
dalam perjalanan menuju tempat Adit sekarang, tiba-tiba di pertengahan jalan key mengalami kendala. dia dihadang oleh beberapa preman yg ingin merampoknya, tentu saja key sangat ketakutan dan gemetar, apalagi para preman terus saja memaksanya untuk keluar, dia diancam. key sangat takut untuk turun dari mobil.
Sementara tempat Raka saat ini, Ponsel pria itu berbunyi. Raka segera menarik kembali ponsel dari saku. ia tersenyum miring saat melihat nama "Gadis gila" itu tertulis di sana
"Halo" ucapnya sok cuek
"*Raka tolong!!"
"Keluar dari mobil mu cepat*!!"
Mendengar suara teriakan dari telepon membuat Raka tersentak kaget. panik perlahan menyelimuti dirinya
"Halo! key ada apa disana!? apa kau baik-baik saja!?"
"Raka tolong cepatlah kemari, arghh!!!"
"Baiklah! Tetap tenang dan jangan pergi kemana-mana ya, aku akan segera kesana."
"Kirim lokasi!"
"Kau harus cepat ya, aku sangat ketakutan"
"Aku akan segera sampai dalam 5 menit, kau tenang saja" jawabnya mencoba menenangkan key
Pria itu bergegas pergi setelah mendapatkan lokasi key. Raka pergi tanpa memberi alasan yg jelas pada para teman-teman nya. ia melaju dalam kecepatan tinggi. Untungnya pria ini sampai tepat waktu, ia kelihatan sangat marah ketika melihat mobil key di obrak Amrik sampai semua kaca mobil pecah tak tersisa satu pun yg utuh. Key berada di dalam sana merunduk ketakutan memegangi kepala. ia duduk di tempat yg aman agar dirinya tidak bisa digapai tangan para preman itu.
"Dasar para bajingan tak tau malu!!" teriak Raka nada menekan berlari ke arah mereka
__ADS_1
Pria ini meluapkan semua emosi dan amarah nya hari ini pada para preman berandalan itu. ia menghajar habis-habisan. fisik nya saat ini sudah pulih sepenuhnya. setiap pukulan dan tendangan sangat penuh tenaga berkat olahraga yg ia lakukan di rumah. para pecundang dikalahkan dengan mudahnya, mereka berlari terbirit-birit setelah mendapat pukulan mutlak dari Raka. 4 lawan 1? ckk! mereka benar-benar hanya pecundang.
"Awas jika aku melihat wajah kalian lagi!!" teriak Raka pada mereka yg sudah hampir jauh berlari
Lelaki itu menghela nafas lega, merapikan baju dan rambutnya kemudian berjalan menuju mobil. Raka menatap sendu melihat gadis itu masih duduk memegangi kepala.
ia membuka pintu mobil yg sudah bolong kacanya
"Sekarang sudah aman"
Dengan respon cepat key menarik pria itu memeluk nya dengan erat
"Huhuhu aku takut" gumam nya Memeluk erat
Tangan Raka dengan kaku perlahan naik ingin memeluk gadis malang itu, namun kembali turun saat memikirkan dia tidak berhak melakukan itu dan mungkin sedikit tidak sopan, pikiran nya.
Tak ada respon, mata Raka jelalatan kesana kemari heran ketika tak mendapat jawaban dari gadis itu.
"Key"
Ia lalu mendorong dengan pelan kedua pundak gadis itu. Saat melihat ternyata key sudah tertidur, mungkin....
"Dia tidur?" gumam Raka tak percaya
Sebab gadis itu tak menjawab dan tak bergerak merespon gerakan Raka. itu membuat Raka terpaksa ikut duduk di atas mobil dan menemaninya disana. Raka menyandarkan kepala gadis itu ke bahunya agar lebih nyaman.
Mereka tertidur sangat lelap di atas mobil yg sudah tak utuh. Di saat gadis itu terbangun di waktu subuh, ia seketika tercengang ketika sadar bahwa ia sedang tidur di sandaran bahu pria yg ia sukai. jantungku berdetak sangat cepat. melihat berulang-ulang dan menggosok mata untuk memastikan apa dia sedang berhalusinasi?
__ADS_1
"Apa ini mimpi?"
"ya iya lah pasti mimpi" gumam nya sadar diri mencoba tak berekspektasi tinggi lagi
Untuk memastikan ia mencoba menggigit jari apa sakit atau tidak.
"Awww!!"
Rintihan kesakitan key membuat Raka terbangun
"Ada apa?" ucap dengan nada yg masih agak mengantuk
Key tersentak melotot saat mendengar suara pria itu sudah terbangun.
"Apa ini mimpi?" tanya balik key tiba-tiba tak nyambung
"Bukan"
"Ohhh" gumamnya terlihat biasa saja,namun dalam hati dia party kegirangan
Setelah melalui malam di dalam mobil, Raka mengantar pulang gadis itu. ia jadi sangat insiatif mengantar tanpa protes, bahkan key tak menyuruh nya untuk mengantarnya pulang. Pria ini juga bahkan memberi nasehat padanya untuk tak keluar malam.
Gadis itu sangat kegirangan di dalam kamar jika memikirkan waktu yg mereka habiskan bersama di satu atap mobil, tidur bersama. awwww romantis!! Key sampai tak memiliki waktu untuk ke sekolah dan melakukan hal lain selain mengingat hal romantis yg mereka lakukan semalam. Ya walau hanya duduk tidur bersama di dalam mobil.
Key tak sempat ke sekolah sebab ia pikir akan terlambat jika pergi sekarang, lebih baik tidak pergi dari pada masuk sangat terlambat. dan pikirannya lebih baik beralasan sakit dari pada mendapatkan hukuman di sekolah. hmmmmm....
Mobil key saat ini sudah berada di bengkel. ini sudah yg ke 2 kalinya mobil itu masuk ke sana sejak ia bertemu Raka. pertama saat itu, mobil nya mogok dan Ternyata mobil itu bukan hanya sekedar mogok, tapi memiliki penyakit yg lebih dari itu. Itu yg pertama, yg kedua itu semalam, semua kaca mobilnya di pecahkan dan beberapa bagian lainnya di pukul dengan keras sampai berbekas dan lecet. Aduh....mungkin kali ini mobil kesayangan itu akan sedikit lama menginap di bengkel.
__ADS_1