Direktur Iblis Itu Jodohku

Direktur Iblis Itu Jodohku
MIIN 22


__ADS_3

"Kwan sedang apa?" Tanya Kenzo sembari menarik tangan Aera masuk ke ruang keluarga.


Kwan langsung menoleh dan berlari menghampiri Aera. Aera langsung meraih tubuh Kwan dan tersenyum.


"Kwan jadi anak baik hari ini?" Tanya Aera dan Kwan menganggukkan kepalanya.


"Om,Tante,maaf ya sudah merepotkan." Ucap Aera sembari membungkuk sopan.


"Tidak apa apa,justru Mama sama papa senang karena ada Kwan disini." Ucap Shera tersenyum ramah kepada Aera.


Kenzo menarik Aera agar duduk disofa bersama Leon dan Shera.


"Mah,Pah Kalo proses perceraian Kenzo selesai. Kenzo akan langsung menikahi Rara pa." Ucap Kenzo sembari menggenggam tangan Aera.


"Ya semoga semuanya selesai ya." Ucap Leon lalu menghembuskan nafas panjang dan pandangannya beralih kepada Kwan yang sesekali tersenyum melihat Alvian.


"Om,Tante. Saya permisi mau pulang,sudah malam. Kwan juga harusnya sudah tidur." Ucap Aera.


"Kak Kenzo antar ya?" Tanya Kenzo.


"Gapapa,kak Sun lagi di jalan kesini." Ucap Aera.


Tak lama kemudian terdengar suara klakson mobil,Sun keluar dari mobil dan menekan bel rumah tersebut. Kenzo keluar lebih dulu sementara Aera merapikan mainan dan camilan milik Kwan.


"Gimana kondisinya?" Tanya Kenzo dengan suara pelan.


"Sudah lebih baik tuan. Mungkin saat anda menikah sudah bisa di bawa ke Indonesia." Ucap Sun.


"Ya semoga semuanya lancar." Ucap Kenzo.


"Saya juga berharap seperti itu." Ucap Sun.

__ADS_1


Tak lama kemudian Aera keluar sembari menggendong Kwan.


"Urusan kak Sun sudah selesai?" Tanya Aera sembari memberikan tas Kwan kepada Sun.


"Iya sudah selesai,semuanya lancar. Mangkanya kak Sun bisa pulang sekarang." Ucap Sun.


Setelah itu Sun membawa Kwan dan Aera kembali ke apartement. Sementara itu Kenzo menginap di mansion. Saat ini Kenzo sedang ngobrol bersama Leon di ruang baca Leon.


"Sudah berapa banyak bukti yang kamu dapatkan?" Tanya Leon sembari menopang dagunya.


"Cukup banyak,mulai dari kasus korupsinya didalam WID Corp dan bukti dia menjadi simpanan Mr.Seno lalu bukti keuangan yang ia palsukan. Tuntutannya akan banyak sekali." Ucap Kenzo sembari menggelengkan kepalanya.


"Kamu terlalu banyak ambil resiko." Ucap Leon.


"Kalo gak seperti ini ya aku gak bisa bongkar semua kebusukannya. Semakin dekat semakin mudah mendapatkan semua bukti." Ucap Kenzo.


"Kamu juga gak kasih tahu siapapun,kamu rencanakan semuanya sendiri. Kamu buat mama dan papa khawatir." Ucap Leon dengan wajah khawatir.


"Kalo Zozo kasih tahu ke kalian,semuanya tambah runyam." Ucap Kenzo.


"Iya pa,Zozo pasti akan jaga Aera baik baik." Ucap Kenzo tersenyum.


Keesokkan harinya tersebar berita tentang putri tunggal pengusaha grup GC yang melakukan percobaan pembunuhan di Korea dan korupsi hampir satu milyar di perusahaan WID Corp. Selain itu di berita internasional juga terdapat berita tertangkapnya bisnis gelap kelompok pembunuh bayaran di Korea.


Aera membuka matanya dan meregangkan tubuhnya. Ia melirik ke sisinya dan melihat Kwan tertidur nyenyak.


Brakk


Kak Sun menerobos kamar Aera dengan wajah terkejut bercampur gelisah.


"Ada apa sih kak Sun? Ini masih pagi loh. Bukannya kita pergi nanti jam 10?" Tanya Aera sembari memeluk Kwan.

__ADS_1


"Perusahaan grup GC bangkrut,kemungkinan besar Gladis akan di periksa polisi karena kasus korupsinya di WID Corp." Ucap Sun.


"Rara,gak mau ngurusin urusan orang. Biar aja itu kan urusan kak Kenzo sama Gladis. Sekarang Rara mau hidup tenang bersama Kwan." Ucap Aera sembari menutup matanya kembali.


"Maksud kamu hidup tenang itu apa?" Tanya Sun.


"Hidup tenang tanpa harus peduli sama urusan orang lain." Ucap Aera tetap dengan mata terpejam.


"Lihat lihat,nih gosip baru. Nona Kim di duga menjadi orang ketiga dalam rumah tangga CEO WID Corp dan nona Gladis." Ucap Sun langsung membuat Aera membuka matanya dan duduk tegak lalu merampas iPad milik Sun.


"Apa apaan sih kak Sun. Jangan ngerjain orang dong." Ucap Aera sebal karena gosip tersebut tidak akan pernah ada.


"Habis kamu gak peduli banget sama tuan Kenzo." Ucap Sun.


"Bukan gak peduli kak Sun,tapi kak Kenzo udah bilang ke Rara supaya gak memikirkan hal lain selain persiapan konser." Ucap Aera kembali menarik selimutnya.


Malam harinya,konser solo pertama Nona Kim di Indonesia di gelar dengan meriah dan tiket terjual habis.


'akhirnya nona Kim gelar konser di Indonesia.' ucap beberapa orang penonton yang berlalu lalang menuju depan panggung megah tersebut.


'beberapa tahun lalu selalu saja gagal dan ini adalah perdananya.'


Suara teriakkan semakin terdengar penuh semangat membuat Aera sangat senang dan menanti waktunya keluar.


"Kwan tunggu disini ya. Main sama Tante Sun nanti mami kesini lagi pas istirahat." Ucap Aera mengusap kepala Kwan.


Setelah itu dengan langkah pasti dan penuh semangat,Aera keluar dari back stage dan seketika riuh penonton langsung meledak dan light stick menyala dengan warna yang indah. Aera mulai menyanyikan lagunya sembari mengikuti tarian para dancernya.


Konser hampir selesai,Aera sedang menyanyikan lagu terakhirnya. Namun,tiba tiba semua lampu mati termasuk light stick para penonton dan hal itu membuat Aera ketakutan.


'ya tuhan,kenapa seperti ini?' Bathin Aera ketakutan.

__ADS_1


Di layar besar panggung tampak foto foto Aera bersama dengan Kenzo lalu tak lama kemudian beberapa orang dengan lampu LED di tubuhnya bertuliskan 'Will you marry me?' membuat Aera sangat terkejut dan terharu.


Di akhir slide foto di layar tampak foto Kenzo bersama Juro saat Juro baru lahir dan itu membuat Aera bingung.


__ADS_2