Di Bawah Pelukan Tentara Kolonial

Di Bawah Pelukan Tentara Kolonial
Kurungan


__ADS_3

🔥🔥Happy Reading 🔥🔥


Di suatu ruangan yang pengap, lembab dan dingin. Hanya ada sedikit celah cahaya. Tempat itu nampak seperti bekas rumah sakit yang terbengkalai. Seorang wanita berkebaya merah mudah dengan rambut sanggul yang sudah terlepas duduk memeluk lututnya.


Sudah seharian dia dikurung didalam sana, tidak ada seorang pun yang menemuinya atau bahkan mendengarkan teriakan minta tolongnya. Sampai suara langkah kaki sepatu bott terdengar mendekat.


Wanita itu langsung tercengkat, dan tidak lama. muncullah seorang lelaki berseragam tentara Belanda berdiri dihadapannya. Sri Utami, wanita berdarah sunda itu menatap tidak suka kepada orang dihadapannya.


" Well Well!!! Nona Inlander!" Sapanya sambil menampilkan senyumannya.


Sri Utami memicingkan matanya, dadanya bergemuruh menahan emosi yang membuncah. Lelaki itu dengan pongahnya berjongkok depan Sri Utami.


" Kamu cantik, tapi sayang bodoh!" Ejeknya.


Kini Sri Utami kembali melirik ke arah lelaki itu, memberikan tatapan tajamnya. "Yes Im Beautiful and you are crazy! "


PLAK


Tentara itu menampar keras pipi Sri Utami sampai sudut bibirnya sobek. Lalu lelaki itu meludahi Sri Utami tepat diwajahnya.


" Sla hem dood!!! " ( Pukul dia sampai mati) Titah lelaki berwajah Eropa itu.


Munculah dibalik pintu dua orang tentara berwajah Belanda membawa cambuk. Mereka memberikan hormat terlebih dahulu kepada atasannya.


" Klaar Generaal!! " ( Siap Jenderal)

__ADS_1


Kedua orang tentara itu pun memberdirikan Sri Utami dan membuatnya berdiri menghadap tembok yang catnya sudah lusuh itu. Sri Utami mulai memjamkan matanya, saat langkah kedua orang tentara mundur lalu terdengar suara cambuk yang dilayangkan yang tidak lama lagi akan menghantam tubuhnya.


Bugh


Bugh


Bugh


" Stop!!" Kata Jenderal menghentikan dan berjalan mendekati Sri Utami yang tidak bersuara sama sekali saat cambuk menghujani tubuhnya.


" ....W**hy don't you make a sound, are you enjoying it? I will increase the power of the whip!" (Kenapa kamu tidak bersuara? Apa kamu menikmatinya! Aku akan menambah kekuatan cambukannya!). Kata Jenderal sambil menyerigai.


Sri Utami masih menatap dingin tembok itu, dia tidak menyahuti perkataan Jenderal tersebut. Sampai sebuah cambukan begitu keras menghantam punggung tubuhnya dan membuatnya tersungkur, dia meringgis menahan diri tidak mengeluarkan suara.


Tatapan mata Sri Utami nanar pada jenderal yang berada dihadapannya, sekali lagi jenderal tidak suka dengan tatapan benci Sri Utami dia pun meludahi wajah Sri Utami lagi.


*Cuih


" You don't deserve to look at us like that!! Dasar Inlander*" Kamu tidak pantas menatap kami seperti itu.


" Telanjangi Dia!!" Titah Jenderal membuat Sri Utami tercengkat.


" No!!" Kata Sri Utami spontan merapatkan pakaiannya saat kedua tentara Belanda hendak meraih pakaiannya.


" Dont.. Dont Please! Dont! Please!" Kata Sri Utami sambil menanggis menepis tangan-tangan tentara yang hendak meraih pakaiannya.

__ADS_1


Sementara Jenderal dengan asyiknya menarik sebuah kursi dan duduk disana, lalu mengeluarkan cerutunya, dia tersenyum puas menikmati pemandangan dihadapannya. Sri Utami terus memberontak saat kedua tentara itu hendak menelanjanginya.


Sri Utami yang dulunya pernah ikut bela diri dan juga ikut latihan Fujinkai, mempraktekan kemampuannya, dia mencoba melawan dua lelaki kekar dihadapannya. Baginya ini adalah bagian dari cara mempertahankan kehormatannya sebagai seorang wanita pribumi.


" Can't you take off women's clothes!!" Ejek Jenderal mulai kesal karena kedua bawahannya tidak mampu menelanjangi Sri Utami yang memberontak terus.


Jenderal pun turun tangan, kedua tentara itu menunduk mereka undur diri dan membiarkan Jenderal bersama Sri Utami di ruangan tersebut. Tangan Jenderal langsung membalikan tubuh Sri Utami dan menarik kebayanya hingga robek terlepas dari badannya.


Sreeeet!!!! Breweek!!


"Hahahahah!!! You are very sexy baby!!" Sorak Jenderal saat melihat tubuh Sri Utami yang kini hanya dibalut kemben dengan kain jarik.


Langkah Kaki Sri Utami mundur waspada, saat jenderal menyerigai dan melangkah mendekat sambil membuka satu per satu kancing bajunya.


...


Sttt Sampe sini dulu ya... Sorry baru up lagi, maklum kadang suka Write fog hahah.. Tapi aku tersentuh karena kalian komen minta up... 💙


.


.


.


# Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2