
'setelah vakum selama lebih dari dua tahun. Hari ini nona Kim akan kembali lagi menghibur para fans dalam konser solo pertamanya.'
Seluruh Korea sedang ramai memperbincangkan personil THE FIRST yang saat ini memutuskan untuk solo karir Setelah vakum selama dua tahun lebih,kini nona Kim kembali menggelar konser pertamanya.
Saat ini Kenzo menonton langsung konser nona Kim bersama Tante kesayangannya yaitu Molly.
"Kenapa dia pilih solo karir? Bukannya THE FIRST juga masih utuh?" Tanya Kenzo kepada Molly.
"Ngga,the first udah bubar karena seorang personilnya meninggal karena kecelakaan beberapa tahun lalu." Ucap Molly.
"Kok Tante Molly bisa tahu?" Tanya Kenzo.
"biar udah berumur begini,Tante tetap Siak sama semua boyband dan girlband korea. Semenjak mengumumkan vakum saat itulah the first sudah bubar." Ucap Molly.
Suasana semakin riuh saat seorang wanita cantik naik ke atas panggung lalu menyapa para fans nya.
Kenzo pun terpesona dengan sosok yang berdiri di atas panggung tersebut. Konser berlangsung selama tiga jam. Setelah konser selesai Kenzo pergi menuju backstage. Ia mencari sosok nona Kim namun tidak menemukannya.
"Ada yang bisa saya bantu tuan Kenzo?" Tanya Sun kepada Kenzo.
"Nona Sun saya mencari Nona Kim." Ucap Kenzo.
"Maaf tuan Kenzo,nona Kim harus segera kembali ke rumah karena ada beberapa masalah." Ucap Sun.
"Oh,baiklah." Ucap Kenzo lalu kembali keluar dan menjemput Molly untuk pulang.
Setelah konser selesai,Aera langsung berlari menuju mobilnya dan melajukan mobilnya. Aera tiba di sebuah rumah minimalis yang sangat indah dengan halaman luas.
"Kwan,mami pulang." Teriak Aera tak lama kemudian keluar seorang babysitter sembari menggendong seorang anak kecil perempuan.
Gadis kecil itu tersenyum menatap Aera. Lalu Aera memeriksa keningnya karena sebelum pergi ke tempat acara konser,Kwan sedang demam itu yang membuat Aera terburu buru kembali pulang.
"Demamnya nona kecil sudah turun sejak sore tadi." Ucap babysitter tersebut.
__ADS_1
"Syukurlah,sekarang kamu kembali istirahat. Biar saya yang menemani Kwan tidur." Ucap Aera di jawab anggukan oleh babysitter tersebut.
Aera menggendong Kwan masuk kedalam kamarnya,lalu Aera letakkan Kwan di atas ranjang sementara Aera mengganti pakaiannya. Setelah itu Aera membaringkan tubuhnya disisi Kwan.
"Kwan sudah mau ulang tahun ketiga tahun ya sayang. Tinggal hitung bulan dan doain mami semoga mami dapat rezeki buat ajak Kwan pulang ke Indonesia." Ucap Aera sembari tersenyum kepada putri kecilnya.
"Mami,,bobo" ucap gadis kecil itu sembari memeluk tubuh Aera.
Gadis kecil itu memejamkan matanya,Aera menatap sedih kepada gadis kecilnya itu.
Aera memejamkan matanya lalu terlelap dalam mimpi indahnya.
Keesokkan harinya Aera membuka mata dan melihat gadis kecilnya masih terlelap dalam tidurnya. Hari ini Aera ingin membawa Kwan mengunjungi kakek neneknya.
Siang hari Aera membawa Kwan menuju rumah kedua orangtua Aera. Aera melangkahkan kaki memasuki rumah mewah tersebut,didalam ruang keluarga ia melihat mama dan papanya sedang menunggu kedatangannya.
"Ma,pa." Sapa Aera sembari menuntun Kwan.
"Rara,kenapa baru kesini?" Tanya mamanya.
"Kwan sakit apa?" tanya mama Aera khawatir.
"cuma demam." jawab Aera.
"Kamu sudah dewasa,kamu memilih untuk membesarkan Kwan sendirian dan kamu adalah anak papa yang hebat." Ucap papa Aera.
"Rara mau pulang ke Indonesia." Ucap Aera serius kepada papanya.
"Mau ngapain? Kamu masih mau ngejar kekasih kamu itu? Papa dengar dia akan menikah minggu ini." Ucap papa Aera.
"Bukan papa,Rara cuma mau membesarkan Kwan di Indonesia agar Kwan tidak mengikuti pergaulan yang sangat bebas disini." Ucap Aera sembari tersenyum.
Ya,Aera sudah mendengar kabar soal pernikahan Kenzo. Bagaimanapun dia tidak ingin merusak momen pernikahan Kenzo. Dia masih wanita yang waras yang tidak akan merebut calon suami orang lain.
__ADS_1
"Baiklah,besok kamu bisa pakai jet pribadi papa dan bawa Kwan pulang ke Indonesia. Terus kamu harus mengurus perusahaan kosmetik punya mama yang di Indonesia." Ucap papa Aera.
"Pasti pa,Rara akan lakukan yang terbaik buat hidup Rara dan Kwan." Ucap Aera sembari tersenyum.
Keesokkan harinya Aera dan Kwan sudah dalam penerbangan menuju Indonesia.
"Mami,apa Kwan akan bertemu papi?" Tanya Kwan dengan polos.
"Ngga Kwan,Kwan cuma punya mami. Tapi mami akan berusaha mencari papi baru untuk Kwan. Bagaimana?" Tanya Aera di jawab anggukan Kwan sembari tersenyum.
Sementara itu di rumah keluarga Widjaja sedang sangat ramai karena mereka sedang mengadakan pesta pertunangan Kenzo dan Gladis. Sementara Allisya sedang asik membaca buku bukunya di kamar tiba tiba ponselnya berdering.
"Hallo." Ucap Allisya.
"Kak Al,apa kabar?" Sapa Aera dengan Suara yang ceria.
"Rara?" Ucap Allisya bingung.
"Iya kak Al,ini Rara." Ucap Aera.
"Kamu kemana aja? Kok gak pernah ada kabarnya sekarang kak Kenzo sudah mau nikah." Ucap Allisya terdengar bimbang.
"Gapapa kak Al. Rara juga mau nikmatin hidup Rara sendiri sama Kwan." Ucap Aera.
"Kwan siapa?" Tanya Allisya penasaran.
"Kwan itu putri kecilnya Rara." Ucap Aera memberitahu kepada Allisya.
"Kamu sudah nikah?" Tanya Allisya.
"Belumlah. Rara kan masih muda. Ngapain nikah buru buru? Rara juga bukan orang penting kaya kak Kenzo yang harus buru buru nikah." Ucap Aera sembari terkekeh.
"Kwan anak siapa?" Tanya Allisya penasaran.
__ADS_1
"Kwan anak Rara." Ucap Aera.
"Udah dulu ya kak Al,Kwan sudah bangun nih." Ucap Aera lalu memutuskan sambungan telepon.