Criminal : Aku Mencintai Penjahat!

Criminal : Aku Mencintai Penjahat!
Asa yang Putus


__ADS_3

"Aku punya pertanyaan dan butuh pendapat dari mu."


"Isabella, bagaimana pendapatmu tentang pernikahan?"


Aku terdiam, hanya diam tenggelam dalam kekhidmatan tak berujung. pendapatku tentang pernikahan? apakah Morgan tengah memikirkan soal rencana pernikahan dan bermaksud untuk menikahi ku segera? begitu khidmat nya sampai aku hampir menangis karenanya. aku sedikit kaku, dan lidahku jadi kelu, sejujurnya aku bingung harus menjawab apa karena pernikahan hanya ada dalam kamus hidupku, jika itu ku lakukan denganmu, Morgan.


"Menikah itu bukanlah akhir cerita, tetapi awal kisah cinta yang sesungguhnya." kataku


lalu Morgan menatapku sambil tersenyum, begitu pula aku yang yang menatapnya menyala-nyala berusaha menerawang sampai ia menyampaikan maksud dirinya yang sebenarnya.


"Isabella, apakah kamu ada keinginan untuk menikah dalam waktu dekat?"


"Morgan, tolong katakan yang ada dalam pikiranmu dengan terbuka. aku tak ingin menerka-nerka jika kamu bertanya seperti ini."


"Ha ha lupakan, nanti kita bicarakan lagi. maaf sudah membuatmu jadi menerka-nerka yang tak pasti. aku pergi dulu menemui Maya, jaga diri baik-baik sampai aku kembali. aku pulang nanti malam." timpalnya kembali sambil menggosok rambutku lembut.


sejujurnya aku sangat kecewa, aku sangat menantikan moment bila Morgan melamar ku sekarang. tetapi apa yang salah, sampai dia kembali berlari meninggalkan pertanyaan yang mengganjal. apalagi yang kamu tunggu?

__ADS_1


Melaksanakan pernikahan itu memang impian bagi sebagian besar orang. Ada yang  mempersiapkan hari besar itu jauh-jauh hari dengan persiapan yang matang. Namun ada juga pernikahan yang dilaksanakan dengan persiapan waktu yang singkat karena berbagai alasan. Kalau pernikahan antara aku dan Morgan, kapan bisa di laksanakan, ya? apakah akan di siapkan jauh-jauh hari atau singkat?


"Pergilah, aku akan siapkan makan malamnya."


"Terima kasih."


setelah mengecup kening ku, Morgan lantas pergi meninggalkan aku sendiri. sepi sekali...


aku masih tak rela, entah mengapa rasanya hari ini aku tak ingin Morgan pergi kemanapun. aku ingin dia menghabiskan waktu di rumah bersamaku, tidur berpangku-an sambil menantikan senja datang lalu malamnya, memanggang barbeque bersama untuk makan malam. Romantis sekali bukan? setidaknya itu cukup untuk menutupi rasa kecewa ku dengan asa pernikahan yang di buatnya barusan.


Ku putuskan untuk berlari mengejar Morgan, berharap ia belum pergi, karena sampai sekarang aku masih belum mendengar suara sepeda motornya menyala.


"Morgan... "


"Morgan jangan pergi!"


aku terus berteriak memanggil namanya, namun agaknya aku kembali menelan kecewa saat ku lihat di depan sudah tak ada siapapun. ternyata aku telat... Morgan sudah pergi.

__ADS_1


dengan malas ku tutup kembali pintu depan rumah, membayangkan sendirian di rumah seharian membosankan sekali. setelah berbagai masalah yang kami hadapi bersama, keinginanku untuk bisa memeluknya seharian sekadar untuk mensyukuri nikmat dan takdir semesta untuk kita berdua begitu besar. bermula dari sebuah pertolongan yang kamu berikan, hingga akhirnya menjadikan kita sebagai pasangan adalah karunia besar yang berulang kali ingin ku abadikan.


lalu tiba-tiba, sebuah tangan kekar datang melingkar di pinggangku. tangan yang tak asing, siapa lagi kalau bukan milik kekasih ku... Morgan.


"Kenapa memanggilku terus?" dia berbisik lembut di telinga ku, dagunya menopang di bahu sehingga membuat janggutnya bermain manja menyentuh kulit leher membuat bulu kuduk ku merinding.


"Kamu belum pergi?" kataku seraya berbalik badan agar berhadapan dengannya.


"Tadi ambil air minum sebentar di dapur. lalu ku dengar kamu berteriak memanggilku terus, ada apa sayang?"


"Bisakah kamu urungkan pertemuan dengan kak Maya hari ini? aku tidak ingin sendirian, aku ingin bersama denganmu."


kami saling pandang, lalu dia tersenyum dan mendekap ku dalam dadanya.


"Baiklah, aku tidak akan pergi."


...****************...

__ADS_1


📌 whahahaha 😭 maaf ken kalau author jadi pelit up gini ya, padahal author suka banget sama cerita Morgan. author masih berharap Morgan bisa berkembang makanya up nya satu-satu, 🥺 maafin ya, semoga kita bisa terus sama sama ya kak menemani Morgan. author dan criminal di sini mengucapkan banyak terimakasih untuk dukungan kalian semua, we love u all. jangan lupa mampir ke karya bestie kita juga Yup ⬇️⬇️



__ADS_2