu, hampir sama banyaknya dengan yang dia inginkan dan dapatkan.


ia tertarik kepadaku justru karena aku berbeda dengan dirinya. bila di bandingkan dengannya, pikiran, perasaan, perilaku dan cita-citaku jauh lebih sederhana. "Kamu adalah cermin yang belum pernah ku lihat sebelumnya. kamu memiliki dunia yang belum pernah ku saksikan. aku jatuh cinta padamu, karena kamu memberikan aku pelajaran bagaimana menyatukan unsur yang lemah dalam diriku ke dalam bentuk yang lebih sederhana dan kuat. kamu adalah visi yang selama ini ku cari."


begitulah kami berakhir, dan hingga detik ini pun dia masih belum kembali, tetapi aku tetap pada keyakinan ini, Morgan... selama aku belum melihat jasadmu atau paling tidak ku dengar berita kematianmu yang resmi. aku akan tetap menganggap mu hidup, dan aku akan tetap setia menunggumu...


Demikianlah, cerita ini berisi kesan-kesan ku selama menjadi kekasihnya, dengan pandangan dan bahasa yang sederhana meskipun di penuhi berbagai tema pembicaraan yang membuatku kerepotan mengikuti jalan pikirannya, namun semoga bisa memberi kesan yang mendalam di hati orang-orang yang haus akan berbagai kisah yang memberi warna pada kehidupan.

__ADS_1



Aku mencintaimu selalu...


Pria Kriminal...


...-End-...


...****************...


Hai, selesai baca mas Morgan. mampir ke adiknya yukk


__ADS_1


__ADS_2