
"Racun tidak bisa menyebar, dan hanya membuang waktu, kita harus mengunakan virus yang bekerja dengan cepat, kalau ingin berhasil kita harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan hasil yang memuaskan," kata Rose.
"Bagaimana dengan orang lain kalau saja mereka terkena virus? apakah kita memiliki antinya?"
"Antinya hanya kita saja memilikinya, tidak perlu peduli dengan yang lain. hidup mati mereka sudah takdir."
"Mama, tapi ini...terlalu--"
"Kejam? Monica, aku tahu apa pikirkanmu? asal kau tahu kita bisa mendirikan markas ini dengan susah payah, kita mengunakan waktu berapa lama dan berapa biayanya, serta usaha kita selama ini," kata Rose yang bangkit dari tempat duduknya.
"Kita tidak perlu peduli pada nyawa mereka, karena kita hidup bukan berharap dari mereka, selama ini kita telah berusaha dan sudah berapa anggota kita yang tewas. tidak mungkin kita tidak mengejar keberhasilan yang lebih besar," kata Rose.
__ADS_1
"Monica, hidup di dunia yang kejam ini, kalau kita terlalu lembut maka kita akan kalah dan tidak akan bangkit sampai kapanpun. hampir tiga puluh tahun kita melakukan pekerjaan ini hanya demi menjadi yang terkuat. tapi masih saja tetap kalah dengan yang lain," ucap Rose.
"Bahkan hanya untuk melawan Black Eagle saja kita masih kalah, kita tidak bisa selamanya berdiri di belakang orang. aku ingin Rose Hitam menjadi kelompok paling kuat dan paling ditakuti oleh semua orang. aku ingin semua mafia di dunia ini tunduk padaku. itu yang ku inginkan. aku ingin membuktikan bahwa kelompok wanita adalah kelompok yang paling kuat," ucap Rose.
"Ini adalah perbuatan gila, kalau saja mengunakan virus bukankah sama saja akan membunuh lebih banyak orang," batin Monica.
"Mama, apakah virus yang dimaksudkan sudah ciptakan?"
"Kita tidak perlu cipta sendiri, hanya dengan uang saja sudah cukup untuk kita membeli virus ciptaan dari luar negeri."
"Pernah uji coba pada beberapa pasien, hanya dengan sedikit cairan saja akan membuat mereka sesak nafas, aliran darah mereka tidak normal. semakin panas semakin mendidih sehingga tubuh mereka akan meledak sendiri," jelas Rose.
__ADS_1
"Cairannya sangat mudah digunakan, melalui minuman, makanan, ataupun suntikan. kalau saja hanya satu orang yang terkena virus ini. maka hanya dalam hitungan detik orang yang tinggal bersamanya juga akan menjadi korban. aku tidak sabar menunggu saat itu tiba. semua anggota mafia akan mati karena virus. kita tidak perlu lagi membuang peluru dan waktu kita," kata Rose.
"Sudahlah, kamu pulang saja! barang itu sudah dalam perjalanan ke sini, aku mengunakan semua uangku hanya untuk membeli virus itu."
"Pencipta virusnya pasti sangat terkenal hebat."
"Tentu saja! dia sudah lama di bidang ini, apapun bisa dia lakukan. tentu saja kita harus membayarnya dengan nilai yang cukup tinggi. untung saja Angel berhasil mendapat cek ini. setidaknya aku masih memiliki aset James," jawab Rose.
Setelah beberapa saat kemudian Monica meninggalkan markas dan hanya Rose seorang diri berada di aula.
"Mafia? di masa yang akan datang kalian semua hanya akan menjadi budakku. aku ingin kalian merasakan bagaimana rasanya sakit dan menderita saat terkena virus itu," gumam Rose.
__ADS_1
Monica yang sedang menyetir ia sangat tertekan dengan rencana Rose yang semakin gila. hanya demi ingin menjadi terkuat ia tega mengunakan virus untuk mematikan musuhnya yang bisa juga membunuh para masyarakat.
"Dia semakin tua semakin gila saja, aku tidak menyangka dari awal dia sudah membuat rencana ini. selama markas Rose didirikan sudah mengorbankan ratusan anak-anak yang dijadikan senjata. karena ulahnya banyak keluarga yang mencari anak-anak mereka. ternyata semua ini masih tidak cukup baginya. dasar wanita gila kekuasaan," ketus Monica.