Delima

Delima
Dara.


__ADS_3

Pagi yang cerah. Tiba-tiba Zahwan mengajak ku ketemuan di perusahaan properti milik kakak nya yg sedang di menej oleh dia. Dengan segera aku pun bergegas pergi, kebetulan aku jugak ada pembicaraan yang ingin aku bahas. Setiba nya di sana dia mempersilahkan ku masuk keruangan kusus istirahat.


"Akhirnya kamu datang, gimana kabar kamu? ahir-ahir ini kamu susah di hubungin." Ucap nya.


"Aku baik.. Oh ya, kebetulan aku jugak ada yang mau di omongin sama kamu.!!" Jelas ku.


"Mau bicara apa? kamu dulu deh ngomong nya!!"


"Oke, aku mau kamu jangan nghubungi aku lagi. Anggap kita gak pernah saling kenal. makasih atas waktu nya. Lalu apa yang mau kamu bicarakan?" Tanya ku.


Seketika dia terdiam setelah aku mengatakan itu, Lalu dia berkata,


"Sebenci itu kah kamu sama aku? semarah itu kah? sekecewa itu kah? Kamu tatap mata aku... Asmaraloka, aku tanya sama kamu.. tatap mata aku, yakin gak kamu sama aku?" Ucap nya sembari memegang wajah ku.


"Kamu salah, harus nya aku yang bertanya seperti itu.. kamu yang gak yakin sama aku kan? karna kamu gak cinta sama aku... hati kamu bukan buat aku. Tapi Ethalia!! aku cape jadi duri di hubungan kalian.. aku bukan orang ketiga. Aku cuma wanita bodoh yang sgampang itu bisa jatuh hati sama pria asing" Jelas ku.


"Kamu lihat mata aku, aku beneran sayang sama kamu!!" Tegas Zahwan.

__ADS_1


"Kalo gitu aku minta kamu buat pilih.. kamu pilih aku, atau Ethalia?" Tegas ku.


Sejenak ia terdiam, terlihat jika dia sedang berdebat dengan hati nya, lalu berkata.


"Aku milih kamu Asmara!!" Tegas nya.


"Jadi.. Jangan pernah kamu tinggalin aku, ya!!" Sambungnya.


Tiba-tiba phonsel ku berdering. Panggilan masuk dari kontak yang ku beri nama Lucky, dia pria yang selama ini mengejarku. Dan tidak pernah menyerah meski sudah beberapa kali aku menolaknya.


Dan saat aku melirik ke arah Zahwan, mimik wajah nya sangat kesal.


"Apa-apaan? aku gak mau!!"


"Kalo kamu gak mau.. berati kamu gak serius sama aku.!!"


"Yaudah iya..." Terpaksa

__ADS_1


Aku pun perlahan merangkak menuju pelukan nya.. dan saat maksud hati mencium pipinya dia malah berbalik ke arah ku sehingga Bbir kami yang saling menyentuh lembut.


"Ingat, ini peringatan!! Kamu milik ku."


Entah apa yang merasuki tubuh ku, tapi aku merasa kaku, tak bisa di kendalikan. Tubuhku seperti telah berkompromi sehingga diam tanpa perlawanan saat dengan bebasnya jemari Zahwan menjamah ku, seketika aku berada di bawah nya, lalu dia mengecup lembut bibirku "Aku sayang sama kamu"


Betapa menghipnotisnya ucapan itu, sehingga aku terbuai kedalam nya... luput dalam angan ku, aku tak bisa lagi mengendalikan tubuh ku, Aroma Asmara semerbak di selurih tubuh kita berdua. Tubuh kami semakin merapat, dan, Ahhh.. aku merasa seperti ada bagian yang terbuka. Sakit.


Ketika tersadar, aku sudah terbangun di samping Zahwan dengan tanpa sehelai kain pun. Apa yang telah dia lakukan. Selama 20 tahun aku menjaga perinsip ku lalu di hancurkan dalam waktu sekejap. Zahwan pun terbangun, ia tersenyum lamu menarik ku sehingga tubuh ku berada di dekapan nya.


"Dengan ini kamu menjadi milik ku" Bisik nya lembut.


seketika aku mendorong tubuh nya,


"Lalu apa harus dengan tubuh ku? kenapa kamu tega?"


"Iya, karna dengan itu kamu ngga akan pergi. Aku janji bakal nikahin kamu, tetaplah tinggal di sampingku."

__ADS_1


Aku tak bisa berkata apa-apa.. haruskah aku marah, tapi tidak bisa. selain diam aku tidak tau harus apa lagi. Semua badan ku sakit. Aku tidak bisa berdiri.


__ADS_2