Dinikahi Milyader

Dinikahi Milyader
WALI


__ADS_3

Dinikahi Milyader Bagian 48


Oleh Sept


Rate 18 +


Sebuah ambulan tiba di kediaman dokter Titan dan dokter Lian, petugas medis langsung menangani korban yang bersimbah darah di atas lantai. Terlihat darah terus mengucur deras dari perutnya.


Dokter Titan pun sama, ia juga dibawa ke rumah sakit. Tapi, memakai mobil lain. Sedangkan Zio, ia masih harus mengurus semuanya. Sambil menunggu polisi datang, ia sekarang menjaga Kevia yang terlihat sangat shock.


Dengan tubuh yang bergetar, Kevia masih bersimpuh di depan genangan darah yang bau anyir tersebut. Zio mencoba membangunkan Kevia. Namun, gadis itu menepis tangan Zio.


"Jangan mendekat!" ujar Kevia histeris.


Kevia beringsut, gadis itu menjauh agar Zio tidak menyentuhnya. Ia menatap kedua tangannya yang masih berwarna merah darah.


"Tenanglah, semua akan baik-baik saja."


Zio mencoba membujuk gadis itu agar lebih tenang. Namun, Kevia yang sangat terguncang akibat peristiwa naas barusan, tidak bisa menguasai emosinya.


Ia merasa sudah membuat nyawa seseorang melayang. Bayangan kurungan penjara yang gelap, dan banyak ancaman yang ia hadapi, membuat Kevia ketakutan.


Liu ... Liu ... Liu ...


Kevia semakin panik, sirene mobil polisi sudah nyaring terdengar. Artinya, polisi sudah tiba di rumah dokter Titan.


Melihat gadis itu sangat ketakutan, Zio kembali mendekat. Kali ini Kevia tidak mengusirnya. Gadis itu malah menutup kedua telinganya, terlihat shock dan agak stres berat.


Tap tap tap


Derap langkah dari sepatu boots para polisi terdengar keras masuk ke dalam ruangan. Dengan sigap, polisi-polisi itu mengamankan TKP.


Salah satu dari mereka bankan langsung membawa Kevia yang bajunya penuh noda darah. Zio ingin mencegah, tapi ia tidak bisa. Karena di sana negara hukum. Maka, segala sesuatu harus di proses sesuai aturan yang berlaku.

__ADS_1


Sebelum pergi, Kevia sempat menoleh. Gadis itu menatap Zio, membuat Zio langsung mengikuti mereka dari belakang.


Dengan mobil yang berbeda, Zio pergi ke kantor polisi. Dia juga terlihat menghubungi nomor seseorang. Sambil mengemudi, Zio menelpon orang yang mungkin bisa menolong Kevia.


***


Seorang pengacara sudah duduk bersama Zio. Dengan sangat tangap, pengaca meminta anak buahnya mengumpulkan semua barang bukti. Beberapa rekaman CCTV memperlihatkan aksi penyerangan pria itu.


Tertangkap dengan jelas, gambar saat pria psikopat itu menyerang dan menyandera Ella serta menusuk dokter Titan. Namun, masalahnya, mereka butuh penjamin untuk Kevia. Karena, Kevia terancam dideportasi dan bahkan tidak ada yang bisa ia jadikan wali.


Apalagi, Kevia sekarang terjerat masalah hukum yang berat. Bisa-bisa ia mendekap di penjara. Dan mungkin sangat lama, tidak ada yang bisa menolongnya. Kevia seorang diri, terlalu lemah jika dia tidak memiliki pendamping atau wali yang bisa menjamin gadis tersebut.


"Tidak adalah jalan keluarnya?" Zio menatap pengacara dengan wajah serius.


"Ini sulit, karena dia sudah dalam masalah sebelumnya."


Zio menghela napas dalam-dalam, kemudian menatap ke sudut ruangan. Dilihatnya Kevia ketakutan saat di introgasi.


Akhirnya, ia meninggalkan kantor polisi. Zio pergi ke rumah sakit terlebih dahulu. Karena Kevia juga belum bisa ditemui.


Ruang rawat inap nomer 1008


KLEK


Zio membuka pintu, dilihatnya dokter Titan sudah siuman.


"Bagaimana? Apa ada luka serius?"


Dokter Titan malah tersenyum melihat temannya yang cemas.


"It's okay! Iam fine ... Bagaimana dengan Kevia!" tiba-tiba dokter Titan menanyakan kabar gadis yang harusnya ia jodohkan dengan Zio.


"Entahlah." Zio mengusap wajahnya. Masalahnya di ibu kota sudah banyak, datang jauh-jauh malah mendapat surprise yang benar-benar bikin sport jantung.

__ADS_1


Drett ... Drett


Ponsel Zio berbunyi, ia langsung mengangkat karena yang telpon adalah pengacara yang masih menunggu di kantor polisi.


"Keluarga korban, terutama ibunya ... dia menuntut! Sepertinya tidak akan melepaskan gadis ini, meski pihaknya bersalah," ucap pengacara.


"What's?" Zio terlihat marah.


"Mungkin karena dia tahu, gadis ini tidak memiliki dukungan dari siapapun. Dia yakin, gadis ini yang selama ini menggoda putranya."


Seketika Zio mendesis kesal, hampir saja ia menendang bangku di depannya.


"Apa yang terjadi?" sela dokter Titan karena melihat ekspresi Zio yang tidak bagus.


"Baiklah! Aku akan segera ke sana!" ujar Zio di telpon. Kemudian melipat ponselnya. Menyimpan benda itu ke dalam saku.


Zio lantas berbicara pada dokter Titan, ia menarik kursi dan mendekat ke ranjang.


"Kamu pasti punya banyak kenalan di sini, bantu siapkan semuanya. Aku akan menikahi gadis itu segera!"


Dokter Titan kaget, ia pun melirik istrinya yang kala itu sedang menggendong Ella.


BERSAMBUNG


Jangan kaget, rahasia jodoh. Sesuatu yang selalu jadi misteri. Hehehe


Jangan lupa, jempolnya digoyang. Tekan like hihihihi... udah tanggal 26, dua hari lagi event give away selesai. Tanggal satu pengumuman. Jangan lupa, kirim hadiah ke novel DINIKAHI MILYADER.



Satu lagi, seminggu lagi juga bakal ada give away lagi. Peridode Maret. Ikutin terus ya... Maksih semuanya.


IG Sept_September2020

__ADS_1



__ADS_2