
[Dalam tenda]
"Dhik, lo...lo gak papa kan?," Tanya Zen panik.
"Gue gak papa pes," Jawabku.
"Hah, syukurlah," Lega Zen.
"Lagian lu sih, pake ngeluyur sendiri gak ngajak-ngajak gue, entar kalo lo kenapa-kenapa gimana?," Sambung Zen.
"Iyah-iyah, makasih yah pes," Balasku.
"Oh yah Dhik, lu bisa nemuin Aqila dimana, kok pulang-pulang keadaannya udah kayak gitu?," Tanya Ardy.
"Gue nemuin dia di bawah jurang deket ujung hutan sana," Jawabku.
"APAAAA?????," Kaget Zen dan Ardy.
"Ish biasa aja kali," Decakku dengan menutup kedua telinga ku.
"Kok bisa sampe situ sih?," Tanya Ardy heran.
"Yaahhh jadi gini ceritanya!," Balasku yang lalu menceritakan semuanya.
"Ish gitu amat sih jadi anak," Decak Ardy usai mendengarkan ceritaku.
"Yah bener lu Ar, tapi kalau di pikir-pikir lagi ini semua juga termasuk salah lo Dhik!," Sahut Zen.
"Lah kok gue?," Heran ku.
"Iyah lah salah lo, si Emil itu udah lama suka sama lo, dan lo nya juga gak peka-peka jadi orang, terus, lo nya malah makin mepet ma Aqila, gimana gak cemburu Emil nya, makanya wajah lo itu jangan kegantengan!," Jawab Zen yang ceramah panjang lebar.
"Bener tuh Dhik, coba wajah lo biasa aja, gak bakalan kejadian ini semua!," Sahut Ardy.
batinku heran.
"Dah lah, gak ada manfaatnya juga ngemeng ma lu berdua, gue tidur aja lah pegel," Ujarku lalu berbaring bersiap tuk tidur.
"Gue juga lah," Sahut Zen.
"Yaaahh pada tidur, gue juga deh tidur,"
Akhirnya Ardy pun memutuskan tuk tidur, ia tidur miring menghadap ke sebelah kanan.
Yang pada saat itu posisi tidurnya Zen berada di sebelah kiri ku, dan Ardy berada di sebelah kananku, sedangkan diriku berada di tengah.
__ADS_1
Ardy tidak dapat tidur, dia hanya bisa memejamkan matanya, tapi hatinya terus merasa gelisah.
batin Ardy berpikir yang tidak-tidak.
/Sret/ Ardy membalikkan posisinya menghadap ke arahku lalu duduk.
"Andhikaaa!!!!," Panggil Ardy pelan.
"Hmmm," Dehamku kelelahan.
"Tuker posisi dong!," Pinta Ardy.
"Buat apa sih, dah tidur sana, udah malem tahu, gue pegel nih," Balasku.
"Dhikaaaa, plissss!!!!," Mohon Ardy.
/Andhika/ perlahan membuka mata yang masih mengantuk berat.
Saat diriku membuka mata, sudah disambut dengan jurus wajah melas Ardy itu dengan memeluk selimut kesayangannya.
"Haaahhh, lagi-lagi jurus itu," Gumamku.
"Iyah-iyah yuk!," Balasku.
"Yey," Girang Ardy yang lalu akhirnya kami pun memindah posisi.
"Oke," Jawab Ardy.
/Ardy/ berbaring.
"Haaahhh, gini kan enak,"
/Sret/ Ardy, melihat wajahku yang sedang tertidur pulas.
"Andhika kalau tidur imot banget sih, oh yah kalau di pikir-pikir gue gak pernah punya canditannya nih anak, hehehe," Gumam Ardy tertawa jahat, lalu duduk mencari ponselnya.
/Mengarahkan kamera ke wajahku/
"Mau apa lo?," Tanya Zen yang sontak membuat Ardy kaget.
"Astagfirullah, ish lu belom tidur yah, bikin orang kaget aja," Decak Ardy.
"Hilih, gue nih tanya lo mau apa?," Tanya Zen lagi.
"Kepo lu," Balas Ardy yang masih sibuk memfokuskan kamera ponselnya.
__ADS_1
"Hmmmm lu mau candit Andhika gue yah, gak boleh!," Larang Zen.
"Emang napa?," Tanya Ardy.
"Gue bilang gak boleh yah gak boleh!," Larang Zen lagi.
"Ish gitu amat lu, hmmmm sekarang gue tanya lu punya candit tan Andhika gak?," Tanya Ardy.
"Enggak, emang napa?," Tanya balik Zen.
"Makanya kita candit Andhika biar ada kenangan-kenangannya, lagian ini juga kesempatan langkah kan!," Balas Ardy.
"Hmmmmm (berpikir), okeh-okeh, tapi cuma satu jepretan!," Jawab Zen.
"Naahh gitu dong, oke sekarang kita candit nih anak," Ujar Ardy sambil mengarahkan kamera ponselnya ke arahku.
"Kamera lo susah banget sih buat fokus!," Sahut Zen.
"Sssttt jangan berisik, ini juga gue lagi berusaha pes," Balas Ardy.
"Nah nah dah fokus, satu....dua....tiga," Sambung Ardy yang lalu...
/Klip/
batinku mendecak.
"Astagfirullah," Kaget Ardy yang langsung menyembunyikan ponselnya.
"Lu gimana sih, flash kamera lo nyala kakap," Decak Zen.
"Ya ya maap, lu juga sih daritadi ganggu aja jadi kacau kan," Decak balik Ardy.
"Dah lah, mana gue mau lihat hasilnya!," Pinta Zen.
"Okeh," Balas Ardy yang lalu menunjukkan hasilnya.
"Hmp," Ucap mereka tertegun.
batin Zen.
batin Ardy.
/////////////
Assalamualaikum kak,
__ADS_1
Makasih udah mau mampir, jangan lupa like, coment, dan votenya yah, karna akan sangat membantu untuk next eps nya.
Terimakasih (◍•ᴗ•◍)❤