
////////////////
Sepulang sekolah, tepatnya di tempat parkir.
"Eh Aqila, lo tahu gak, daritadi kita tuh haus nungguin minuman, eh malah gak dateng-dateng lo nya," Bentak Emil.
"Ma...maaf kak, Aqila tadi.....,"
"Udah diem, eh mil lu tahu gak, tadi dia tuh bukannya malah nganterin minuman ke kita tapi malah enak-enakan pura-pura jatuh di depan Andhika," Sahut teman Emil.
"Iyah mil, sampe-sampe nih yah, dia tuh digendong ama Andhika ke UKS, keterlaluan banget kan" Sambung teman Emil yang lain ikut memanasi.
"Oooohhh jadi lo mau ngerebut Andhika dari gue yah,"
"Bu...bukan gitu kak," Jawab Aqila ketakutan.
"Lo udah salah masih banyak bacot lagi, heh,"
/pak/ Emil yang tadinya hendak menampar Aqila, langsung terhenti ketika Andhika langsung memegang tangan Emil.
Batin Aqila meringkuk ketakutan.
"Andhika," Ujar Emil kaget.
"Lo itu kakak kelas, apa begini cara perlakuan lo ke adik kelas," Ucapku pelan namun tajam.
"Tapi dhika, dia dulu yang.....,"
"Masih berani jawab, inget kata-kata gue ini yah, kalau lo masih ngelakuin ini ke adik kelas, gue gak bakal tinggal diam,"
"I...iyah maaf," Jawab Emil ketakutan.
batin Emil.
__ADS_1
"Eh Mil, cabut yuk, takut gue," bisik teman Emil.
Emil (menjawab dengan anggukan).
Akhirnya geng Emil pun pergi dari sana.
"Ma...makasih kak," Ucap Aqila setengah takut.
"Hm,"
"Inget yah, lu juga salah, jadi orang jangan mau di jadiin buruh, lo itu punya harga diri punya hak buat ngelawan, jangan mau dipermainin sama mereka,"
"Ta...tapi kak, kak Emil kan kakak kelas," Balas Aqila.
batinku.
"Karna kakak kelas lu mau nurutin semua omongan dia, sekarang gini, kalau gue nyuruh lo buat nyemplung ke sumur lu mau?,"
Aqila (menggeleng).
Deg...deg...deg batin Aqila yang jantungnya berdetak tak karuan.
"Udahlah, gue pergi dulu,"
"I....iyah kak,"
batinku yang mulai pergi menjauh.
batin Aqila.
///////////////
Di rumah Aqila.
"Assalamualaikum, Aqila pulang,"
__ADS_1
"Cucu nenek udah pulang,"
"Iyah nek,"
"Aqila mau makan dulu,"
"Enggak deh nek, Aqila mau istirahat dulu,"
"Yaudah, istirahat sana, kamu pasti capek kan,"
"Iyah nek,"
Aqila hanya tinggal berdua dengan neneknya, Aqila adalah anak broken home, kedua orang tuanya bercerai tanpa sebab yang diketahui oleh Aqila.
Ibu Aqila meninggal karna depresi, dan sekarang Aqila hanya tinggal bersama neneknya, Aqila sejak kecil tidak pernah merasakan kasih sayang belaian orang tua.
Dan baru sekarang, untuk pertama kalinya dia merasakan rasanya sebuah perhatian dan pembelaan dari orang lain.
/////////////////
Di kamar Aqila.
"Kak Andhika....., tadi ngapain belain aku, aku kan cuma gadis culun yang gampang jadi buruh siapapun demi dapet temen,"
"Tadi juga kak Andhika gendong aku, hmp aaaaa aku malu banget (heboh sendiri) tapi ini juga bukan yang pertama kalinya, tapi kan yang waktu itu setengah sadar,"
"Dan ini juga yang pertama kalinya aku diperhatiin sama orang selain nenek, dan apalagi ini COWOK,"
"Aih (mengela napas), kak Andhika itu sebenarnya baik hati dan nggak sedingin kelihatannya ke cewek, mungkin dia ada masalah di masa lalu yang membuat dia jadi seperti ini,"
///////////////////
Assalamualaikum,
Hallo semua, makasih yah udah mau mampir, jangan lupa like, vote dan komentnya yah, agar memberi semangat saya dalam membuat eps selanjutnya.
__ADS_1
Terima kasih(◍•ᴗ•◍)❤.