
tok,,tok
"Silakan masuk" terdengar suara bariton yang khas dari sang pimpinan perusahaan tersebut.
Seorang wanita dengan penampilan super sexy dan full make-up masuk kedalam ruangan tersebut,ia menyerahkan sebuah dokumen sembari memamerkan belahan payudaranya. Namun,lelaki di hadapannya tidak tertarik sama sekali.
"WID Corp cabang London? perusahaan baru ya? buat apa dia mengajukan pertemuan dengan saya?" tanya Kenzie.
"beliau akan menjadi investor terbesar kita" ucap wanita itu sembari tersenyum menutupi kekesalannya.
"perusahaan baru dan ingin menjadi investor terbesar? yang benar saja" ucap Kenzie meremehkan.
"cabang di London memang baru tetapi mereka memiliki tiga pusat perusahaan terbesar" jawab wanita itu.
"ya,aturkan jadwal untukku bertemu dengannya" ucap Kenzie lalu menutup berkas tersebut.
Wanita itu berdiri di hadapan Kenzie sembari menggerakkan kedua pahanya.
"KAMU KELUAR!" tegas Kenzie membuat wanita itu terkejut.
Wanita itu keluar dengan terburu buru.
"kalo bukan karena kemampuannya yang bagus,aku sudah malas sekali mempertahankan wanita itu" keluh Kenzie sembari menyandarkan tubuhnya lalu menutup matanya dan membayangkan wanitanya.
"Cantik,kekanak Kanakan,jago bela diri,dan imut" gumam Kenzie lalu tersenyum.
Seminggu kemudian di WID Corp cabang london.
"hari ini saya akan keluar bersama adik saya untuk urusan kantor. kamu kembali cek jadwal saya selanjutnya" ucap Leon kepada sekretarisnya.
"Baik pak" jawab Dewi sekretaris Leon.
Leon membawa molly menuju perusahaan R.K Jewelery.
"kak Leon bawa molly kemana sih? biasanya juga gak ajak molly ke kantor" keluh molly.
"kalo kamu nurut sama kak Leon. kak Leon kasih kamu satu black card" ucap Leon tersenyum kepada molly.
"benar loh ya,awas aja bohong!" ucap molly menahan senyumnya.
__ADS_1
"benarlah, sejak kapan kak Leon bohong" ucap Leon tersenyum penuh arti.
"benar ya?" ucap molly lalu Leon menganggukkan kepalanya.
"tapi ada syaratnya" ucap Leon
"syaratnya apa?" tanya molly cuek.
"kak Leon kan mau ketemu CEO perusahaan perhiasaan terkenal di London. Nah,kak Leon mau nanti molly pura pura jadi istri kak Leon" ucap Leon membuat molly tersedak air liurnya sendiri.
"apa apaan sih? kenapa gak ajak kak shera?" tanya molly
"molly tau kan,kak shera baru habis melahirkan? belum bisa duduk terlalu lama" ucap Leon.
"terus apa lagi syaratnya?" lanjut molly.
"Nah gitu dong, pokoknya nanti molly harus dekat terus dengan kak Leon dan nurut sama kak leon" ucap Leon.
"Oke bos, habis itu black card jadi milik molly. Yeappy" ucap molly girang.
Mereka tiba di depan sebuah gedung yang cukup megah,seorang security membukakan pintu untuk Leon,setelah Leon keluar dari mobil,security itu hendak membukakan pintu untuk molly namun di cegah oleh Leon.
Molly pun keluar dari molly dengan anggun sembari sebelah tangannya menggenggam lengan kanan Leon dan sebelah lagi ia gunakan untuk menahan perut buncitnya.
Sekretaris Kenzie pun sudah menyambut mereka di pintu masuk lobby.
"tuan Surya, senang berjumpa dengan anda" ucap Wendy sekretaris Kenzie.
"Miss Wendy,senang berjumpa dengan anda. perkenalkan ini istri saya molly" ucap Leon memperkenalkan molly.
"nyonya molly,senang berjumpa dengan anda" ucap Wendy dan di jawab anggukan oleh molly.
"Tuan Kenzie sudah menunggu anda di ruang meeting" ucap Wendy.
"silakan pimpin jalan" ucap Leon sembari menepuk nepuk lembut punggung tangan molly yang mengait di lengannya.
Wendy membawa Leon dan molly menuju ruang meeting. Disana terlihat seorang pria muda dan beberapa orang pria paruh baya,Wendy masuk terlebih dulu dan melapor kepada Kenzie.
"tuan Surya sudah datang bersama istrinya" bisik Wendy.
__ADS_1
"persilakan mereka masuk" ucap Kenzie sembari tersenyum.
Tak lama kemudian Wendy keluar, mempersilakan Leon dan molly masuk kedalam ruang meeting. Wendy kembali masuk kedalam ruang meeting di ikuti oleh Leon dan molly.
'ahhh,,pria yang cukup matang dan istrinya,,,' Kenzie terkejut saat melihat molly tersenyum sembari mengaitkan lengannya mesra di lengan Leon.
Mereka pun memulai rapat investor mereka.
"Jadi berapa yang kalian butuhkan? istriku sedang sangat tertarik pada perhiasaan,aku akan memberikan apapun yang terbaik untuknya" ucap Leon tersenyum kepada molly dan Kenzie bergantian.
"tuan Surya,anda sangat memanjakan istri anda" ucap Kenzie tersenyum kecut.
"tentu saja,apa pun yang bisa aku berikan akan selalu aku berikan untuknya" ucap Leon dengan bangga sementara molly disisi Leon hanya duduk,tersenyum menahan rasa mual atas ucapan kakak sintingnya ini.
"sayang,bisakah kita keluar sekarang? ruangan ini sangat pengap kasian baby ku" ucap molly sembari berdiri dan mengusap perutnya.
'ahh aku tidak memperhatikannya dia hamil' bathin Kenzie.
"sebentar oke, tuan Kenzie berapapun dana yang anda butuhkan untuk proyek baru nanti akan saya berikan. anda bisa mengantarkan berkasnya ke kantor saya. saya akan menunggu anda di luar" ucap Leon sembari merangkul pinggul molly keluar dari ruang meeting.
.
.
.
.
.
.
THOR KASIH VIRTUAL DONG!
Sorry banget,Daka gak bisa kasih virtual bukan karena gak mau tapi gak bisa loh ya.
BECAUSE OF WHAT?
Daka punya imajinasi sendiri tentang para tokoh,Daka gak pernah menyamakan setiap tokoh dengan para artis atau idol. Takut gak sesuai pula.
__ADS_1
#Daka