Direktur Iblis Itu Jodohku

Direktur Iblis Itu Jodohku
PART 48


__ADS_3

Tiga tahun lalu shera melahirkan seorang anak lelaki dan seorang anak perempuan,walaupun membutuhkan perjuangan yang sangat ekstra tetapi shera berhasil melahirkan keduanya dan memberi mereka nama Alvian putra Widjaja dan Alice Saputri Atmadja. Alvian menjadi anak yang sangat hiperaktif sementara Alice adalah sosok yang dingin dan pendiam.


"Alvian,berhenti lari lari!" teriak Leon mengejar Alvian.


"mama gak bantu papa kejar Vian?" tanya Alice sembari memakan cake nya.


"biarin aja,biar papa kejar sendiri." ucap Shera.


Suara deru knalpot motor berhenti di garasi rumah,shera melihat Allisya turun dari motor lalu menyalami lengan shera dan menghampiri Leon menyalami tangan Leon dengan senyum terpaksa.


"Al langsung ke kamar ya ma,pa!" ucap Allisya langsung meninggalkan halaman rumah.


Leon menghampiri shera sembari menggendong Alvian.


"Al kenapa?" tanya Leon sembari duduk di kursi.


"paling berantem lagi sama Zozo" ucap Shera fokus mengupas buah.


"ma,pa." ucap Kenzo menyalami punggung tangan Shera dan Leon.


"Kamu berantem lagi sama Al?" tanya Leon.


"iya,ini emang zo yang salah. Zo mau susul Al dulu!" ucap Kenzo langsung meninggalkan Shera dan Leon.


"menurut kamu mereka bertengkar karena apa?" Tanya Leon.

__ADS_1


"kalo gak karena Kenzo yang mata keranjang paling karena Kenzo sombong." ucap Shera.


"tapi kali ini aku rasa marahnya Al itu beda." ucap Leon khawatir.


Shera pun menyadari itu lalu menggendong Alice sementara Leon menggendong Alvian dan mereka masuk ke dalam rumah. Kenzo tampak berdiri di depan kamar Allisya.


"Al buka pintunya dong!" ucap Kenzo memohon.


"masih gak di bukain?" tanya Leon yang langsung menghampiri Kenzo.


"belum." jawab Kenzo pasrah.


"Kamu bawa Alvian dan Alice ke kamar!" ucap Leon kepada Shera dan di turuti oleh Shera.


Setelah itu Leon mengajak Kenzo ngobrol di kursi depan kamar Allisya.


"Zo yang salah,harusnya Zo gak begitu ke anak baru tadi." ucap Kenzo sembari menundukkan kepalanya.


"Emang Zo ngapain?" tanya Leon masih sabar.


"Zo bully anak perempuan jelek yang ngasih surat cinta ke Zo dan Al tahu itu,Al marah sama Zo karena Zo angkuh dan sombong di tambah Zo malah Meremehkan anak perempuan itu sampai anak perempuan itu pindah sekolah sebelum kegiatan belajar di mulai." ucap Kenzo menjelaskan.


"Zo kan sudah dewasa,zo ingat gak dulu wajah mama kaya gimana? wajah mama rusak hampir separuh wajah mama punya luka. beberapa orang memandang mama dengan tatapan meremehkan tapi Zo tahu kan kalo mama itu kuat. mama rela kehilangan separuh kecantikannya buat Kenzo. mama khawatir Zo sakit parah. Al itu lebih dewasa dari Zo tapi Zo sebagai kakak juga harus beri contoh yang baik buat Al." ucap Leon bijak.


"iya pa,Zo tahu Zo salah. tapi Al gak harus nampar wajah Zo juga." dengus kenzo.

__ADS_1


Plakkk (Leon menampar wajah Kenzo)


"kok papa malah tampar wajah zo juga?" ucap Kenzo sembari memegang pipinya.


"sakit?" tanya Leon.


"Sakitlah pa." jawab Kenzo mengusap pipinya.


"lebih sakit mana sama di remehkan?" ucap Allisya yang tiba tiba muncul.


"Al,kak zo tahu kak zo salah. Maafin kak zo ya,Kak zo gak bakal begitu lagi deh." ucap Kenzo menggenggam kedua telapak tangan Allisya.


"Al gak suka kak Kenzo meremehkan orang cuma dari fisiknya aja. Kak Zo emang ganteng dan populer tapi kalo besok kak zo kecelakaan terus wajah kak zo rusak. apa lagi yang mau kak zo banggain?" ucap Allisya dengan mata berkaca kaca.


"Iya,kak Zo minta maaf." ucap Kenzo menyesal.


"kak zo gak perlu minta maaf sama Al tapi kak zo harus minta maaf sama adik kelas yang tadi." ucap Allisya.


"Sudah selesaikan?" tanya shera yang muncul sembari menggandeng si kembar.


"Sudah ma,maafin zo ya" ucap Kenzo memeluk Shera.


"Iya" jawab shera sembari membalas pelukan Kenzo.


"Papa tuh maunya seperti ini,kalian akur jangan bertengkar terus. kasian mama sama papa yang setiap hari dengar kalian bertengkar!" ucap Leon dengan tersenyum.

__ADS_1


Setelah itu merekapun makan malam bersama. Leon sangat bahagia memiliki istri yang bijak dan cerdas seperti shera. Leon bersyukur memiliki Kenzo dan Alvian yang akan menjadi penerus perusahaannya. Leon bersyukur memiliki Allisya dan Alice yang sangat bijak seperti shera.


THE END


__ADS_2