
Masih pada waktu sebelum nya~
Di saat Adit mengawasi, awalnya aman-aman saja, namun di kala menyadari itu, justru malah mendatang kan masalah. Adit melihat seorang pria tengah berbincang santai dengan gerak-gerik mencurigakan. itu membuat Adit memicingkan mata curiga. Tak lama setelah itu, tak disangka oleh nya, ia melihat Raka dan key malah beranjak meninggalkan tempat duduk mereka dan kini malah ikut pada pria yg tak dikenal sama sekali olehnya. Bahkan setelah ia pikir pun, Key seperti nya tak pernah memiliki kenalan seperti itu. Karena curiga, Adit mengikuti dari belakang.
Dan seperti itulah sampai Adit pun menyadari kejahatan pria pecundang yg ingin menjebak. Adit cukup pintar untuk itu. Otak encer yg cepat tanggap,dan IQ tinggi membuat nya bisa menyadari semua rencana jahat pria itu dalam sekejap mata. Hanya dengan melihat pria itu mengantar Raka dan key ke dalam sebuah Hotel sudah bisa membuat Adit mengerti jalan pikiran pria itu.
Menyadari itu, Adit refleks menarik ponsel dari dalam saku untuk menghubungi seseorang untuk meminta tolong.
"Halo Tante"
"Halo Dit, Bagaimana kabar Key?" Tanya ibu key dalam telepon
"Tante, itu tak penting sekarang. Raka dan Key sedang dijebak, mereka dijebak masuk ke dalam hotel. Jadi tolong segera transfer uang ke akun biasa ku" Perintah nya dengan nada panik
"Apa! Tapi kenapa uang? Untuk apa?" Tanya nya mulai panik cemas
"Tante kumohon cepat, Adit tak punya banyak waktu. cepatlah Kirim uang dalam jumlah besar. sebanyak-banyaknya. Adit tunggu yah. Adit tutup dulu"
__ADS_1
"Adit-" Tut!! Tut!! telepon terputus di saat ibu key Masih ingin protes panjang lebar.
Adit percaya, Wanita paruh baya itu pasti akan segera mengerti, sebab ibu Key sangatlah mempercayai dirinya dalam bentuk apapun jika itu berhubungan dengan Key.
Keyakinan 100%, dalam waktu singkat, uang pasti akan segera masuk ke dalam akun rekening nya.Dan itu benar, Dalam waktu cepat, Notifikasi transfer uang dalam jumlah puluhan jutaan sudah masuk ke ponsel Adit. Adit tersenyum lega. Sekarang ia hanya perlu menjalankan rencana pendek, dan masalah pun akan segera berakhir.
Sebelum pria dengan niat jahat itu pergi meninggal kan hotel, Adit sudah satu langkah di depan nya, ia bertindak lebih cepat dari pria itu.
Pria GoodBoy ini, setelah melihat pria itu pergi meninggalkan hotel membuat Adit segera masuk dan memulai rencana pendek. Ga disebut rencana juga sih, sebab Adit cuman nyogok kasir itu buat tutup mulut dan membantu nya. Dan untuk itu tentu ia butuh uang yg cukup banyak, sedangkan Adit kan tak punya cukup banyak uang untuk menyogok, nah maka dari itu lah Adit meminta tolong pada ibunda key untuk transfer uang padanya tadi.
Tak lama setelah Adit membawa pergi kedua orang mabuk itu dari area sana, pria itu pun muncul dengan membawa beberapa polisi. Untungnya Adit tepat waktu.
Masih pada ketiga orang sama. Adit menghela berat kewalahan setelah ia susah payah mengangkut kedua orang ini masuk ke dalam kamar. Benar-benar melelahkan kau tahu. Mereka itu bukan anak kecil yg jika diangkut hanya akan menghabiskan sedikit tenaga, tapi ini tentang orang dewasa yg dibopong masuk ke dalam kamar,yg beratnya melebihi 200 ton. Eh maksudnya beratnya 10x lipat lebih berat dibandingkan Anak kecil. tentu sangatlah melelahkan.
"Dasar bodoh, Tak kuat minum tapi memaksakan diri untuk tetap minum" Oceh Adit menyentil keras kening Key yakni sahabat nya yg sangat ia sayangi
Kamar tidur itu ialah kamar Adit sendiri. ia membawa kedua orang ini masuk ke dalam rumah nya, sebab jika dipikirkan mungkin akan menjadi kehebohan jika Adit langsung mengantar mereka berdua masuk ke rumah Key. dia juga tak tau letak rumah pria yg bersama Key saat ini. Adit tidak punya pilihan lain, dengan berat hati ia pun harus membawa pria itu ikut ke dalam rumah nya daripada di telantarkan di pinggir jalan kan? Kan kasihan Raka nya....
__ADS_1
"Eh tunggu tunggu....." gumam Adit merasa ada yg salah
Pung!! Ia memukul kepala Merasa bodoh "Kenapa aku membawa masuk Key, Harusnya key kan harus ku antar ke rumah nya, jika tidak Tante akan mengomeli ku" Ujar nya bicara pada diri sendiri
Memikirkan bahwa ia harus mengangkat key kembali masuk ke dalam mobil membuat nya mendadak tak semangat. Adit menghela berat beberapa kali.
"Merepotkan" Oceh nya sebelum membopong Key kembali ke dalam mobil.
Adit kini mengantar Key pulang terlebih dahulu dan meninggalkan Raka sendirian di rumah nya. Tentu Adit mengunci pintu lah sebelum pergi, untuk jaga jaga, sapa tau kan ada janda yg tiba-tiba masuk dan membawa kabur Raka, secara Raka kan tampan nya luar biasa, jadi tak heran jika nanti nya benar ada janda membawa nya kabur. Jika Adit mengingat kembali di saat Raka dikerumuni gadis-gadis di depan gerbang sekolah? Tentu ia sangat berjaga-jaga agar tak mengulangi tragedi yg sama.
Walau sudah membawa pulang Key dengan keadaan selamat dan sehat wal Afiat. Adit masih saja kena omel oleh ibu gadis itu, berbagai ocehan dan seluruh amarah dilempar kan pada Adit seorang. Pria itu hanya bisa memaklumi, sebab jika sosok ibu sudah marah, tak ada yg bisa menandingi ocehan mereka di dunia ini, dunia saja tak bisa menandingi nya apalagi jika hanya dia. Ditambah karena itu soal keperawanan dan keselamatan putrinya, Buehh!! Meledek ini dunia karena ocehan pajang lebar itu.
Untungnya Ayah key membelanya, dengan itu ia bisa selamat dari ocehan maut sosok ibu, jika mulut wanita itu terus dibiarkan mengomel seperti itu, mungkin sekarang Adit belum pulang.
******
Suasana sekolah di pagi hari. Pagi yg tetap sama, dengan di isi ramainya murid serta Guru. Waktu demi waktu berjalan, sebelum jarum jam menunjukkan pukul 07:30, murid datang dari rumah secara bergilir masuk ke pekarangan sekolah untuk mengikuti pembelajaran dan menambah ilmu. Sangat lah jarang ada yg terlambat sebab sekolah ini sangat lah terkenal dengan ketertiban, dan ketekunan belajar para murid yg sangat serius.
__ADS_1
Namun beda dengan Key sekarang, ia yg dulunya sangat renggang atau jarang terlambat menjadi suatu pengalaman buruk baginya sebab hari ini gadis itu malah terlambat masuk sekolah. Ia masuk sekolah di saat pembelajaran pertama sudah berlangsung. benar-benar suatu mala petaka, bahkan jika diingat-ingat, jadwal terlambat nya yg lalu itu tidak pernah separah ini, biasa nya ia hanya terlambat dalam selisih waktu sangat sedikit, Tapi sekarang? boro-boro Selisih semenit saja, ia bahkan sudah melewati satu jam sejak dimulainya pembelajaran.
Dan penyebab keterlambatan itu semua karena efek mabuk semalam. Key tertidur sangat pulas sampai kesiangan masuk sekolah. Tapi Adit, walau ia tidur lebih terlambat dari Key ia masih bisa bangun pagi dengan berangkat ke sekolah lebih awal.