
Di atas sebuah bukit yang terjal dan sedikit rerumputan, bukit yang dulu di pakai Teo dan komplotan bajing loncat itu. Dias dan puluhan anak buahnya yang setia sudah berdiri melingkar di situ. Seperti yang Dias instruksikan. Dias sendiri berada di tengah.
Mereka semua mengenakan pakaian serba hitam, mereka diam dalam suasana muram. Hari mulai malam.
Gideon selesai membagi-bagikan selebaran pada semua orang. Seperti yang sudah di peragakan saat latihan di aula pertemuan, Dias mulai membacakan mantra dan diikuti oleh semuanya.
Pertama suara Dias menggema sendirian, lalu disambut oleh lantunan puja-pujian Dari semua mulut anak buahnya. Kini Dias seperti ketua sekte aliran sesat dan semua anak buahnya adalah pengikut setia.
Dias sudah bukan lagi Dias. Dias seorang manusia kosong yang dikuasai jiwa penasaran raja raksasa.
Raja raksasa yang berhasil membawa Dias ke dalam goa untuk mengambil ajimat penukar jiwa.
Sesuatu yang di genggam Dias (Ajimat) itu tampak mengeluarkan cahaya yang menggelora. Cahaya serupa api yang membara.
Dias mengangkat ajimat berbentuk bulat sempurna sebesar bola bilyard itu ke angkasa. Tiba-tiba awan hitam bergejolak dari segala penjuru dan mulai terhimpun di batu bulat bercahaya merah terang benderang itu.
Semua mata terpana, sambil terus-terusan melantunkan mantra dan puja-pujian.
Sanjhi muhambha hanji giarki sanjhi!!!
Sanjhi gomore gikha giarki sanjhi!!!
Perlahan kemudian, Dias menurunkan batu ajimat bulat itu dan perlahan menelannya. Seperti lubang hitam yang menelan gerhana. Ajaib sekali, mulut Dias melebar sampai bibirnya sobek.
__ADS_1
Setelah menelannya, kabut-kabut hitam yang berpusat itu berebut masuk ke dalam mulut Dias yang lebar tertawa berdarah-darah.
"Hahaha!!!"
Setelah semua kabut itu masuk ke mulut Dias, tiba-tiba tubuh Dias seperti meledak. Seperti kabut-kabut hitam itu keluar dari setiap pori-pori kulit di sekujur tubuh Dias dan menjelma serupa arwah hitam bulat dan beterbangan lalu masuk ke setiap tubuh manusia manusia kosong yang terus merapalkan mantra dan puja-pujian.
Sanjhi muhambha hanji giarki sanjhi!!!
Sanjhi gomore gikha giarki sanjhi!!!
***
Sementara di bukit halimun, Bondan dan Kemala merasa percuma. Titik lokasi instalasi cawan suci itu sulit untuk di jangkau. Para pekerja pun sudah hampir putus asa. Terlalu terjal dan curam.
"Sebentar-sebentar, untuk apa mereka mencari cawan suci," ingatan Bondan curigai suatu hal. Hal yang juga menarik pemimpin manusia setengah kera dan Don Lee ke tempat itu.
"Dari mana letnan jenderal itu tahu legenda ini?" lanjut Bondan.
Kemala mengerti kecurigaan Bondan. Dari dulu, keajaiban air keabadian ini adalah sumber peperangan dan perebutan kekuasaan.
"Ya sudah, kita yakinkan mereka, instalasi cawan suci ini rusak parah dan tidak bisa direkonstruksi ulang," ajak Bondan pada Kemala. Keduanya pun beranjak dari tepi jurang itu di antara para pekerja dan alat-alat berat.
Hari mulai gelap, bayangan bukit-bukit merangkak naik.
__ADS_1
Di dalam tenda pusat kemudian, Kemala dan Bondan tampak berbincang dengan prof. Erwandi.
"Maaf Pak, kalo boleh tahu, letnan Anwar tahu dari mana prihal mitos cawan suci ini?" tanya Bondan to the point.
"Ayahmu, siapa lagi?" mendengar itu Bondan merasa ada yang aneh.
"Jadi begini, ayahmu berhasil menyakinkan saya, lalu saya berhasil meyakinkan Letnan. Ayahmu sahabat saya, saya sahabat letnan."
***
Di tempat yang jauh, di balik tembok kosan. Seorang Jerry sedang asik mengumpulkan dan mengamati video-video amatir yang merekam kekacauan dari seluruh dunia. Juga berita-berita dari berbagai sumber.
Dewasa ini akses informasi begitu cepat dan mudah didapat. Tapi informasi yang akurat dan benar kadang di plintir oleh pihak pihak tertentu yang punya kepentingan atau beritanya di buat untuk menutupi sesuatu demi keamanan dalam negera tersebut.
Jerry mendapati, hampir di semua negara maju dan berpengaruh terjadi konflik dan kekacauan. Apalagi di dark web, banyak sekali. Mulai dari pemberontakan, sabotase cadangan bahan bakar sampai penculikan tokoh-tokoh elit global.
Situasi tambah carut-marut dengan tudingan lawan politik atau menuduh negara yang pernah menjadi rival dalam peperangan sebelumnya.
"Waduh bisa-bisa perang dunia ketiga nih?" gumam Jerry
Percobaan membunuh presiden Amerika, lalu seminggu kemudian pengeboman di kediaman presiden Rusia. Kilang minyak banyak yang terbakar bahkan banyak pula yang di ambil alih pemberontak.
"Ada apa ini?"
__ADS_1
Penyerangan dan perusakan alat-alat militer terjadi di banyak negara, negara ini menuduh ke negara itu, perampokan bank kian marak, sabotase dan sebagainya.