
******
Di tengah-tengah perjalanan mereka berdua, hujan sudah kembali mereda.....
"Rumah mu dimana?" Tanya Raka seraya menyetir fokus menatap ke depan
Tak ada respon dari key, itu membuat Raka menatap key dari pantulan cermin yg ada didepannya, ia melihat gadis itu terdiam menatap kosong ke satu arah
"Kalau tak menjawab aku akan menitipkan mu ke panti asuhan" ucap Raka asal mencoba membuat gadis itu berhenti merenung
Namun tetap tak ada respon yg kedua kalinya dari gadis cerewet itu, itu membuat Raka menghentikan mobil di tengah jalan. Raka lalu menoleh ke belakang menatap gadis tersebut
"Hei" panggil Raka melambai-lambai kan tangan di depan wajah key
Pria ini berdecak malas setelah tak mendapat respon lagi. Ia berfikir harus dengan cara apa lagi agar gadis itu bisa sadar kembali. Di saat tengah berfikir tiba-tiba ia melihat gadis itu yg tadinya terdiam datar kini ia cengar-cengir sendiri
"Pria yg sangat menarik....." Gumam key cengar-cengir
Gumaman yg keluar dari mulut gadis itu membuat Raka mengerutkan kening, Apa yg sebenarnya dia lamunkan? pria mana yg ia maksud? Apakah yg ia maksud Jony? Dia tertarik dengan Jony? Pertanyaan terus bermunculan di kepala Raka
"Oi!!!" Teriak Raka sembari menepuk tangan dengan keras satu kali
Akhirnya teriakan dan tepukan tangan raka yg satu ini berhasil membuat gadis tersebut sadar dari lamunan
"Iya?"
Raka menyipitkan mata curiga, tingkat gadis ini terlihat sedikit aneh, padahal tadinya dia terlihat tertekan,kenapa sekarang malah cengar-cengir seperti orang kesurupan
"Apa maksud dari perkataan mu tadi?" Tanya Raka acuh
"Yg mana?" Tanya balik key tak terlihat seperti orang yg tertekan, ekspresi Wajahnya malah seperti seorang pekerja yg baru saja mendapatkan Gaji
"Tadi kau mengatakan.....pria yg sangat menarik...."
Bukan nya menjawab key malah terdiam bisu sembari mengedipkan mata beberapa kali,entah dia sedang bingung atau bagaimana....
"Oh! T-tidak. lupakan..... Dari pada memikirkan itu kau harus mengantar ku pulang sebelum matahari terbenam,jika tidak ayah dan ibuku akan marah padaku,dan jika itu terjadi aku akan menyalahkan dirimu atas semua yg terjadi loh" ucap key mengancam sekaligus mengalihkan pembicaraan
Raka terdiam sejenak....
"Dimana rumahmu?"
"Di hatimu" ucap key seraya tersenyum merekah
Pria ini lagi-lagi terdiam menatap sangat menggelikan mendengar perkataan gadis SMA itu.
"Keluar dari mobilku!" Perintah Raka tiba-tiba tak berperasaan
"Eh eh,maaf maaf, aku salah apa?"
"Kau orang gila,turun dari mobilku" ucap Raka dingin
"Isssss, ok maaf jika perkataan ku salah, aku akan diam kali ini"
"Benar?"
Key mengangguk, Raka lalu berbalik kembali ke arah depan dan menancap gas setelah anggukan kepala gadis itu.
*****
Mereka akhirnya sampai tepat waktu sebelum matahari terbenam, ia mengantar gadis itu pulang ke rumahnya.....
"Tidak mau masuk dulu?" Tawar key
"Tidak terima kasih"
"Tapi jaket-"
Brumm!!
Sayangnya mobil Raka sudah melaju ke depan dengan cepat sebelum ucapan gadis itu sampai. Itu membuat key berdecak sekaligus mengerutkan bibir mencoba sabar dengan sikap acuh tak acuh pria itu.
__ADS_1
"Nona!?" Panggil satpam yg bertugas di sana
"APA!" Ketus key terlanjur marah meneriaki satpam
"Eeeee anu......nyonya dan tuan mencari nona sedari tadi, mereka khawatir, sebaiknya anda segera masuk agar mereka sedikit lebih tenang setelah melihat anda baik-baik saja" ucap pak satpam menasehati
Rasa jengkel key perlahan menghilang setelah mengingat orang tuanya mungkin akan gila jika ia tak melihat putri tunggalnya seharian ini
"Oh, terima kasih pak, kalau begitu key masuk dulu" ucap key lalu berjalan masuk
Pak satpam terdiam Ling Lung
"Pria yg mengantar nona tadi itu terlihat tidak asing......" Gumam pak satpam
*****
Keesokan harinya....
Di sekolah SMA negeri wano, di jam pertama tepat di kelas 12 IPS B terlihat guru sedang mengabsen murid-murid
"Keysa laudya lestari!" Panggil guru mengabsen di urutan yg sudah lumayan jauh
Tak ada respon
"Keysa laudya lestari!? Apakah hadir?" Panggil guru sekali lagi namun tak ada respon
"Apa tak ada keterangan dari murid Tetang izin atau sakit?" Tanya guru
"Kami tidak tau Bu!"
"Aditya apa kau tau sesuatu? Kau ber teman dekat dengan key kan" ucap guru menatap murid pria yakni Aditya teman akrab key
"Maaf Bu, saya tidak pernah mendapat kabar apapun dari key seharian kemarin sampai hari ini. orang tua nya pun tidak memberi tau apapu padaku" jawab Aditya
*****
Di dalam kamar seorang gadis SMA yakni Keysa sendiri, terlihat ia tengah berbaring di tempat tidur dengan menggigil kedinginan, bibirnya bergetar sehingga membuat giginya saling bertabrakan dan mengeluarkan bunyi
Karena tak ada jawaban apapun dari dalam sana, sang ibunda pun memilih masuk untuk memeriksa sendiri,Saat melihat putrinya terlihat sangat pucat masih berbaring di atas sana membuat sang ibu panik dan segera menghampirinya
"Sayang! Ada apa? Apa kau sakit?" Tanyanya panik sembari memeriksa suhu tubuh putrinya
"Ya Tuhan, suhu tubuhmu serasa mendidih nak!" Ucapnya semakin panik
Walau suhu tubuhnya panas dari luar,key malah merasa sangat kedinginan seperti sedang berada di tengah-tengah salju. Kalian tau kondisi yg seperti ini tuh bagaimana?
"Ayo kita ke rumah sakit" ucap ibu key
Namun key menolak dengan menggeleng-gelengkan kepala
"Sayang jangan keras kepala, lagi pula sejak kapan kau takut ke rumah sakit"
"Aku hanya akan ke rumah sakit jika Pria kemarin yg mengantar ku" ucap key menahan getaran bibir nya untuk berbicara
Sang ibu mengerutkan kening "ha? Siapa?"
Key pun menceritakan semuanya pada ibunya,dia bahkan juga mengatakan bahwa dia menyukai pria itu, tentunya sang ibu karena sangat menyayangi anak tunggal nya ini sangat mendukung dan menuruti anaknya.
Untungnya mereka bisa melihat plat mobil Raka melalui cctv yg ada di luar. dengan mengetahui nomor plat mobil lelaki itu, sang ibu punya rencana agar Raka bisa datang kemari hanya dengan mengetahui plat mobil nya.
*****
Di sisi lain. Rumah kediaman sukuna
Ding dong!!!
Bunyi bel berbunyi membuat BI Ira dengan cepat membuka pintu, saat melihat siapa yg datang membuat BI Ira tercengang, siapa yg datang? Pak polisi!
"Pak ada perlu apa?" Tanya bi ira
"Apa nak Raka ada di dalam?" Tanya pak polisi
__ADS_1
"Ada, sebentar saya panggilkan" ucap BI Ira lalu bergegas memanggil tuanya
Beberapa menit kemudian Raka pun turun dari kamarnya
"Apa anda yg bernama Al.raka Febriansyah?" Tanya pak polisi memastikan
"Ya saya sendiri" jawab Raka
"Apa itu mobil anda?" Tanya pak polisi menunjuk pada mobil Raka yg kebetulan tak masuk garasi
"Iya pak,itu mobil pribadi saya" jawab Raka jujur
"Anda kami tahan dengan tuduhan telah membuat gadis SMA hamil dan kabur tak ingin bertanggung jawab" ucap pak polisi hanya menyampaikan laporan yg ia dapat
"Ha?" Raka mengerutkan kening bingung tidak tau apa-apa
"Harap segera ikut kami ke kantor polisi,nanti anda bisa menjelaskan semuanya di sana, kami akan mengintrogasi Anda sebelum itu" ucap pak polisi sembari mengambil ke dua tangan Raka dan memborgolnya
"Den, apa saya harus menelpon Tuan besar agar mengantar pengacara untuk Den Raka?" Ucap BI Ira panik
"Tidak bi,tidak perlu,saya baik-baik saja, bibi tolong tetap tenang dan jangan memberi tau apapun tentang hal ini pada sukuna dan Lisa. Raka yakin ini hanya kesalahan pahaman"
"B-baik den" ucap BI Ira masih kurang yakin
Setelah itu Raka pun dibawah ke kantor polisi tanpa adanya konflik dan berontak apapun dari pihak keluarga, Raka hanya menurut tak takut sama sekali, sebab dia tau, dia tidak akan di penjara karena dirinya tidak bersalah sama sekali dalam kasus ini.
*****
Di dalam sana, Raka tengah duduk berdampingan bersama seorang ibu paruh baya. Mereka akan segara di interogasi dan di persilakan untuk memberi keterangan masing-masing Tetang tuduhan itu. Dan ternyata ibu itu tak lain adalah ibunda key sendiri. Ternyata ini Ide yg ia miliki?
Raka mana tau bahwa dia adalah ibu gadis yg ia antar kemarin, dia baru tau dan ingat sejak wanita paruh baya itu berbicara dan menceritakan tentang tudahan asal yg ia buat agar pria ini datang pada putrinya, Raka tertegun tak percaya,memang benar dia bersama key kamarin,tapi dia tak pernah melakukan hal yg tak senonoh dengan gadis SMA itu. untuk apa dia melakukannya? Dia bahkan tidak tertarik sama sekali dengan gadis itu.
Karena keterangan dan pendapat yg berlawanan dan berbeda dari kedua belah pihak membuat Raka tak jadi di tahan.
"Oh maaf pak, seperti nya ini hanya kesalahan pahaman saja" ucap ibu key
"Baik Bu, tidak apa-apa. Tapi.....lain kali jika ingin memberi laporan, yg jelas ya, jangan asal lapor saja" ucap pak polisi
Ibu key cengar-cengir menggaruk tengung yg tak gatal
"Iya pak,maafkan atas kesalahan saya. Kalau begitu saya pamit dulu" ucap ibu key
"Baik, silakan"
Mereka berdua pun keluar dari kantor polisi. Saat sudah berada di luar area kantor polisi wanita paruh baya ini melihat pria itu tengah berjalan menuju arah yg berlawanan dengannya, karena itu dia langsung menarik pria muda tersebut untuk menghentikan nya
"Tunggu"
"Ada apa ya Bu?" Tanya Raka tak merasa dendam sama sekali setelah dituduh yg tidak-tidak
"Ikut ibu sebentar ke rumah"
Raka terdiam sejenak
"Untuk apa?" Tanya Raka acuh
"Ibu minta tolong, ikut saja. Key membutuhkan mu"
"Siapa key?" Tanya Raka tak ingat dengan nama gadis itu
Bukannya tidak ingat, Raka memang tak pernah tau nama gadis itu walau key sudah pernah memperkenalkan diri waktu itu, dia memang mendengarkan wanita itu menyebut namanya,namun ucapan itu masuk dari telinga kanan dan keluar dari dari telinga kiri pria ini.
"ASTAGHFIRULLAH YA RABB!!"
"kau tidak tau key? Dia putri ibu yg kau antar kemarin"
"Ohhh jadi namanya key"
Ibunda key berdecak malas
"Apa anak ini pikun, tampan sih tampan,tapi kenapa sikapnya seperti orang bodoh" ucap ibu key dalam hati yg tak tau bahwa pria seperti ini lah idaman para Gadis jaman sekarang, yg bisa disebut Bad Boy dalam bahasa gaulnya
__ADS_1