Dendam Sang Pembunuh

Dendam Sang Pembunuh
Ungkap Masa Lalu


__ADS_3

"Tentang apa?" tanya Angel.


"Wanita kejam itu sangat mencintai seorang pria, dia bahkan menjadi sangat bodoh demi pria itu,"jawab Jersy.


"Siapa pria itu dan apa yang dia lakukan sehingga kelihatan sangat bodoh?" tanya Angel.


"Alvin Salveston adalah pria yang paling dia cintai, tapi pria itu mencintai wanita lain. Rose hanya bisa menangis dalam kegelapan. dia adalah wanita pendendam dan kejam. dia tidak puas karena cintanya ditolak. Alvin Salveston menikahi wanita lain dan melahirkan seorang anak perempuan. mereka hidup sangat bahagia. sementara Rose yang gila itu dia semakin benci saat melihat mereka bahagia," ungkap Jersy.


"Lalu apa yang dia lakukan?" tanya Angel sambil merokok.


"Yang aku tahu adalah dia meledakan restoran yang di mana Alvin sedang makan bersama keluarganya. agar kelihatan bahwa keluarganya tewas karena perbuatan musuh," jawab Jersy.


"Tapi dia masih hidup."


"Alvin Salveston sangat beruntung bisa lolos dari ledakan itu, akan tetapi istrinya meninggal dan putrinya dibawa pergi," ungkap Jersy.

__ADS_1


"Apa yang terjadi di saat itu?" tanya Angel.


"Anggota Rose menunggu kesempatan baik di saat istrinya bersendirian, saat itu Alvin sedang bicara dengan seseorang lewat handphone dia keluar dari ruangan itu. dan tinggallah istri dan anaknya. anggota Rose membawa bom ke dalam ruangan itu. bisa dikatakan bom bunuh diri. saat meledak banyak anggotanya yang tewas. istrinya tewas dan bayinya mereka masih hidup. bayi itu cukup beruntung," lanjut Jersy.


"Saat ledakan terjadi Alvin di serang sehingga dia tidak sempat menuju ke ruangan itu. aku mendengar kabar bahwa dia sangat terpukul dengan kematian istri dan anaknya. dia mengirim anggotanya membunuh banyak kelompok mafia yang bermusuhan dengan dia. 23 tahun yang lalu terjadi banyak pembantaian antara kelompok mafia. semua itu terjadi karena kemarahan Alvin yang mencurigai musuhnya yang membunuh istri dan anaknya," kata Jersy.


"Bukankah putrinya dibawa pergi?" tanya Angel.


"Rose sudah berencanakan dari awal, membunuh istri Alvin Salveston dan membawa pergi putrinya. dan kemudian dilatih menjadi pembunuh untuk membunuh pria yang dia cintai selama ini," jawab Jersy.


"Lalu, siapa putri Alvin Salveston?"


"Bagaimana kamu bisa tahu dia membawa pulang putri Alvin Salveston? sedangkan kamu tidak ikut saat itu?"


"Karena aku mendengar pembicaraan Rose dengan Monica, dia memerintahkan Monica membunuh semua orang yang tahu siapa putri Alvin Salveston.demi rencananya ia tega membunuh murid sendiri," jawab Rose.

__ADS_1


"Apakah hanya Monica yang tahu siapa putri Alvin Salveston?"


"Mungkin saja! demi putri Alvin Salveston, wanita gila itu rela membunuh puluhan muridnya. karena dia tidak ingin suatu saat putri dari pria yang dia cintai itu memberontak," jawab Jersy.


"Kenapa Alvin Salveston tidak tahu bahwa putrinya masih hidup?" tanya Angel.


"Mengenai masalah ini hanya wanita gila itu dan Monica yang tahu, rencana wanita gila itu berhasil mengelabui Alvin Salveston, sehingga ketua mafia itu mengira kalau putrinya telah meninggal. intinya adalah tidak ada yang tahu siapa putrinya hingga kini. karena murid wanita gila itu terlalu banyak.apakah bayi itu masih hidup atau sudah mati," kata Jersy


"Kenapa kamu tiba-tiba bertanya soal ini? dan bagaimana kamu bisa tahu tentang putri Alvin Salveston?"


"Selvie memberitahuku, tapi aku tidak tahu siapa putri Alvin Salveston," jawab Angel.


"Dia bisa tahu? aneh sekali!" ujar Jersy.


"Aku tidak menyangka Rose yang selama tidak berperasaan tapi bisa mencintai seseorang," kata Angel.

__ADS_1


"Dia dan Alvin Salveston beda jalan, wanita gila itu suka mengunakan cara menculik anak orang dan kemudian bunuh orang tua mereka. sedangkan Alvin Salveston adalah mafia yang tidak akan membunuh orang tanpa sebab," kata Jersy.


"Hingga saat ini wanita itu masih menaruh dendam karena cintanya ditolak, perasaannya masih belum hilang walau sudah sekian lama," ucap Jersy.


__ADS_2