
/Malam hari/
/Di dekat jendela/
Grrrrsssss....ggrrrsss.....(suara gerimis)
"Gerimis, gua paling benci sama gerimis," Gumamku.
/Mengenang masa lalu/
~Kejadian malam itu...
(Park love❤️)
Darrr⚡ drrshh....ddrrsshh....ddrsshh💦
"Maafkan aku Andhika dan terima kasih untuk semuanya," Sambung Kiyara yang lalu pergi begitu saja.
batinku tertunduk, terpaku disana.
"KIYARA, GUE SALAH APA KIYARA, SEMUA UDAH GUE KASIH BUAT LO," Teriakku ditengah derasnya hujan.
Menurut gua, itu adalah hal terbodoh yang pernah gua lakuin seumur hidup, berharap dia datang, berharap dia senang dengan semua pemberian gua, berharap dia bisa hargain semua yang udah gua perjuangin selama ini.
Hahahaha, tapi....tapi buat apa berharap lebih?
Lemah, bodoh, kecewa, yah itu semua kata yang pantes buat gua saat itu.
/Sepulang dari park love/
~Di depan pintu rumah Andhika
Diriku pulang dengan keadaan basah kedinginan, tanpa membawa hasil apapun, kecuali rasa penyesalan yang mendalam.
/Tok..tok..tok/ mengetuk pintu.
/Kreekkk/ membukakan.
"Anak bunda udah pulang, gimana tadi anniversary nya?" Tanya Bunda.
__ADS_1
"Biasa aja bun," Jawabku pelan.
"Emmmmm kamu kenapa sih?" Tanya bunda lagi yang heran melihat sikapku.
"Andhika capek bun, mau istirahat!"
"Oh oke, kamu juga udah basah semua, yaudah mandi dulu sana, takut demam!" Balas bunda Andhika.
"Iyah bun," Ujar ku yang lalu berjalan masuk menuju kamarku.
Batin bunda Andhika.
/Dalam kamar Andhika/
"Aaarrrggg.....aaarrrgggghhhh,"
/Brakkk....brraaakkkk/ ku lempar semua barang yang berhubungan dengan wanita itu (Kiyara).
/Meringkuk di depan pintu/
"Kiyara, gua kecewa, kecewa!!!!"
"Hiks...hiks...hiks,"
Hahaha, apa kalian berpikir seorang laki-laki tidak bisa menangis...
Bisa, laki-laki juga bisa menangis karena mereka juga mempunyai perasaan...
Tapi terkadang mereka tidak mau menunjukkan air mata itu kepada orang lain, begitupun juga dengan diriku, yang melakukan kesalahan terbesar, meneteskan air mata untuk orang yang sia-sia.
/////////////////
Dan sekarang lo balik lagi ke kehidupan gua, berharap bisa seperti dulu lagi...
"Kiyara, sebuah luka yang berbeda, tidak bisa di sembuhkan dengan obat yang sama!" Ujar ku menatap sendu ke arah rintikan hujan di luar jendela.
Ting
Ting
Ting /notif pesan masuk/
Aku langsung tersadar dari lamunan, setelah mendengar suara notifikasi pesan di ponselku.
__ADS_1
/Tuk/ membuka pesan.
•Zen ikan pepes🐡•
👤 Zen: Assalamualaikum!
👤 Zen: Andhikaaaa!!!!
👤 Zen: oi oi!!!!!!
👤 Andhika: Waalaikumussalam, pa'an?
👤 Zen: Gimana keadaan lu, lu gak papa kan?
👤 Andhika: gua gak papa, emang kenapa?
👤 Zen: Alhamdulillah, yah kirain aja, habis di tegur sama tuh anak lu jadi sad boy, terus di kamar lu malah ngelakuin macem-macem lagi!
👤 Andhika: Gua masih waras pes!
👤 Zen: Hehehe kirain aja lu mau itu, oh yah nih!
👤 Zen:
👤 Andhika: Tuh gambar buat apa pes_-
👤 Zen: Hehehe kirain aja, setelah liat foto gua yang tamvan and imot itu hati lu jadi enakan!
👤 Andhika: Makasih yah pes, udah berusaha buat hibur hati gua!
👤 Zen: Buat apa lu ngucapin Terimakasih, gua sahabat lu, dan ini adalah kewajiban seorang sahabat buat ngibur temannya yang sedih😌.
👤 Andhika: Thanks yah pes.
batinku tersenyum.
//////////////
Assalamualaikum,
Halo semua, makasih udah mau mampir, jangan lupa like koment dan votenya yah, karna akan sangat membantu untuk eps selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih(◍•ᴗ•◍)❤.