Delima

Delima
Tolong, terima!!.


__ADS_3

Malam itu Nathali memaska untuk tidur dengan Mangata, sedang Zahwan membawa Mangata tidur bersamanya. Melihat itu, mata Nathali sendu.


"Sayang kamu mau tidur sama papah jugak?" Tanya Ethalia.


"Enggak.. engga..!!, Natha sama kamu aja!!" Tolak Zahwan.


"Sayang, mau gak tidur nya sama, mbu?" Bujuk ku sembari mengendongnya.


Dengan perlahan ia menganggukan kepalanya, namun jelas terlihat rasa kecewa di matanya.


"Eth.. aku titip dulu Mangata sama Nathali ya!! ada yang mau aku omongin sama Zahwan" Jelas ku.


"Boleh!!"


Seketika aku menarik keras tangan Zahwan ke dalam kamar ku.


"Kamu apa-apaan sih, mas?. Nathali jugak anak kamu, jangan kamu beda-bedain dong!!, kasian. Dia gak tau apa-apa."


"Hey.. wajar dong, Nathali bukan anak saya!!"


"Kamu!!.., kalo kamu masi mau liat anak kamu, kamu harus perlakukan Nathali sama.!!"


"Oke.. oke.. saya akan turutin apa mau kamu.!!"


Kami pun keluar dari kamar, dan ku dapati Ethalia yang sedang berdiri di depan pintu.


"Eth, ada apa?." Tanya ku


"Nggak, ini Mangata nangis. Udah ngomong nya?"


"Udah ko!!" Jawab ku.

__ADS_1


Zahwan langsung mengambil Mangata dan membawa nya pergi ke kamar tamu.


"Sayang... ayo mbu anterin ke papah.!!" Seru ku.


"Tapi, as...!!"


"Nggak papah ko, Eth!!. Biar aku yang nanganin dia"


"Kamu beruntung banget sih As, bisa dapetin kasih sayang dari Zahwan."


"Kamu berlebihan.!! " Seru ku.


Aku pun menggendong Nathali dan pergi mengantarkan nya pada Zahwan.


"Kamu baik banget sih as, padahal aku udah jahat sama kamu"


Setiba di kamar.


"Loh, as.. ada apa?"


"Tapi.."


"Nggak ada tapi-tapian."


lalu aku menidurkan nya di samping kiri Zahwan. Terlihat wajah Nathali yang ketakutan.


"Sayang, kamu jangan takut. Papah gak bakalan marah ko. Kan pah!" Seru ku sembari melotot pada Zahwan.


"Mbu ugak tidul di cini kan?" Tanya Nathali.


"Iya!!" Jawab Zahwan cepat.

__ADS_1


"Hore!!" Seru Nathali.


Dengan terpaksa aku pun tidur bersama mereka. Dan menempatkan Nathali dan Mangata di tengah.


Kedua anak ku pun sudah terlelap, dan ketika dilihat Zahwan jugak sama.


Lalu aku mengecup kening kedua anak ku, dan saat mengecup kening Mangata, Zahwan menarik ku sehingga mengecup lembut bibir nya.


"Kamu!!"


"Suuttt... anak-anak udah tidur!!, kamu mau kemana?"


"Aku mau pergi!!"


"Oh.. baiklah.


Lalu aku keluar dari kamar dan pergi menuju kamar ku.


Fajar pun telah tiba, Aku langsung mandi dan menunaikan kewajibanku. setelah itu, Aku langsung pergi ke dapur untuk memasak.


Hari pun semakin terang. Setelah selesai memasak. Aku langsung pergi menuju kamar Ethalia. Namun ternyata dia sudah bangun. Lalu pergi ke kamar Zahwan. Kulihat ia yang masi tertidur sembari memeluk kedua anak nya. Ethalia pun mengikutiku dari belakang.


"Makasi ya As, ini pertama kalinya Nathali tidur dengan Zahwan. Kamu jugak udah anggap anak aku seperti anak kamu sendiri." Ucap Ethalia.


"Nggak ko Eth, Nathali emang berhak atas Zahwan."


Ethaliapun memeluk ku seraya berterimakasih.


"Yaudah.. kamu bangunin Zahwan dan anak-anak kita. Aku tunggu di meja makan yah!!" Seru ku.


Setelah beberapa saat mereka pun tiba.

__ADS_1


"Ayo kita makan!!" Seru ku.


Senang rasanya melihat semuanya dengan lahap memakan masakan ku. Mungkin karna aku merasa kesepian sehingga merasa sangat senang kala mereka ada.


__ADS_2