
"Apakah papaku bermusuhan dengan perampok itu?"
"Tentu saja tidak! semua ini adalah bagian dari rencana Yonez, pria itu demi harta papamu dia tega melakukan hal seperti ini. tapi pada akhirnya dia gagal dan tidak mendapatkan apapun. aku mendapat info setelah keluargamu meninggal, Yonez selalu ingin menarik uang milik papamu. akan tetapi dia gagal. ternyata papamu sudah mulai curiga padanya. oleh sebab itu sebelum kejadian papamu telah menganti Pin kartunya. Yonez gagal karena Pin yang telah diganti," ungkap Alvin.
"Lee, papamu tidak ingin kamu dan adikmu mengetahui masa lalunya, karena dia ingin anak-anaknya mengenalnya sebagai pria biasa. banyak yang mengatakan bahwa mafia jahat dan kejam. tapi mereka tidak tahu. bahwa mafia terkadang melakukan sesuatu demi membantu banyak orang," kata Alvin.
"Aku tidak menyalahkan identias papa, aku tahu dia hanya ingin hidup tenang bersama keluarganya. tapi kenyataannya adalah papa, mama dan adikku harus meninggal juga pada akhirnya karena pengkhianatan Yonez," kata Lee.
"Lee, saat itu aku terlambat selangkah karena kami diserang di tengah jalan. setelah kami tiba di rumahmu semuanya sudah terlambat. ini adalah kegagalanku karena tidak bisa melindungi keluargamu. oleh sebab itu aku berharap kamu bisa menjadi ketua kelompok ini untuk menjadi pengantiku. aku melihat kamu sangat sesuai dengan kehidupan mafia. walau sangat sulit tapi kamu telah berhasil," ucap Alvin.
"Papa angkat, bukan salahmu atas kejadian ini, kesalahan terbesar adalah Yonez, dia pantas mati dan sudah ku bunuh. sisanya beberapa pelaku masih dalam pencarian. aku yakin pasti akan segera menemukan mereka," ujar Lee.
"Lee, papa angkat percaya padamu, Black Eagle adalah milikmu, jadi perluaskanlah kelompok kita agar tidak ada yang berani menantang kita! jangan lupa bahwa darah di tubuhmu adalah darah mafia!"
"Baik!"
__ADS_1
"Dalam perjalanan tadi aku melihat Angel Rebecca, karena terjadi sesuatu antara dia dan Rose," ujar Lee.
"Mereka adalah guru dan murid, kenapa bisa berseteru?"
"Angel telah mengetahui identitas sendiri, ayahnya masih hidup dan ibunya tewas dibunuh oleh Rose, gadis itu kini ingin membalas dendam," jawab Lee
"Suatu kenyataan yang pahit, aku sudah agak dari awal, kalau wanita itu mengunakan cara kejam untuk mendapatkan beberapa anak-anak kecil. membunuh keluarga dari anak yang dia culik. kemudian melatih mereka dan menjadikan senjata untuk membunuh," ujar Alvin.
"Lee, apakah kamu ada mengajak dia ke sini?"
"Dia pasti berencanakan ingin membunuh wanita itu dengan tangan sendiri."
"Papa angkat, izinkan aku membantunya!" pinta Lee.
"Baiklah, pergilah lakukan sesuai dengan kata hatimu!" jawab Alvin.
__ADS_1
"Terima kasih," ucap Lee yang meninggalkan aula.
Lezo yang mendengar permintaan Lee ia merasa penasaran.
"Bos, kenapa Lee tiba-tiba ingin membantu gadis itu? padahal gadis itu adalah musuh kita?"
"Ha ha ha...setiap anak yang sudah beranjak dewasa maka dia akan berubah secara perlahan, selama ini Lee hanya fokus membalas dendam dan membunuh semua musuh kita. kini dia sudah bisa tertarik pada seseorang. dan aku yakin ini adalah hal yang baik," jawab Alvin.
"Sejak kapan dia mulai tertarik pada gadis itu?"
"Kalau tidak salah saat mereka bertarung, kita menyerang markas Rose Hitam."
"Apakah karena kejadian itu membuat Lee jatuh cinta pada gadis itu?"
"Angel Rebecca adalah gadis yang cantik, pria mana pun akan tertarik pada dia. ini sudah wajar. sekejam apapun Lee dia tetap memiliki kehidupan sendiri dan butuh cinta," kata Alvin.
__ADS_1