Dia Milikku!!

Dia Milikku!!
Bab 52 Key merajuk


__ADS_3

Alhasil, Key dihukum. Setelah bersusah payah kabur dari para murid yg bertugas di depan gerbang dan para guru agar menghindari dirinya dihukum, bukan nya mengurangi masalah malah melipatgandakan masalah.


Disaat Sosok kakak kelas yg menjadi salah satu yg bertugas di depan gerbang tadi mengadu pada beberapa guru bahwa Keysa laudya lestari, dari kelas 12 IPS 3 kabur saat pendataan murid yg terlambat. Gadis itu yg mengira dirinya telah sukses kabur tanpa ketahuan ternyata suatu dugaan yg salah. Hadeh, benar-benar, kalau key tau begini, dia tak akan kabur tadi.


Hukuman dari guru mata pelajaran, ditambah hukuman terlambat dan melanggar peraturan sekolah, jika disatukan, menjadi lah hukum besar dan berat. Key sampai tak mengikuti pembelajaran 1 dan 2 karena hukuman itu.


Hukuman itu berupa, membersihkan toilet, menyapu pekarangan sekolah, dan lain sebagainya. Key terus menggerutu tak jelas sembari melaksanakan hukuman yg diberikan guru. Yg bisa Key sebut dengan Guru Psikopat. Guru mana coba yg tega hukum muridnya seberat ini, secara Key kan perempuan. Masa iya ga dikasihani buat ngurangin hukuman atau apa kek.


Di saat waktu jam istirahat pertama tiba, Key yg tengah sibuk membersihkan pekarangan sekolah serta diiringi gerutuan seketika saja mulutnya terbungkam terhenti kan lantaran melihat Adit berjalan melewati pekarangan itu.


Perasaan jengkel kini berubah menjadi Full senyuman setelah melihat sosok malaikat penolong sedang berjalan tak jauh dari nya. Dengan penuh harapan, Key memanggil dengan melambai pada Adit berharap agar pria itu menoleh dan membantu nya. namun apa yg ia lihat? Walau pria itu mendengar, ia tanpa belas kasih, bukannya membantu, pria itu malah berupaya agar tak menatap sedikit pun ke arah Key, sebab apa? sebab ia tak ingin ikut campur dalam masalah gadis itu.


Walau pun Key adalah sahabat karibnya, dia tetap akan menjauh dari segala hal yg dapat merusak image dan reputasi nya di sekolah sebagai GoodBoy. Salah satunya ini. Pria itu tau betul, gadis itu pasti memanggil hanya karena ingin agar ia dibantu untuk menyelesaikan hukuman. Tentu, jika Adit sampai ikut campur dalam menyelesaikan hukuman bersama gadis itu,itu otomatis akan menimbulkan masalah juga baginya. Maka dari itu Adit memilih untuk memalingkan wajah pura-pura tak melihat dan tak dengar.


"Adit aku disini!!" Panggil Key beberapa kali namun masih tak bisa membuat pria itu menoleh

__ADS_1


Suasana hati Key kembali buruk. gadis itu mendengus kesal


"Dia pasti pura-pura tak dengar" Tuduhnya langsung pada fakta.


Sepasang sahabat ini bagaikan dua hati yg menyatu dalam satu tubuh. benar-benar bisa menebak dengan benar apa yg dipikirkan pria itu.


"Adit..." Gumamnya dengan rahang yg mengeras


"Setelah ini, kau dan aku tak memiliki hubungan lagi!" Ujarnya penuh dendam dan amarah. dia serasa ingin mematahkan sapu ini seketika melihat punggung pria itu semakin menjauh.


Bisa disebut dalam istilah gaul Ngambek. Yah, saat ini gadis itu telah Ngambek pada Adit.


Setelah hukuman selesai dan pembelajaran ke2 masih berlangsung membuat gadis itu meluangkan waktu untuk mengisi perut terlebih dulu di kantin sana.


Jika dibandingkan ketika kantin ramai, benar-benar butuh waktu yg lama mengantri hanya untuk memesan seporsi nasi goreng. Jadi mumpung kantin sepi, gadis itu bisa sepuas nongkrong sendiri di sana.

__ADS_1


Setelah melewati semua kelelahan. Gadis itu pun bisa mengikuti pelajaran selanjutnya. setiap pelajaran ia ikuti dengan seksama. Itu sampai membuat Adit tercengang tak percaya setelah melihat keseriusan gadis itu dalam belajar, biasa nya dia kan hanya bergantung pada Adit, tapi sekarang tidak. Sekarang ia berusaha sendiri untuk mendapatkan jalan keluar di setiap soal dan di setiap pembahasan pelajaran.


Adit mencoba untuk menyapa, sebab gadis itu belum pernah bicara padanya sejak pembelajaran dimulai


"Hei key, kau sedang menulis apa?" Tanya Adit mendekat pada bangku gadis itu


Gadis itu tak peduli. ia tak memberi respon apapun. ia hanya fokus pada buku dan menulis beberapa materi hari ini.


Kening Adit berkerut "Key" Panggil nya sekali lagi namun tetap tak ada respon.


Pria itu berdecak. Jika dalam pengucapan tak bisa membuat key sadar maka Kali ini Adit akan mencoba untuk bertindak dengan memegang tangan key. Namun, sebelum tangan nya sampai pada Key, Gadis itu dengan cepat beranjak dari duduk dan berpindah ke bangku yg lain.


"Aura! Bisa bantu tentang materi yg ini" ujar Key mengobrol pada murid lain untuk mengalihkan


"Oh, yg mana?" Aura sesegera mungkin menjelaskan materi yg gadis itu tanya kan dengan teliti

__ADS_1


Dengan segala tingkah gadis itu yg selalu menjauh dan tak seperti biasanya, bisa membuat Adit sadar dengan cepat. beranggapan bahwa key pasti sedang merajuk padanya. kesalahan nya itu karena telah mengabaikan gadis itu ketika meminta pertolongan saat di pekarangan tadi. Argh! Adit lupa bahwa sahabat nya ini sangat gampang marah akan hal kecil.


Pelajaran terus berlangsung dengan diabaikan nya Adit oleh gadis itu sampai jam pulang. Mereka tak pernah sekalipun mengobrol dalam jangka waktu setengah hari. Bahkan sampai pulang pun, key masih merajuk pada pria itu, itu sedikit membuat Adit frustasi.


__ADS_2