
Keesokan harinya...
[Di SMA Garuda Sakti]
(Kelas 10 A)
"Hallo anak-anak ku semua, sebelum kalian pulang, ibu mau memberi pengumuman terlebih dahulu!!!," Ujar bu guru.
"Pengumuman apa bu?," Tanya seorang siswa.
"Jadi untuk akhir semester ini, kita satu sekolah akan mengadakan acara kemah, jadi ibu harap kalian semua bisa ikut yah!!!,"
"Waaahhh ada acara kemah,"
"Yes seru,"
"Uhuy enak nih," Riuh suara anak-anak.
"Udah-udah, jadi nanti mungkin sudah akan dipilihkan tempat duduknya masing-masing di bus, kursi berapa, bus berapa, pokoknya nanti bakalan diumumin di grup kelas," Ujar bu guru.
"Aqila, lo ikut kan?," Tanya teman sebangku Aqila.
"Emmmm,"
"Lah kok ragu sih, ikut yuk!, nanti kita bisa setenda pasti bakalan seru banget, yah ikut yah!!!," Pinta teman Aqila memaksa.
batin Aqila.
"Iyadeh aku ikut," Jawab Aqila dengan senyuman.
"Naahhh gitu dong, entar kita setenda yah!,"
"He em," Balas Aqila.
"Baiklah anak-anak, karena sekarang sudah waktunya pulang, jadi kalian silahkan pulang!!!," Sambung bu guru.
Akhirnya mereka semua pun pulang....
[Di koridor sekolah]
"Hallo Aqila!!!," Sapa Zen.
"Ha..halo juga kak," Balas Aqila.
"Eh lo udah tahu gak kalau nanti di sekolah kita bakalan ngadain kemah?," Tanya Zen.
"Iyah kak, Aqila tahu,"
"Oh yah, lu nanti di bus duduk sama siapa?," Tanya Zen lagi.
"Aqila gak tahu kak, katanya sih nanti bakalan dikasih tahu di grup kelas," Jawab Aqila.
"Ohhh,"
"Oh yah, kalau kak Zen sendiri gimana, duduk sama kak Andhika kah?," Tanya balik Aqila.
__ADS_1
"Haaahh (menggaruk kepala), gue sendiri juga kagak tahu, tadi ajaaa,"
/////////////////
Sesaat sebelumnya...
(Di kelas Andhika)
"Andhikaaa, nanti kamu duduk sama siapa di bus?," Tanya seorang siswi sambil malu.
"Hm," (dikacangin), lalu ditinggal gitu aja.
(Di kantin)
"Andhikaaa, nanti kamu duduk sama siapa, kalau masih kosong sama aku yuk?," Pinta Emil.
"Gue udah ada," Jawabku kesal.
(Di perpustakaan)
"Andhika, entar duduk sama aku yuk!," pinta seorang siswi.
batinku kesal.
"Hm," Balasku yang langsung tutup buku, cabut dari perpustakaan.
(Di luar perpustakaan)
"Andhikaaaaa!!!!," Panggil Zen.
"Apa?," Tanyaku kesal.
"Ya ampuuuunnnn, napa sih semua pada nanyain ke gua duduk sama siapa hah,"
"Emang siapa yang bilang, hmmmmm (raut wajah aneh), ciwi-ciwi yaaahhhh???,"
"Jangan mulai_-!!!," Sahutku.
"Iyah-iyah, terus lo mau duduk sama siapa?," Tanya Zen.
"Kepo lu," Jawabku.
"Ish, kasih tahu napa!," Pinta Zen.
//////////////
"Haaahhh (menghela), jadi gitu," Ujar Zen setelah cerita panjang lebar.
"Gitu yah kak," Jawab Aqila.
batin Aqila.
"Eeehhh, kak Zen!," Panggil Aqila.
"Iyah?,"
"Kak, kakak Andhika ituuu, sebenarnyaaaa,"
__ADS_1
"Iyah?,"
"U...udah punya, pa...pacar belum?," Tanya Aqila malu.
"Ooohhh Andhika, hm (mengangkat kedua bahu), kalau pengen tahu, tanya aja kesumbernya oke!, daaahhh" Jawab Zen yang lalu pergi.
batin Aqila kecewa.
"Sebaiknya aku pulang,"
[Di depan gerbang sekolah]
Tepatnya di seberang jalan, Aqila kaget karna melihat...
batin Aqila.
Aqila mendapati diriku yang sedang bersama dengan Kiyara.
batin Aqila kecewa.
"Terus....kenapa kak Andhika bersikap gitu ke Aqila," Ujar Aqila tertunduk dengan tetesan air mata, lalu pergi.
Aqila tak ingin berlama-lama disana, melihat pemandangan yang menyakitkan itu.
[Sedangkan di seberang jalan]
"Lepasin tangan gue!!!," Ujarku yang melepas paksa.
"Andhika, kita makan bareng yuk," Ajak Kiyara.
"Gue gak tertarik,"
"Ayoooo!!!!," Paksa Kiyara.
"Kiyara, berhenti bersikap kayak anak kecil, inget kita udah gak ada hubungan apa-apa lagi," Balasku kesal.
"Permisi!!!," Sambungku yang langsung naik motor dan memakai helm.
bbrrmmm...brrmmm...bbrrmm (menyalakan motor)
"Tunggu, kenapa sih lo bersikap kayak gini sama gue???," Tanya Kiyara.
"Seharusnya gue yang tanya tentang kejadian waktu itu?,"
"Dhika (tertegun), apa...apa lo udah suka sama si Aqila itu???," Tanya Kiyara kesal.
"Suka?, gue juga berharap begitu," Jawabku yang lalu pergi dengan motorku.
"Gue juga berharap begitu, apa maksudnya, apa lo udah suka sama dia Dhika???, Aqila lo udah berhadapan sama orang yang salah," Gumam Kiyara kesal.
/////////////
"Memang benar kita cuma sebatas kakak dan adik," Gumam Aqila sedih.
///////////
Assalamualaikum,
__ADS_1
Hallo semua, makasih udah mau mampir, jangan lupa like, coment, dan votenya yah, karna akan sangat membantu untuk eps selanjutnya.
Terimakasih(◍•ᴗ•◍)❤