
Pagi mulai menampakkan dirinya, aku terbangun dari tidur panjangku. Dan pada saat aku membuka mata, Kulihat Hamka yang tertidur di atas tubuh ku, membuat aku bertanya-tanya apa yang sudah terjadi tadi malam.
Tak lama kemudian, Hamka jugak terbangun, melihat ku yang sudah bangun lebih dulu, membuat nya kaget lalu dengan cepat bangkit dari tubuhku.
"As... aku". Ucap nya terbata.
Aku kaget sekaligus malu kala melihat bercak merah dan cakaran di tubuh nya.
Mungkin karena terlalu pusing sehingga tak sadar sudah menyiksa Hamka.
"Ka, apa aku yang melakukan ini?". Tanyaku sembari menghampirinya.
"Apa yang terjadi, kenapa aku bisa seberutal ini, aku tidak ingat apapun, aku tak sengaja, tolong maafkan aku!!". Sambungku dengan sangat merasa bersalah.
"Dasar gadis bodoh, dia pikir aku akan keberatan atas apa yang telah dia lakukan. Yang ada aku malah merasa senang.". Ucap nya terdengar sayup-sayup.
"Barusan kamu ngomong apa?"
"Nggak ko... iya.. kamu jahat, kamu tegak dengan suamimu ini, lihat lah ini... ini.. dan ini...!!". Seru nya sembari menunjukkan bercak dan cakaran yang ada di tubuh nya.
",Aku minta maaf Ka, aku gak tau kenapa tadi malam merasa sangat ngantuk dan pusing".
"Yasudah, pokonya kamu harus membayar kesalahan kamu, buatkan aku kopi dan makanan yang enak"
"Baik....aku buatin ya!!"
__ADS_1
Aku pun bangkit lalu memakai piayama dan segera pergi ke dapur untuk memasak.
Beberapa saat kemudian, setelah masakan nya selesai aku pun langsung membawanya ke kamar dan hendak memberikan nya pada Hamka. Namun setibanya di dalam kamar, ku dapati Hamka yang kembali tertidur.
"Ka...Hamka... udah jadi, ayo bangun !!". Seru ku.
",Nggak...! aku masih ngantuk, semalam kamu udah siksa aku... badan ku sakit semua". Jelas nya.
"Aku suapin ya!!". Usul ku.
Diapun mengangguk dan akupun menyuapinya.
**
Sementara itu di rumah Zahwan.
", Sampai aku berpikir yang nggak-nggak.... aku merasa jika tadi malam aku sedang mencumbu Asmaraloka". Jelas Zahwan.
"Itu bukan mimpi!". Jawab ibu Zahwan.
"Maksud umi?".
"Maksud umi, kamu gak lagi mimpi, semalam kamu benar-benar tidur dengan Asma. Umi sengaja kasih jamu kedalam minuman Asma dan kamu". Jelas ibu Zahwan.
"Ko bisa?".
__ADS_1
"Pas dia lagi nemenin umi jalan-jalan sore tadi, ketika iya hendak membeli sesuatu ke mini market, umi menyampurkan obat ke minuman nya Asmara. Dan ketika iya meminumnya ia langsung tak sadarkan diri. Lalu membawanya pulang ke rumah dengan bantuan orang lain. Dan saat kamu baru pulang, umi jugak kasih obat yang sama pada minuman kamu. Mumpung Ethalia dan Nathali sedang pergi , ada kesempatan yang bagus untuk kamu dan Asmara... akhirnya kalian... ya.. terjadilah seperti yang kamu pikir mimpi itu*.". Jelas Ibu Zahwan.
",Aku tau ini salah, tapi kenapa aku bahagia". Gumam Zahwan.
**
Sementara itu di rumah Hamka.
"Gimana? enak kan makanan nya?".
"Enak, kan istri aku yang masakin nya".
"Kamu...!!"
"Oh ya, apa kamu merasa sakit di seluruh tubuh mu?". Tanya nya.
"Memang nya kenapa?". Aku penasaran.
"Semalam kamu begitu agresif dan banyak meminta ku untuk ini dan itu". Bisik nya nakal.
"Kamu.. berhenti menggodaku!!"
Merasa kesal aku pun mengejar nya seperti anak kecil sampai membuat nenek datang kekamar kami.
"Ada apa ini??"
__ADS_1
Kemudian nenek tertawa setelah melihat apa yang kami lakukan.