
Beberapa jam kemudian...
Malam terus berlalu, hingga mataharipun keluar dari tempat persembunyiannya.
"Hoam," Diriku menguap sambil perlahan membuka mataku.
"Sekarang jam berapa?," Ucapku sambil melihat ke arah jam tangan.
/Pukul enam pagi/
"Eh udah pagi yah,"
Batinku bertanya-tanya, sambil menengadah dan terkejut.
Batinku berteriak, sembari langsung menjauhkan kepalaku dari pundak Aqila.
"Jadi...jadi semaleman gua tidur dipundaknya?, Andhika lu bodoh banget sih, tangan kanannya dia itu sakit, ngapa tambah lu sendenin!," Gumamku bertengkar dengan diriku sendiri.
"Dia juga, kenapa gak negur gua?,"
"Hmmmmmm," Deham Aqila terbangun sambil mengusap-usap matanya.
Batin Aqila sambil memegang pundak kanannya itu.
"Lo udah bangun!," Dinginku.
"Eh kak....kak Andhika udah bangun!!!," Kaget Aqila.
"Hm," Dehamku.
Batin Aqila heran.
"Gua minta maaf!," Pintaku.
"Eh min...minta maaf, emang kakak Andhika salah apa?," Tanya Aqila kebingungan.
"Se...semalem gua gak sengaja tidur nyender di pundak kanan lo, dan sekarang....pasti tangan kanan lo makin sakit!," Khawatir ku.
__ADS_1
"Eng...enggak papa kok kak, Aqila gak papa," Jawab Aqila gugup.
"Intinya gua minta maaf, lagian juga kenapa tadi malem Lo gak negur gua, bangunin kek atau apa, biar...biar gak gini kan jadinya!,"
Batin Aqila tertegun.
"Pokoknya, intinya gua minta maaf!," Pintaku lagi.
"I...Iyah kak iyah, gak...gak papa kok," Jawab Aqila gugup.
Drrrtt.....drrrtt.....drrrtt......(getar ponsel Aqila).
"Eh ponsel, ponsel Aqila bunyi!," Kaget Aqila sambil mengambil ponsel Aqila dari dalam tasnya.
/Mengambil/
...~Panggilan masuk~...
...β’Nenek sayangπ₯°β’...
/Mengangkat/
π€ Aqila: Wa...waalaikumussalam nek?
π€ Nenek Aqila: Kamu kemana aja, nenek dari tadi malem telpon kamu tapi gak diangkat-angkat?, nenek khawatir!
π€ Aqila: Ma...maaf nek, semalem ponsel Aqila mati, karna kehabisan baterai.
π€ Nenek Aqila: Owh gitu, tapi kamu gak papa kan?
π€ Aqila: Aqila baik-baik aja kok nek.
π€ Nenek Aqila: Oh yah tapi kamu udah makan, perut kamu gak mual kan, gak pusing kan, tapi mabuk gak, apaaaa bekal yang nenek bawa'in kurang?????
Batin Aqila yang terheran dengan kelakuan neneknya.
Dan disamping itu aku hanya bisa tersenyum kecil.
batinku.
__ADS_1
π€ Aqila: A...Aqila jawab yang mana dulu nih nek?
π€ Nenek Aqila: Hadeeehhh kamu ini, yaudah kamu kasih tahu nenek kamu pulang nya jam berapa?, biar nenek bisa langsung jemput kamu?
π€ Aqila: Untuk pulangnya masih belum tahu nek, tapi katanya Bu guru sampe disekolahan pagi!
π€ Nenek Aqila: Yaudah, entar kalau udah dikasih tahu pulangnya kapan, kamu beritahu nenek yah!
π€ Aqila: I...Iyah nek!
π€ Nenek Aqila: Yaudah assalamualaikum!
π€ Aqila: Waalaikumussalam!
.../Tut/ menutup telepon....
batin Aqila tersenyum.
"Nenek lo perhatian banget yah!," Ucapku.
"I...Iyah kak," Jawab Aqila.
"Haaahhh (menghela), cuma nenek yang bisa bikin Aqila seneng, kadang Aqila juga takut kak!," Sambung Aqila.
"Takut kenapa?," Tanyaku.
"Yah takut kak, dengan usia nenek yang sudah tua, ngomongnya kadang suka ngelantur, pernah nenek ngomong ke Aqila, suruh jaga diri Aqila baik-baik, jaga kesehatan, jadi anak yang baik jangan nakal!,"
"Kadang Aqila pikir, kalau nenek mau pergi ninggalin Aqila!," Sambung Aqila dengan nada sedih.
"Yang terpenting, Lo doa'in nenek lo yang baik-baik, sama berpikir yang positif!," Sahutku.
"Iyah kak," Jawab Aqila.
/////////////////
Assalamualaikum kak,
Makasih udah mau mampir yah, jangan lupa like, content, dan votenya yah, karna akan sangat membantu untuk eps selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih (ββ’α΄β’β)β€.