
Sore hari Allisya mengirim pesan kepada Kenzo. Kenzo yang merasa ponselnya bergetar pun segera membuka pesan yang ternyata dari Allisya.
From : Al
Nanti ke kelas aja ya kalo mau balik. Al ada di kelas.
Setelah itu Kenzo berjalan di koridor menuju ruang kelas Allisya. Disana dia tidak menemukan Allisya hanya ada Aera yang sedang tertidur dalam posisi kepala bersandar di meja.
"Ra." Panggil Kenzo pelan.
Aera tidak membuka matanya sama sekali dan juga tidak bergerak.
"Nih cewek,udah jelek,tidurnya kebo. Persis banget sama Al pantas aja jadi teman." Ucap Kenzo lalu duduk disalah satu kursi didekat Aera. Ponselnya kembali bergetar dan terdapat pesan dari Allisya.
From : Al
Kak zo, Al ada urusan nih sama dosen. Kak zo bisa antar Rara pulang gak? Dia gak ada yang jemput.
To : Al
Raranya tidur,kak zo gak enak mau banguninnya.
From : Al
Coba periksa keningnya! Tadi dia bilang kurang enak badan.
Kenzo pun langsung meletakkan punggung lengannya di kening Aera dan benar saja ternyata Aera demam.
__ADS_1
Kenzo pun menggoyangkan tubuh Aera agar Aera terbangun.
"Eh,kak Kenzo. Maaf maaf." Ucap Aera sembari merapikan mejanya.
"Kamu demam. Mau saya antar pulang?" Tanya Kenzo.
"Gak usah nanti mana,," hampir saja Aera keceplosan bicara soal kak sun.
"Kenapa?" Tanya Kenzo.
"Nanti Rara naik taksi aja." Ucap Aera sembari tersenyum.
'gila,nih cewek cantik juga ya kalo senyum.' pikir Kenzo.
"Bahaya. Lebih baik aku antar saja." Ucap Kenzo sembari merogoh tasnya mencari kunci mobil milik Allisya.
Kenzo pun memapah Aera menuju basement dimana Kenzo memarkir mobil Allisya. Saat ini mereka dalam perjalanan menuju apartement milik Aera.
"Kamu tinggal dimana?" Tanya Kenzo.
"Apartement Griya space." Ucap Aera.
"Tinggal sama siapa?" Tanya Kenzo.
"Sendiri." Jawab Aera sembari menatap jalanan Jakarta yang macet.
"Terus kalo kamu sakit seperti ini. Siapa yang ngurusin kamu?" Tanya Kenzo khawatir.
__ADS_1
"Ya urus diri sendirilah." Ucap Aera tanpa menoleh kepada Kenzo.
"Sebelumnya kita pernah bertemu?" Tanya Kenzo.
"Pernah,aku siswi yang jadi bully-an kak Kenzo sama teman teman saat terakhir MOS. Bahkan aku belum mulai ikut pembelajaran dan aku harus kembali pindah ke Semarang." Ucap Aera dengan wajah datar.
Deg..
Seketika Kenzo meringis teringat hal membuatnya di tampar oleh papa dan Allisya. setelah kejadian itu Kenzo mencari Aera di sekolah namun tidak menemukannya dan itu membuat Allisya tidak mengacuhkan Kenzo selama satu bulan dan itu adalah siksaan bagi Kenzo.
"Maafkan perilaku aku saat itu ya." Ucap Kenzo dengan tatapan memohon.
"Gapapa lagipula aku udah lupa." Ucap Aera sembari tersenyum membuat Kenzo semakin merasa bersalah.
Tak lama kemudian mereka tiba di depan gedung apartement dimana Aera tinggal. Kenzo pun memapah Aera berjalan sampai ke kamar Aera. Aera membuka unit apartement nya dan seketika Kenzo terkejut dengan apartement milik Aera.
"Kamu fans sama nona Kim juga?" Tanya Kenzo antusias sementara Aera berjalan ke dapur membuka kulkas dan mengambil es batu.
"Ngga nge-fans juga sih. Cuma banyak yang kasih barang barang ini karena katanya aku mirip sama nona Kim." Ucap Aera sembari duduk bersandar di sofa lalu meletakkan handuk berisi es batu ke dahinya.
Kenzo pun menatap bergantian antara poster nona Kim dan Aera yang sedang duduk bersandar di sofa.
"Mirip sih,bedanya kamu lebih manis karena punya tahi lalat di bawah bibir." Ucap Kenzo tanpa sadar memuji Aera sementara Aera memejamkan matanya pura pura tertidur.
Kenzo pun melihat Aera yang tertidur dalam posisi duduk langsung merebahkan tubuh Aera di sofa. Lalu Kenzo celingukan mencari selimut untuk menutup tubuh Aera. Kenzo pun masuk kedalam kamar Aera dan mengambil selimut serta bantal untuk Aera tidur. Setelah itu Kenzo menyelimuti Aera dan melepaskan kacamata yang Aera kenakan.
"Kamu lebih cantik seperti ini. Gak seperti seorang nerd sejati." Ucap Kenzo pelan.
__ADS_1
Setelah itu Kenzo meninggalkan apartement Aera dan kembali ke kampus menjemput Allisya.