Dia Milikku!!

Dia Milikku!!
Bab 56 Kencan yg tak terduga


__ADS_3

Key tersentak sadar "Tidak ada" Jawab key tersenyum kaku


"Ohh" Gumam Raka sedikit panjang


Dalam proses menunggu hidangan datang, mereka meluangkan waktu untuk mengobrol beberapa hal.....


"Oh iya, kapan masa SMA mu akan berakhir?" Tanya Raka memulai obrolan


Mendengar pertanyaan Raka membuat key tersenyum jahil


"Heh......Apa kau sudah tidak sabar untuk berpacaran denganku?" Goda Key dengan raut wajah yang begitu pedenya


Sebelah kantong mata Raka refleks berkerut bingung "Pacaran?" ujar Raka tidak mengerti


Key menjawab dengan mengangguk sangat bersemangat tak lupa pula dengan tersenyum lebar


"Kenapa kau jadi membahas tentang itu?" Tanya pria itu merasa gadis ini sudah mulai lagi sikap anehnya


Bukannya menjawab gadis itu malah tersenyum menatap penuh harapan, berharap Raka akan mengingat janji yang telah ia buat saat berkunjung di panti asuhan. Tetapi nyata nya tidak, key menunggu namun masih tak ada tanda tanda kepekaan dalam perubahan mimik wajah pria itu, Melihat itu membuat key kembali memperlihatkan raut wajah jutek.


"Jangan bilang kau lupa" ujar Key memicingkan mata


Pria itu tak menjawab, saat ini ia masih memperlihatkan raut wajah bingung layaknya orang bodoh dan tuli yang tidak mendengar jelas ucapan dari seseorang. Key berdecak malas dengan tiba-tiba bisu nya Raka bak pura-pura bodoh, padahal pria itu memang tidak ingat sama sekali.


"Bukankah kau pernah bilang padaku, bahwa kau akan menjadi pacarku setelah aku lulus SMA" Ucap gadis itu kurang bersemangat

__ADS_1


"Benarkah? kalau begitu kenapa tidak sekarang saja?" jawab nya tanpa sadar


Kedua bola mata Key membulat sempurna menatap terkejut mendengar ucapan pria itu "K-kau bilang apa barusan?" tanya key memastikan


Pria yang tadinya percaya diri kini terbungkam tak bisa menjawab. Pria itu terdiam, ia baru menyadari atas apa yang ia katakan barusan.


"Oh tidak, aku ini kenapa? kenapa aku mengatakan itu?" Tanya nya dalam batin terheran-heran sendiri


Tanpa sadar, ternyata ucapan itu keluar dengan sendirinya. Mulut Raka tak terkontrol


"Kenapa diam?"


"Memangnya tadi aku mengatakan apa?" jawab raka berbasa-basi


"Oh, seperti nya aku salah dengar" Sambungan key langsung sadar diri akan posisinya


Untungnya pria itu bisa mengalihkan pembicaraan, jika tidak, key mungkin akan terus memojokkan nya untuk mengajaknya berpacaran dan memaksanya untuk melakukan hal-hal romantis normal nya sepasang kekasih.


******


Setelah makan siang bersama, Raka tentu nya tidak akan langsung memulangkan gadis itu, mumpung ada waktu seperti ini, dia tak akan melewatkan nya. Raka seolah merasa bahwa ia tak akan bisa bertemu Key lagi setelah ini. itu yang ia rasakan.


Dalam persiapan perjalanan selanjutnya, Tampak Raka sudah siap dan sudah memakai helm dll. Sebelum key naik di kursi belakang, Raka ingin bertanya terlebih dulu.....


"Kau ingin kemana selanjutnya?" Tawar Raka

__ADS_1


Gadis itu tersenyum merekah "ingin bertemu orang tua mu" jawabnya begitu niat


"Tidak bisa" Refleks Raka langsung membuat ekspresi key berubah total


"Kenapa?"


"Karena orang tua ku sibuk dalam pekerjaan,tak ada waktu untuk kebersamaan keluarga. Lagi pula kenapa kau ingi bertemu mereka?" Raka ngeles sambil terheran-heran dengan inginnya gadis itu bertemu si nenek lampir Lisa dan si iblis sukuna


"Hummm, hanya ingin bersilahturahmi saja, sapa tau kan nantinya kita bisa lebih dekat dan akhirnya Menikah" Jawab nya cengar-cengir tak jelas


Pria itu terkekeh pendek mendengar key yang mengungkit sampai kesitu, padahal pacaran saja belum. Raka saja belum pernah terfikir untuk berpacaran dengan Key apalagi berfikir sampai menikah dengan gadis yang baru-baru saja ia kenal. Itu tidak masuk akal. Key jadi merasa sedikit kesal dengan kekehan dari Raka, yang sejenak terlihat seperti ejekan untuk nya. Mulut key berkerut


Buk!! Pukulan telak mendarat ke punggung Raka sampai membuat pria itu terkejut


"Kenapa dipukul?" protes pria itu sembari memegangi punggung yang terasa sedikit nyeri


"Kau sih, kenapa malah tertawa,aku tidak sedang bercanda tentang itu loh"


"Tentang apa?" tanya Raka pura-pura bodoh mencoba membuat gadis ini agar menggeram kesal


Key mendesis kesal dengan meringis geram langsung mengangkat tangan bermaksud ingin memukul yang kedua Kalinya. melihat tangan key yang sudah siap untuk mendarat di punggung nya lagi.....


"Ok ok, maaf maaf, jangan pukul lagi" sahut Raka bicara cepat disusul tertawa melihat tingkah lucu gadis itu, key ikut tertawa kecil.


******

__ADS_1


Pada akhirnya, Mereka berdua memilih untuk berkendara motor sana sini tanpa tujuan. Walau berkendara tanpa tujuan, mereka berdua tampak menikmati nya. Sesekali singgah untuk mengisi bensin dan lain-lain. Mereka juga tak lupa bersenang-senang dengan bermain di mall layaknya anak kecil, Beli ini beli itu, makan ini makan itu. bertingkah layaknya dua pasang kekasih saja.


__ADS_2