
Pagi itu Universitas Sunshine kembali ramai karena gosip para mahasiswa.
' katanya nona Kim batal kuliah disini! '
' masa sih? bukannya kemarin dia kesini? '
' mungkin karena kualitasnya kurang baik jadi batal kali. '
' Hello! ini tuh udah universitas internasional,kurang apa lagi coba? '
' mungkin karena cowok cowok disini wajahnya abstrak. '
' mungkin bisa jadi dia masih sibuk sama konsernya. '
' bisa jadi siapa tahu,tahun depan dia benar bakal kuliah disini. '
Kenzo berjalan di belakang Allisya sembari membawa tumpukan buku milik Allisya.
"Al,kenapa bawa buku banyak banget sih?" keluh Kenzo sembari mengikuti langkah Allisya.
"ini mau Al pinjamkan ke teman." ucap Allisya.
"Emang teman Al itu miskin banget sampai gak bisa beli buku?" ucap Kenzo.
"Ngga juga sih,cuma Al senang aja berbagi buku sama dia." jawab Allisya melangkah ke dalam ruang kelas.
Kondisi kelas masih sepi karena masih pagi,disana seorang gadis berambut ikal sedang duduk sembari membolak balik halaman buku.
"Rara,lihat dong apa yang aku bawa buat kamu." ucap Allisya ceria.
Gadis itu menoleh ke arah sumber suara dan tersenyum kepada Allisya. Gadis dengan kacamata bulat dan tahi lalat di bawah bibir membuatnya sangat manis. Gadis itu berdiri dan berjalan menghampiri Kenzo.
' jangan jangan nih cewek nerd naksir aku' bathin Kenzo.
Rara mengambil semua buku yang Kenzo bawa lalu tersenyum kepada Kenzo.
__ADS_1
"terimakasih!" ucap Rara.
"Sini,sini,aku udah baca buku yang kamu kasih kemarin dan ceritanya bagus banget." ucap Allisya menarik Rara dengan antusias.
"kak zo balik ke kelas ya!" ucap Kenzo.
"ya ya ya,sana sana jangan ganggu!" usir Allisya.
Rara pun tersenyum kepada Kenzo dan duduk bersama dengan Allisya.
"Allisya ini dari dulu gak pernah temanan sama cewek normal,semuanya nerd." oceh Kenzo sembari berjalan di koridor.
Didalam kelas Allisya sangat antusias membahas novel yang kemarin diberikan oleh Rara.
"novelnya benar benar bagus Ra, aku suka banget." ucap Allisya.
"harus segitunya ya?" tanya Rara bingung.
"pokoknya aku harus nikah sama dia! atau ngga aku harus hamil anak dia" ucap Allisya membuat Rara menggelengkan kepalanya.
"hahaha." Allisya tertawa senang.
Kenzo berjalan di koridor sembari terus memikirkan Allisya. tiba tiba seorang wanita menghampiri Kenzo.
"Kenzo." panggil Gladis.
"eh,apa glad?" tanya Kenzo menatap wajah Gladis.
"ke kelas bareng yuk!" ajak Gladis dan di angguki oleh Kenzo.
"kamu sudah bertemu dengan nona Kim?" tanya Kenzo kepada Gladis.
"kata gosip sih dia gak jadi kuliah di sini karena masih sibuk tour." ucap Gladis.
"terus kenapa kemarin dia kesini?" tanya Kenzo.
__ADS_1
"ada yang bilang,dia mau ketemu teman lama." ucap Gladis.
"kamu tahu siapa teman lamanya?" tanya Kenzo.
"ya aku sih gak tahu. tapi katanya dia punya cowok yang di taksir disini." ucap Gladis.
"wow hebat juga cowok yang di taksir sama nona Kim ini." ucap Kenzo tersenyum pahit.
"hari ini juga ada mahasiswi baru tuh di kelas Allisya. namanya Cho Aera, kayanya Allisya cukup akrab sama anak ini." ucap Gladis membuat Kenzo mengingat ingat sesuatu.
"Cho Aera ya? kaya pernah dengar nama ini." gumam Kenzo.
"malam ini nona Kim jadi bintang tamu di acara reality show." ucap Gladis.
"oh, aku harus nonton ini." ucap Kenzo.
"kamu itu fans fanatik nona Kim tapi kemarin masih sok gak kenal." ucap Gladis.
"kan harus jaga image,masa cowok populer kaya aku senangnya cewek cewek loli." ucap Kenzo sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"masih aja jaim!" ucap Gladis.
"hahaha kan aku gak mungkin jatuhin image sendiri demi teriak teriak sama nona Kim." ucap Kenzo.
Gladis adalah sahabat Kenzo saat mulai kuliah,gadis cantik yang mengaku tidak akan jatuh cinta kepada Kenzo. Sementara wanita yang biasa mengelilingi Kenzo adalah teman teman Gladis yang selalu Gladis manfaatkan karena berusaha mendekati Kenzo.
"Andai bisa nikah sama nona Kim." ucap Kenzo berandai andai.
"ya kalo nona Kim nya mau. kamu kan miskin,bahkan Allisya lebih kaya dari kamu." ucap Gladis membuka luka lama Kenzo.
"ini tuh gara gara kamu selalu ajak aku keliling mall setiap selesai kuliah." oceh Kenzo.
"mana ada." ucap Gladis mengelak.
"lagipula nilai kalian cuma beda sedikit. orangtua kalian aja yang kejam." ucap gladis.
__ADS_1
"ngga kejam. tapi emang harus seperti itu. aku sebagai kakak harus lebih baik dari Allisya." ucap Kenzo sembari tersenyum.