Delima

Delima
1001 cara.


__ADS_3

Pernikahan kami membuat sebagian kakak-kakak Zahwan geram. Dan hanya 1 kakak nya yang mendukung hubungan kami.


sehingga membuat salah satu di antara 3 kakak nya yang tidak setuju dengan hubungan kami, mencari 1001 cara untuk memisahkan aku dari Zahwan. Di awali dengan cara membuat kepercayaan Zawhan berkurang pada ku, tapi itu tidak berhasil.


Merasa tidak ada hasil yang memuaskan, akhirnya kak Zahra mencoba mencuci otak ayah mertua dengan mengusulkan untuk menjodohkan Zahwan dengan salah satu murid dari suami nya. Dan tentu di bantu oleh ka Afifa yang membujuk Zahwan untuk bersedia di kenalkan dengan gadis tersebut.


Mendengar itu aku sakit, aku tau seperti apa licik nya kak Zahra. Tentu bukan gadis biasa yang akan dia pilih untuk Zahwan.


Malampun tiba, sementara itu di dalam kamar Kudapati Zahwan yang sedang terbaring dengan keadaan gelisah, Lalu aku menghampirinya mencoba untuk membuat dia menjadi tenang.


..."Ada apa?, kenapa kamu terlihat cemas sekali? apa ada hubungan nya dengan yang di katakan ka Zahra?"...

__ADS_1


"Iya, menurut mu aku harus gimana? tentu kamu tidak rela bukan jika aku harus membagi cinta ku dengan gadis lain?"


"Kenapa tidak kamu coba?, aku beneran gak papah kok jika itu bisa bikin hubungan kamu dengan keluarga jadi baik"


"Gadis bodoh, kemana akal sehat mu pergi. Kenapa kamu tidak lebih memikirkan cara nya menghilangkan kegelisahan yang ada di pikiran suami mu kali ini?"


Mendengar itu aku sudah mengerti maksudnya."Tapi aku belum bersih-bersih"


Seketika Zahwan menggendongku ke kamar mandi, dan mengisi bathtub dengar air. Sembari masih menggendongku ia menyiapkan segalanya untuk aku mandi. Setelah siap, Zahwan melempar ku dengan lembut ke dalam bathtub.


Mendengar ucapan itu aku langsung membuka baju ku lalu Zahwan ikut masuk kedalam bathtub sehingga membuat dia basah kuyup. Setelah itu aku duduk di atas tubuh nya lalu memasukkan kejantanannya yang sudah mengeras ke dalam ****** ku. Seketika pipinya memerah, nafasnya pun mendesah lembut.

__ADS_1


Aku pun memompa kenikmatan duania kami berdua dengan sangat tembut.


Nafasnya mulai tertahan, Desahan nikmat mulai keluar dari bibir seksinya. kini kenikmatan menjalar keseluruh tubuh kami. Semakin lama Tusukan itu menjadi terasa geli-geki nikmat. Aku tak mampu lagi mengendalikan tubuhku, nikmat tiada tara.


"Ahhhhh sayang... terus ahhh... nikmat" Desit nya.


Lama-lama desahan itu semain keras dan memburu, karna tak tahan lagi Zahwan menggulingkan ku kesamping. Lalu dialah yang kini berada di atas tubuh mungil ku. Seketika dengan cepat ia menggenjot batang nikmat nya sehingga membuat tubuh mungil ku terhentak-hetak ke atas seiringan dengan pompaan nikmat nya.


"Ahhh sayang... lembut, nikmat sekali ahhh... nikmat sayangg...." Desit nya lagi.


Hingga pada puncak klimaks Zahwan semakin mempercepat lagi genjotan nya dan, cairah hangat pun muncrat kedalam ****** ku sampai tidak terwadahi lalu meleber ke luar menciptakan helayanan-healayan putih seperi jely encer yang mengambang di atas permukaan air Bathtub.

__ADS_1


Zahwan pun tumbang di atas tubuhku, dan kami akhirnya tidur di dalam bathtub karena kelelahan.


Beberapa menit kemudian, aku terbangun karena hawa dingin dari air yang ada di dalam bathtub. Aku pun bangun dan membersihkan diri, lalu membangunkan Zahwan mandi jugak.


__ADS_2