Dinikahi Milyader

Dinikahi Milyader
TERPAPAR VIRUS M


__ADS_3

Dinikahi Milyader Bagian 36


Oleh Sept


Rate 18 +


Selesai makan, Dirga sudah bersemangat kembali. Kerana ia pikir, habis makan ia akan makan yang lain. Tanpa ba bi bu, pria itu melepas baju atasannya.


Levia jelas merasa aneh, kemudian mulutnya bertanya begitu saja.


"Apa gerah? Kenapa bajunya dilepas?"


"Tadi katanya kamu mau di kamar aja, kamu mau Kan?"


Levia memutar bola matanya, ia tidak mengerti dengan maksud suaminya.


"Mau apa?" tanya Levia gugup.


"Gak usah malu ... di sini cuma ada Kita berdua."


Tok tok tok.


Levia yang semula diliputi rasa tegang, kini bisa bernapas lega. Suara ketukan pintu membuatnya selamat.


"Siapa itu? Menganggu saja!" desis Dirga kemudian merapikan bajunya lagi.


"Bentar ya, Mas Dirga buka pintunya dulu!" ujar Dirga sambil mengerling. Ia dengan sengaja menggoda istri barunya itu. Jelas hal tersebut membuat jantung Levia melompat-lompat dibuatnya.


KLEK


"Ngapain?"


Baru dibuka sedikit, Diska sudah kepo berat. Kepalanya ingin masuk saja. Kalau bukan karena tangan Dirga yang menghalangi kepala gadis itu, sudah pasti Diska sudah melihat seluruh isi kamar yang berantakan tersebut.


"Ini! Koper punya Mbak Levi. Eh ... mbk Levi mana, Mas?"


"Ada ... ngapain cari Levi. Udah, Mas tutup kembali ya!"


"Eh ... Eh ..!"


KLEK


"Ish ... pelit banget!" rutuk Diska kemudian menempelkan telinganya ke pintu.


Tap tap tap


Saat pegawai hotel lewat, buru-buru Diska berbalik dan pergi dari sana. Malu karena ketahuan menguping. Dengan bergegas ia masuk kamar lain, di mana sudah ada Jean dan papinya yang sedang bersantai di balkon.


"Sudah bangun mereka?" tanya Jean spontan saat melihat Diska kembali.


"Udah! Udah keramas juga!" ketus Diska yang tadi tidak boleh masuk kamar sang kakak.


"Kamu ini, ngapain memperhatikan kakakmu mau keramas apa tidak?" sela Rayyan sambil menyesap kopinya.

__ADS_1


"Itu ... Mami yang tadi suruh mastiin!"


Jean langsung memasang senyum tipis, ketahuan deh sama suaminya kalau ia jadi kepo.


"Iseng saja, Pi!" ucap Jean saat Rayyan memberikan tatapan aneh padanya.


Melihat istrinya salah tingkah saat ditatap, Rayyan akhirnya hanya bisa geleng kepala.


***


Presidential suit Luxury Hotel


Levia sudah mengenakan baju komplit, tidak mau diserang Dirga. Tiba-tiba ia mencari alasan untuk ke luar kamar.


"Nggak di kamar aja?" tawar Dirga yang seperti masih mau berduaan bersama istri barunya itu.


"Nggak, mau cari udara seger."


"Oh, ya sudah."


Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk keluar kamar bersama-sama.


"Mau ke mana?" tanya Dirga sambil masuk ke dalam lift. Mereka akan turun ke lantai bawah.


"Ke mana aja boleh, asal jangan di kamar!" jawab Levia dalam hati.


"Lev!"


Levia langsung menoleh.


"Mau yang seger-seger, kan?"


Levia mengangguk.


Sesaat kemudian


Levia ingin mengusap wajahnya dengan kasar. Mengapa ia malah dibawa ke kolam renang.


"Mau mandi?" celetuk Levia spontan.


"Katanya mau yang seger-seger?" balas Dirga. Dengan berjalan santai sambil melepas bajunya, Dirga menatap Levia kemudian melompat ke dalam kolam yang jernih tersebut.


Byurrrr ...


"Ayo, Lev! Airnya seger banget!" teriak Dirga di dalam kolam.


Levia melihat kanan kiri, kolam yang tadinya ada satu dua orang kenapa sekarang mendadak sepi. Hanya tinggal mereka berdua?


Padahal tidak jauh dari sana, banyak pengunjung yang mengumpat. Karena kolam mendadak ditutup. Pasti ini pekerjaan Dirga yang mensterilkan kolam karena ingin menjaga privasinya bersama Levia.


"Ke mana orang-orang? Perasaan tadi ada?" Levia menoleh lagi.


"Cari apa?"

__ADS_1


"Kok sepi?"


"Bagus, kan?"


Dirga lantas beranjak dari dalam kolam, tubuhnya yang tegap, atletis dan wow muncul dari dalam air, menambah pemandangan yang menyejukkan mata.


Levia hampir tergoda karena sempat menelan ludah. Ia kemudian berpaling, tidak berani menatap Dirga yang lama-lama membuatnya tidak bisa fokus.


"Ayo masuk! Katanya mau yang seger-seger?"


Levia jelas menggeleng.


"Ayo!" Dirga sudah mengulurkan tangan. Dan Levia hanya menatap tangan tersebut.


"Apa mau aku gendong lagi?"


"Nggak! Nggak! Saya cuma mau duduk dan lihat-lihat!"


Alis Dirga mengerut, kemudian ia mengangguk.


"Beneran gak mau?"


Levia menggeleng. Dirga lantas berbalik, dan kembali terjun ke dalam kolam. Pria itu terus saja berenang, sambil sesekali melihat Levia yang kini berjalan mengitari kolam. Kaki wanita tersebut sesekali menendang air dalam kolam.


"Masuk saja, airnya seger banget kok," ucap Dirga setelah muncul dari permukaan.


"Ndak!"


Gemas, saat sudah dekat, dengan iseng Dirga menarik kaki Levia. Alhasil, wanita muda itu langsung tercebur ke dalam kolam.


BYURRRR ...


Pertama Levia menjerit karena kaget, tapi setelah beberapa saat kemudian, ketika Dirga menyerang dirinya dengan banyak cipratan air. Keduanya malah berakhir saling melempar air. Bercanda ria, tertawa-tawa dengan suka ria.


Levia seperti anak kecil yang begitu larut dalam permainan. Mungkin selama ini masa kecilnya kurang bahagia. Diajak main air oleh Dirga saja sudah bisa tertawa lepas.


Byurr ... Byurr ... byurrrr ...


"Cukup .. cukup ... cukup!" teriak Levia sambil memalingkan tubuhnya.


Dasar Dirga, bukannya berhenti ia malah menyerang dengan gencar. Pria itu baru berhenti saat sudah berdiri di depan Levia. Ditatapnya wanita muda yang masih tertawa lepas tersebut.


Levia yang ditatap dengan intense, seketika menutup mulutnya rapat, suasana jadi canggung. Ia pun mengatupkan bibir, kemudian memeluk tubuhnya sendiri. Karena ia pikir, Dirga sedang mengamati segi tiga bermuda yang kini terlihat jelas karena tubuhnya yang basah.


Settttt ...


Tiba-tiba saja, lengan pria itu langsung merengkuh pinggangnya.


"Ayo ke kamar!" bisiknya dengan suara serak. Melihat Levia basahhh begitu, sepertinya biji terong mulai terpapar. BERSAMBUNG. Heheheh



NB : jangan pernah ketik kata ini "Mesummm" otomatis hilang pada kolom komentar xixiixxix. Auto banned hihihih ... klo m dobel sepertinya lolos. xixiixi ...

__ADS_1


Semoga semua sehat selalu untuk kalian, mohon doanya. author Sept lagi kurang fit. ditambah anak demam. Doain semoga lekas sembuh ya. Makasih. Salam sehat! Hehehe


__ADS_2