
Hari ini mereka mengantar mama molly ke bandara.
"Jangan repotin kak shera sama kak Leon, jaga kesehatan dan jaga calon cucu mama" ucap mama molly mengelus perut rata molly.
"iya mama" jawab molly sembari menganggukkan kepala.
"Leon,shera maaf ya mama repotin kalian. kalo molly bandel kalian hukum aja biar kapok" ucap mama molly membuat shera terkekeh.
"gak apa kok ma, kan kemarin juga dia udah ikut sama shera. jadi gak masalah kok" ucap shera
"pokoknya molly harus dengar apa kata kak Leon sama kak shera jangan membantah!" ucap mama molly tegas.
Setelah itu merekapun kembali ke rumah.
"capek banget" keluh molly.
"yaudah istirahat sana" ucap Leon,membuat molly langsung berlari ke kamarnya, Leon hanya menggelengkan kepalanya.
"bagaimanapun juga usianya masih terlalu muda untuk mengandung jadi wajar dia gampang lelah" ucap shera sembari menggandeng Leon ke kamar.
"sayang, kamu gendutan ya?" ucap Leon.
"Sial, bisa bisanya kamu bicara seperti itu kalo bukan karena hamil anak kamu,aku itu masih sexy dan masih bisa gaet banyak laki laki" ucap shera menjitak kepala Leon.
"anak kita sayang" ucap Leon mencium perut shera.
"Kenzo mau bobo sama mama?" tanya shera yang dijawab anggukan Kenzo.
Merekapun langsung terlelap dalam buaian mimpi.
Keesokkan harinya molly sudah sibuk di dapur karena ART di rumah mamanya sudah di pulangkan sejak kemarin.
"Hoammm,,,ada angin apa nih si kebo bangun pagi?" ucap leon meledek molly.
"ga usah ngeledek deh. nanti gak molly bikinin sarapan loh" ancam molly membuat Leon terkekeh.
"kalian tuh ya gak pagi gak siang gak malam kerjanya berantem terus, pusing tau" keluh shera yang berjalan menuju ke dapur.
__ADS_1
"kak shera mau sarapan apa? molly buatkan yang special" ucap molly tersenyum kepada shera.
"Terserah aja" ucap shera lalu membuka kulkas dan menenggak air mineral langsung dari botolnya.
"kamu kok minumnya begitu!" oceh Leon menatap shera.
"udah haus banget" ucap shera lalu berjalan kembali ke kamar.
"kak Leon, kita berangkat besok aja yuk!" ajak molly membuat shera menghentikan langkahnya.
"what?? kok jadi maju bukannya di undur ya?" ucap shera kembali berjalan ke dapur.
"ya molly kan pintar nih ya, molly takutnya semakin lama kita disini semakin banyak kesempatan 'orang itu' menculik molly. molly kan imut banget" ucap molly sembari tersenyum dan meletakkan kedua jari telunjuknya di setiap pipi chubby nya.
"orang itu?" ucap shera bingung.
"oke deal kita berangkat besok" ucap Leon membuat shera melongo.
"kalo mau berangkat besok,pokoknya kamu yang prepare, aku gak mau" ucap shera memakan pancake buatan molly.
"oke oke,aku yang prepare semuanya" ucap Leon membuat shera dan molly tersenyum penuh kemenangan.
"sayang, kita gak usah bawa apa apa ya? nanti beli aja disana" ucap Leon memamerkan deretan giginya.
"No,No,No! pokoknya kamu harus siapin beberapa baju, jangan terlalu banyak soalnya disana juga ada beberapa baju yang dulu" ucap shera.
"Oke sayang" ucap Leon mencium kening shera bergantian dengan kening Kenzo.
"mollyyyyyy" teriak Leon di depan kamar molly.
"bisa gak sih gak usah pake teriak teriak? emang nya ini hutan?" kesal molly.
"kamu udah prepare?" tanya Leon sembari mengintip ke kamar molly.
"ikh kak Leon kepo banget sih. nih lagi prepare" ucap molly.
"ya tuhan,, ini kamar apa kapal pecah? minggir,,minggir" ucap Leon sembari masuk kedalam kamar molly dan terkejut melihat wujud kamar molly.
__ADS_1
"katanya suruh prepare, ini molly lagi prepare" ucap molly sembari tersenyum.
"emang harus ya poster poster seperti ini di bawa? unfaedah banget" ucap Leon sembari menjiwir sebuah poster.
"oh,,oh,, kak Leon jangan begitu dong. ini tuh mahal." ucap molly sembari mengambil poster yang berada di tangan Leon.
"mahal apanya? kak Leon bisa beliin sama pabrik pabriknya kalo molly mau" ucap Leon sombong.
"Lihat ini, ada tanda tangan dari personil BTS nya dan harganya itu mahal banget" ucap molly sembari mengusap usap poster tersebut.
"terserah deh, kak Leon gak ngerti begituan" ucap Leon menyerah.
"nanti kak shera operasi di Korea kan?" tanya molly.
"kemungkinannya seperti itu! kenapa?" tanya Leon.
"nanti molly mau lihat konser BTS pokoknya kak Leon harus dapatin tiket VVIP buat molly" pinta molly tegas.
"hei,hei,hei, kamu gak sadar kondisi tubuh kamu bagaimana? bahkan jalan sebentar aja udah capek, kalo nonton konser gitu nanti kamu jingkrak jingkrak tau tau brojol baby-nya gimana?" ucap Leon melirik perut rata molly.
"ya kan masih lama, sekarang kak shera hamil 3 bulan,berarti masih sekitar 7 bulan lagi kita ke Korea iya kan?" ucap molly sembari mengerjakan matanya.
"iya begitu tapikan bisa jadi lahiran kak shera itu 7 bulan lagi belum masa nifasnya, di tambah jarak kehamilan kamu sama kak shera cuma beda 8 Minggu" ucap Leon membuat molly mati kutu.
"tapi kalo udah lahiran,molly boleh nonton konser ya?" ucap molly
"silakan aja kalo molly punya uangnya" ucap Leon sembari meninggalkan kamar molly.
"KAK LEON JAHAT, POKOKNYA MOLLY MAU NONTON KONSER"teriak molly membuat shera menutup telinganya.
Leon pun kembali ke dalam kamar dan melihat shera menutup kedua telinganya.
"kamu tuh berantem terus sama molly, akunya pusing" keluh shera.
"kamu bayangin aja, dia lagi hamil gitu malah pengen nonton konser K-Pop gak penting" ucap Leon sembari merebahkan tubuhnya disisi Kenzo.
"Yaudah turutin aja" ucap shera.
__ADS_1
"nanti kalo dia udah lahiran dan kondisinya udah stabil. dimana pun konsernya bakal aku ajak dia" ucap Leon sembari tersenyum.
"ya begitu lebih baik" ucap shera lalu memejamkan matanya untuk tidur siang.