Diary Love Andhika

Diary Love Andhika
Diary 48: Retaknya hubungan kakak adik.


__ADS_3


"Maksut lo tadi apa sih?" Tanya Emil kesal, sambil melepas paksa pelukan Aqila.


"I....itu kak!" Jawab Aqila gugup.


Batin Aqila ragu.


"Dia tadi itu khawatir sama lo Aqila, seenggaknya hargain dia dikit kek!"


"Maaf kak, tapi Aqila gak bisa!" Jawab Aqila tertunduk.


"Haaaahhh au ah, gua juga gak ada hak buat ikut campur sama urusan lu berdua, kalau gitu, gua balik dulu yah, kalau lu belum enakan juga, istirahat disini aja dulu!"


"I...Iyah kak, makasih yah kak Emil!"


"Iyah sama-sama, gua cabut dulu yah, bye Aqila!" Ujar Emil yang lalu pergi.


"Iyah kak!" Balas Aqila.


~Waktu terus berlalu hingga.... (Krrriingggđź””) bel pulang berbunyi.


"Hoam, astaga, aku ketiduran!" Ujar Aqila kaget.


Batin Aqila mendecak.


"Aku ke kelas dulu deh, ambil tas, sekarang udah jam pulang," Sambung Aqila, yang lalu turun dari kasur UKS dan berjalan menuju pintu.


/Kreekkk/ membuka pintu.


"Mau kemana?" Tanya ku yang sudah berdiri di depan pintu, dengan membawa tas Aqila.


"Kak....kak Andhika kok masih disini?" Ujar Aqila kaget.


"Emang kenapa, biasa aja kali, nih tas lo!" Ujar ku memberikan.


"Ma...makasih kak!" Jawab Aqila menerima.


"Oh yah, tas kecil lo itu isinya apa'an sih, kok berat banget?" Tanyaku.

__ADS_1


Batin Aqila kaget.


"Kakak Andhika udah lihat isinya yah?"


"Enggak!" Jawabku.


"Beneran gak lihat?" Tanya Aqila lagi mencoba menyakinkan.


"Iyah adek manisku!" Jawabku sambil mengelus lembut kepalanya.


"Sebaiknya, kakak gak usah ngomong gitu lagi ke Aqila!" Jawab Aqila sambil menjauhkan kepalanya dari tanganku.


"Emang kenapa?" Tanyaku.


"Karna (berpikir)......., ah enggak sebaiknya kakak pulang, Aqila juga mau pulang!" Jawab Aqila yang hendak pergi.


Tapi /Dep/ aku langsung memegang tangannya.


Hingga tas kecil yang dipegang oleh Aqila terjatuh.


/Bruukkk/ semua isi dalam tas kecil itu keluar berserakan.


"Maaf, gua bantu!" Ujar ku yang langsung membantu Aqila.


"Ah kak jangan!" Larang Aqila.


Batinku terkejut, melihat foto berduaku dengan Kiyara ada di disana.


"Aqila, darimana lu dapet foto ini?" Tanyaku serius.


"A...Aqila dapet dariiiii?" Balas Aqila mencoba mencari alasan.


Batin Aqila.


"Maaf kak, permisi!" Sambung Aqila yang hendak pergi, tapi langsung ku tahan.


"Gua gak akan lepasin Lo, sebelum lu jelasin ini semua!" Ujar ku tajam.


"Ta...tapi kak!"

__ADS_1


"Gua tanya, darimana lu dapet foto ini, apa lu ada hubungan sesuatu sama dia!" Tanyaku.


"Dia kak Kiyara kan!" Jawab Aqila dengan nada pelan.


Batin ku kaget.


"Lu tahu darimana kalau dia Kiyara!"


"Haha hiks, siapa yang gak tahu, kak Kiyara, pacarnya kak Andhika putra iyakan kak!" Tangis Aqila.


"Gua gak ada hubungan apa-apa sama dia!" Balasku.


"Begitu kah?" Ujar Aqila tertunduk.


/Tas/ Aqila langsung melepas genggaman ku dan hendak pergi.


/Dep/ tapi sekali lagi, diriku menahannya.


"Aqila tunggu!"


"UDAHLAH KAK, lepasin Aqila, Aqila itu capek kak capek , Aqila capek diteror terus sama kak Kiyara!"


Batinku terkejut.


"Apa maksut lo?"


"Kakak lihat itu semua kan, itu semua adalah hasil teroran kak Kiyara, hiks Aqila udah gak kuat kak, Aqila minta kakak jauhin Aqila, urusin aja pacar kakak ngapain kakak ngurusin Aqila!"


"Tapi gua emang gak ada hubungan apa-apa sama Kiyara!"


"Haha, hiks hiks hiks, Aqila kecewa sama kakak, kalau emang kakak peduli sama Aqila, Aqila minta, mulai sekarang jauhin Aqila!" Ujar Aqila yang lalu pergi.


Geramku sambil memukul dinding.


//////////


Assalamualaikum kak,


Makasih udah mau mampir, jangan lupa like koment dan votenya yah, karna akan sangat membantu untuk eps selanjutnya.

__ADS_1


Terimakasih(◍•ᴗ•◍)❤.


__ADS_2