
Pagi itu saat ku membuka mata, aku dapati Zahwan yang masih tertidur di sampingku. Wajahnya tepat berada si depan mataku, membuat ku kaget sehingga membangunkan nya.
"As.. maaf as.. aku gak ada maksud. Aku gak bisa nahan diri aku." Jelas nya.
Namun aku hanya diam saja saja.
"As.. kamu marah banget ya?" Ucapnya.
Zahwan seketika bangun dari tempat tidur lalu memakai bajunya dan keluar dari kamar ku,
Sementara aku pergi ke kamar mandi.
Aku yang sudah berada di dalam bathub masi terdiam, merasa kesal pada diri sendiri atas apa yang semalam telah terjadi
Setelah selesai mandi aku langsung memakai handuk piama dan pergi ke dapur untuk memasak.
Setelah semuanya sudah siap, dengang canggung aku memanggil Zahwan untuk makan bersama.
"Wah.. wangi nya harum, Anak kita belum bangun ya?" Tanya nya guna mencairkan kecanggungan di antara kita.
"Ia, dia masi tidur. Silakan di makan, maaf cuma seadanya." Jawab ku.
"As... Apa keseharian mu berpenamilan seperti ini, langsung masak setelah mandi dengan hanya memakai anduk saja?" Tanya nya.
__ADS_1
Mendengar itu membuat aku tersedak makanan.
"Uhhhukkk..!!"
"As kamu gak papa kan?, ini minum dulu!." Seru nya
"Uhhuk, iya makasi" Ucapku.
"Iya, aku terlalu sibuk sehingga tak sempat memakai baju dulu dan langsung memasak ke dapur" Sambungku.
"Tapi itu gak baik loh, bagai mana kalo ada laki-laki yang masuk tiba-tiba dan ngelakuin hal semberonoh sama kamu. Aku saja yang melihatnya mungkin sulit untuk mengendalikan diri" Imbuhnya.
"Makasi atas nasihatnya!!"
"Emmm.. As, makanan nya enak. Makasi yah kamu udah kasi aku ijin nginep. Dan untuk yang semalam, aku minta maaf ya,
As... Kalo boleh jujur, aku kangen banget sama perlakuan kamu seperti saat ini" Jelasnya.
Kata-kata itu membuat ku tersipu malu,
sembari melanjutkan makan aku hanya terdiam tanpa jawaban sepatah katapun pun.
"Mbu...Mbu...!!" Tangis Mangata terdengar sehingga membuat kami segera menghampirinya.
__ADS_1
"Sayang, jagoan mbu udah bangun ya..!!" Seru ku sembari mengecupi pipinya.
Dan membuka payudaraku lalu di susukan padanya.
"Emmmm... As, kamu kalo masi lapar aku ambilin ya nasi nya ke sini"
"Ngga, aku udah kenyang".
Setelah selesai menyusu, aku pun memandikan Mangata. Dan Zahwan ikut membantu.
"Biar aku yang mandiin yah, kamu yang liatin dan kasi tau aku kalo ada yang kelewat atau salah" Ucap nya.
"Iya" Jawab ku.
Laki-laki itu memandikan Mangata dengan sangat telaten dan hati-hati, sesekali ia memijit mangata dengan lembut sehingga dia merasa nyaman den rilex, selain itu Zahwan juga sesekali mengajak ia bermain air, sehingga mangata merasa senang karena nya.
"Sayang udah ya!!" Seru ku.
"Iya sayang!!" Jawab nya tak sengaja membalas ku, sebab berpikir jika aku tadi berkata padanya.
"Ehhh.. maaf!!"
Kamipun mengangkat Mangata dari Bathub dan Zahwan mengeringkan nya dengan handuk. Setelah tubuh nya sudah kering, Dia membalur tubuh gempal Mangata dengan minyak telon guna menghangatkan tubuh Mangata. Lalu memakaikan nya baju dan memberi nya farpum.
__ADS_1
"Yee.. Anak ayah udah harum.!! "