
*Skip
Depan kamar key
"Ingat, kau harus membujuknya ke rumah sakit" peringat sang ibu dengan wajah serius
"Masuk lah" ucap ibunda key sembari mendorong Raka masuk
Gadis itu saat melihat pria yg ia sukai masuk ke dalam kamarnya membuat wajahnya yg pucat kembali ceria, bibirnya yg bergetar berhenti bergetar,dan.....
Ia tersenyum sangat bahagia lalu mengayun ayunkan tangan memanggil Raka untuk berada lebih dekat dengannya, Raka tersenyum kaku lalu berjalan menghampiri gadis itu, key merangkul tangan Raka dan menariknya duduk tepat di sebelahnya
"Tanganmu panas" gumam Raka
"Hu'um, aku sakit setelah hujan-hujanan kemarin" ucap key mencoba mencari perhatian
Raka mencoba menghidupkan suasana dengan tertawa, namun cara tertawa nya sangat kaku, dia mencoba bersikap baik sebab perintah Seorang ibu padanya, jika bukan karena ibu itu, dia tidak mungkin akan bersikap lunak seperti sekarang ini,dia bahkan tak akan Sudi untuk bersama gadis ini.
"L-lepaskan tanganku, tanganku akan terbakar jika kau terus memeganginya" ucap Raka berusaha tidak berkata kasar agar ibu key tidak memarahinya walau saat ini dia sedang sangat malas dan risih
"Tidak,aku ingin membagi kehangatan ini padamu " jawab key menentang dan memegang lebih erat tangan pria itu
Raka berdecak malas lalu disusul dengan helaan nafas berat
"Kau harus ke rumah sakit agar kau lekas sembuh, itu yg ibumu Katakan"
Di luar kamar seorang wanita memukul kepala merasa bodoh hanya dengan mendengar ucapan raka yg bodoh itu
"Dasar anak bodoh! Apa dia tidak tau cara membujuk wanita!" Gumam ibu key kesal sendiri yg tengah menguping dari luar kamar
"Baiklah,tapi kau yg harus mengantar ku"
Mata ibu key membulat sempurna mendengar putrinya tidak protes
"Wow, dia langsung setuju!" Gumam ibu key tercengang bahagia
"Tidak, aku sibuk" jawab Raka acuh tak acuh
Di luar kamar setelah mendengar jawaban dari pria itu membuat wanita yg sedang menguping di luar yg tadinya sudah mulai bahagia kini menjadi menggeram kesal dan tanpa sengaja menendang pintu
Tukk!!
Raka dan key refleks menoleh ke arah pintu
"Ibu........jangan menguping!" Ucap key mengeraskan suara tau betul bahwa itu pasti ibunya
__ADS_1
Wanita yg tak lain iyalah ibu key merapatkan bibir dengan kedua lubang hidung membesar mendengar perintah putrinya, bukannya pergi ia malah masuk dengan gelagapan bermaksud untuk membujuk putrinya
"Sayang, ibu hanya ingin mendengar kau mengobrol, apa salah"
"Isss ibu, keluar! Aku ingin berduaan dengan Raka" ucapnya cemberut kesal
Raka refleks mengerutkan kening menatap key sinis setelah mendengar ucapan gadis itu yg sama sekali tak memiliki sopan santun pada ibunya
"Kau terlalu tidak sopan dengan ibumu" ucap raka tidak suka dengan sikap key pada ibunya
"Tidak apa-apa Raka" ucap ibu key
"Baiklah sayang, ibu pergi kerja dulu ,kau baik-baik di rumah ya." Ucapnya tersenyum pada putri tersayang nya ini
"Raka! bawa dia ke rumah sakit ya!" Perintahnya langsung mengubah mimik wajah jadi serius
Sikapnya sepertinya kebalik deh, anak orang lain diperlakukan seperti itu,dan putri nya sendiri malah......hadeh....
Mungkin kebanyakan emak-emak di luar sana, anak orang lain di baik-baikin,terus anak sendiri malah diperlakukan kayak orang luar anjoy, bahkan dibanding bandingin ya Kan?
SUNYI..... tak ada suara
Gadis itu masih merangkul tangan Raka bersandar di bahu pria ini sembari senyam-senyum sendiri, sementara Raka hanya bisa diam tidak melawan.
Key masih senyum senyum gembira saat ini....
"Sampai aku puas" jawab key memejamkan mata semakin menyamankan diri
Raka mendesis. karena sudah sangat muak, dia pun dengan paksa melepaskan tangan gadis itu
"Isss aku masih belum puas"
"Jangan bergerak" ucap Raka lalu membopong gadis itu
Key yg tadinya ingin marah kini justru terdiam tidak percaya dengan apa yg Raka lakukan. Raka membawa gadis itu keluar menuju mobil untuk di bawah ke rumah sakit, karena jika ingin menunggu Sampai gadis itu puas, pikirnya itu mungkin tak akan pernah ada ujungnya.
*****
Dengan meletakkan gadis itu ke dalam mobil dia kemudian memerintahkan satpam untuk membukakan pintu gerbang. sang satpam setelah membuka gerbang ia pun pergi menghampiri Raka sebab ia dipanggil oleh pria itu
Sang satpam menyipitkan mata mencoba mengingat-ingat siapa pria Ini sebenarnya, dia tidak terlihat asing di mata pak satpam itu
"Kau........aku seperti nya mengenalimu....Apa kita pernah bertemu sebelumnya?"
Raka mencoba mengingat siapa satpam ini
__ADS_1
"Oh! bapak yg tuli waktu itu?"
sang satpam merapatkan bibir menatap sinis sebab dibilang tuli
"Ya" jawab pas satpam jengkel
Raka mengangguk paham sambil bergumam "ooooooo" tanpa suara
"Apa kau pacar nona key?" tanyanya tiba-tiba karena penasaran
Raka refleks mengayunkan tangan sembari kepalanya juga ikut menggeleng dengan arti Tidak/ bukan
"Raka!! apa yg kau tunggu, kepalaku serasa sudah mau meledak ini!!" teriak key namun lesu melalui jendela mobil
Keysa laudya lestari ,dialah gadis yg akan mengejar cinta pria ini seperti orang gila,dengan kata lain, dialah tokoh utama ini novel ini setelah Al.Raka Febriansyah.
Dan kalian tau? ternyata rumah yg dulunya Raka singgahi untuk melepas kedinginannya adalah rumah Gadis ini, kalian ingat kan? sungguh dunia ini sangat sempit untuk mereka berdua. emmm Maaf terlambat memperkenalkan salah satu tokoh utama pemeran isi novel ini.
Raka berdecak semakin malas untuk mengantar gadis itu ke rumah sakit jika memikirkan bagaimana rewelnya gadis itu jika sudah sampai disana, masih di rumah saja dia sudah sangat cerewet apalagi jika sudah berada di rumah sakit.
"Pak security, tolong antar dia ke rumah sakit" ucap Raka
"Ha? kenapa jadi saya? saya bukan supir"
"Pergi saja,aku tidak punya waktu untuk mengurus gadis itu"
di tengah perdebatan mereka berdua,key turun dari mobil memaksakan dirinya walau sedang tidak sehat, ia berjalan sedikit sempoyongan menghampiri kedua pria itu
"Apa yg kalian bicarakan?" tanya key sedikit marah dengan nada yg lesu
"Nona, dia menyuruhku untuk mengantarkan nona ke rumah sakit,tapi kan tugas saya disini itu sebagai security,bukan supir" Cepu sang satpam
Raka tertegun dengan Cepu an pak satpam itu
Cepu adalah mengadu atau melaporkan
"Isss,Raka, apa salah nya sih jika kau yg mengantarku" oceh key dengan semakin lesu
Raka menggaruk kepala dengan jari telunjuk sudah kehabisan kata-kata untuk berdebat dengan gadis ini lagi
"Itu karena kau-"
Ucapan nya terhenti kan lantaran gadis itu tiba-tiba pingsan dan jatuh di pelukannya. tentunya raka jadi panik...
"Key!" panggil Raka panik
__ADS_1