
Sepulang sekolah. Sebelum malam tiba. Key akan minta ijin kepada Ayah dan ibu nya terlebih dahulu. Namun ia juga merasa sedikit ragu untuk meminta ijin, secara Ibu nya sudah pernah melarang ia untuk tak berhubungan bersama pria itu lagi. Jika sekali saja ia mendengar nama pria itu dari mulut Key, bisa-bisa Ibunya mengamuk jika ia meminta ijin untuk jalan bersama pria itu di malam hari. Sebab takut dilarang atau sebagai nya, membuat Gadis itu tak mengatakan apapun pada sang ibu sampai menjelang malam ini.
Gadis itu setelah bersiap dari kamar, ia akan turun untuk memberi tahu sang ibu tentang janjian kencan yg akan ia lakukan bersama seorang pria. Saat ini key sudah berada, berdiri tepat di belakang sang ibu yg tengah memasang sesuatu di dapur dengan dibantu oleh pembantu rumah tangga.
Ia sangat risau. ia takut untuk maju dan memberi tahu. Gadis itu jelalatan kesana kemari merasa gelisah. Sang bibi yg secara kebetulan melihat key berdiri tak jauh dari nya membuat ia mengatakan....
"Non, Kenapa berdiri disitu?" Sahut sang bibi tiba-tiba mengganggu renungan gadis itu. Ibu key Sampai ikut berpaling untuk melihat ada apa. Key tersenyum simpul melihat sang ibunda berbalik menatapnya. Ia pun dengan kikuknya berjalan menghampiri ibu nya.
"ibu" Panggil key sedikit gugup
"Iya Nak, Ada perlu apa?" Tanyanya
Gadis itu masih terlalu gugup dan tak berani menjawab. Diam nya gadis itu membuat sang ibu bingung. ia pun menghentikan kegiatan nya terlebih dahulu untuk mendengar kan apa yg diinginkan putri nya ini.
"Ada apa key? Katakan pada ibu apa yg kau inginkan. tidak perlu sungkan"
Gadis itu menunduk memain-mainkan jari "Key....."
"Humm?"
ia kembali mendongak "Key....key ingin keluar sebentar " Ucapnya
"Kemana?" Tanya sang ibu mulai curiga
"Klub Chikiny " Jawab nya menutup mata takut akan dimarahi
"Dengan siapa?"
__ADS_1
Gadis itu membuka mata kembali "Dengan R-raka" jawab nya gagap
Wanita paruh baya itu setelah mendengar Nama pria itu membuat ia meraih Piring dan menghantam nya ke lantai
Brakkk!! Suara piring jatuh berserakan di lantai membuat Key tersentak kaget.
"Masuk ke kamar!" Perintah Sang ibu tegas
Gadis itu cemberut sedih. ia lalu meraih kedua tangan sang ibu untuk memohon ijin.
"Ibu, Key mohon, Ibu tau kan kalau key sangat cinta mati pada Raka , Sekarang dia sudah mengatur kencan pertama kami" Ucapnya memohon
Namun sayangnya hati sang ibu sudah membulatkan tekad untuk tak merestui mereka berdua. ia sudah memilih untuk tegas terhadap Putrinya. walau pun aslinya ia sama sekali tak tega untuk bersikap kasar seperti ini. Namun ia harus bisa melakukan itu, ini semua demi kebaikan putrinya. Dia yakin, perlahan berjalan nya waktu, Ia akan mulai terbiasa dengan sikap seperti itu.
Ibu key menghempas tangan putri nya dengan kasar.
"Tapi Bu-"
"MASUK IBU BILANG!" teriak nya kali sangat lantang dengan nada menekan
Suara lantang dari wanita itu terdengar bergema sampai ke ruang tamu. Sang ayah yg sedang menonton Acara Berita di Tv membuat nya kini menoleh dengan mengerutkan kening,merasa khawatir setelah mendengar suara nada tinggi dari istri nya yg tak biasa. Wanita yg selalu nya lembut kini mengeluarkan nada tinggi seperti itu benar-benar membuat suami nya gemetar ketakutan.
Karena penasaran, pria itu bergegas menuju dapur. Saat sampai disana, Matanya langsung tertuju pada satu arah. ia melihat banyak pecahan kaca berserakan di bawah sana.
"Aku tetap akan pergi" Ucap gadis itu lantang lalu berbalik pergi dengan wajah yg terlihat jengkel
ia melewati Ayah nya yg tengah berdiri tak jauh dari sana. "Kenapa kau membiarkan dia lewat!? Halang dia,jangan biarkan dia pergi!" Perintah sang istri pada suaminya
__ADS_1
Pria itu semakin takut dengan kemarahan langkah dari istrinya. ia lalu berlari untuk menyusul Key. Namun sayangnya, ia tak bisa menyusul sebab gadis itu yg berlari kencang lantaran tak ingin dihadang oleh sang ayah. Dan pada akhirnya, Key pun berhasil lolos. Ia keluar malam dengan menentang orang tuanya.
Club Chikiny ~
Suasana malam di sebuah klub Chikiny ini sangat ramai. Alunan musik DJ membuat suasana semakin menggempar. Para wanita atau pun pria berjoget sembari berteriak tak jelas. Para gadis dan wanita yg memakai pakaian ketat berjoget, melenggak-lenggokan tubuh untuk menarik perhatian para pria.
Di tengah kebisingan itu semua. Terlihat seorang pria tengah duduk santai menikmati minuman sendiri di meja yg kosong. Ia hanya duduk sendiri sedang menunggu seseorang. ia sering kali menatap jam tangan melihat sudah jama berapa sekarang, sebab Orang yg ia tunggu sudah sangat terlambat. Namun pria itu masih akan menunggu sebentar lagi, jika orang yg ia tunggu masih tak datang juga, Raka akan memutuskan untuk pulang.
*****
Tak lama setelah itu. Seorang Gadis terlihat sedang berlari dari kerumunan orang-orang yg asik berjoget. Gadis yg sedari tadi ia nanti-nanti kini muncul di depannya. Raka menatap Key dari sudut kaki sampai sudut kepala kemudian disusul dengan senyuman manis. ia menarik gadis itu untuk duduk di kursi tempat di dekatnya.
"Kenapa kau terlambat?" Tanya Raka kini tidak gengsi lagi untuk memulai obrolan
Gadis itu terdiam tak ada respon. Ia hanya merenung gelisah memikirkan kelakuan yg sudah ia pikir sangat keterlaluan terhadap Orang Tuanya. ia sangat cemas akan hal itu Sampai ia tak fokus dengan sekitar.
Gadis itu yg tak merespon membuat Raka menarik wajah gadis itu dan memberi satu kecupan di Bibir. itu berhasil membuat key tersadar.
"Fokus lah pada kesenangan malam ini, Kesamping kan semua masalahmu" Ucap pria itu memberi nasihat
Ia lalu menuangkan bir dalam gelas Kecil yg mungil lalu menyodorkan nya pada key "Minum?" Ucapnya menawarkan
Key hanya meraih gelas dari tangan pria itu, ia tak menolak sama sekali. Key minum dengan satu tegukan. Raka sampai tercengang tidak percaya melihat gadis itu minum hanya dengan satu tegukan saja. ia bahkan sebagai pria yg nakal tidak pernah sekalipun meminum Bir hanya dengan satu tegukan.
"Kau kuat minum?" Tanya Raka penasaran
Gadis itu menggeleng "Ini yg pertama kalinya bagiku" jawab nya
__ADS_1
"Hebat" Gumam pria itu terkagum-kagum