Direktur Iblis Itu Jodohku

Direktur Iblis Itu Jodohku
PART 46


__ADS_3

Shera sedang berada di dapur merapikan semua bekas masak pagi tadi,Kenzo dan Allisya sudah berangkat sekolah. Leon juga sudah berangkat kerja. Shera ingat jika sebentar lagi adalah waktu liburan kenaikan kelas,Leon bilang dia akan mengirim anak anak ke solo.


"Aku juga pengen ikut ke solo" gumam shera sembari mengaitkan celemek miliknya.


Shera melangkahkan kaki menuju kamarnya,belakangan ini dia sedang senang menulis cerita ringan tentang kehidupannya dulu sampai dia bisa menikmati hidup saat ini. Shera membaringkan tubuhnya di atas ranjang,lalu dia menutup matanya karena sebentar lagi dia harus menjemput Kenzo dan Allisya.


Tiba tiba Leon masuk kedalam kamar.


"Sayang" bisik Leon di telinga shera.


"Ngapain kamu pulang? sana sana berangkat ke kantor!" ucap shera risih.


"Tadi aku udah ke kantor,tapi tiba tiba adik kecilku ngajak pulang" ucap Leon menatap benda menjulang di sekitar selangkangannya.


"ya tuhan,Leon kamu pasti mesum di kantor sama sekretaris kamu ya" ucap shera kesal.


"gak begitu sayang,sekretaris yang bisa aku jadiin bahan mesum sekarang udah aku rantai di rumah"ucap Leon mencium tengkuk shera.


"aaahhhhh,,, terus kenapa bisa begitu?" ucap shera menjauhkan wajah Leon dari tengkuknya.


"kamu tahu kan sayang,udah berapa hari kamu gak kasih jatah ke aku? di tambah di kantor ada Anne yang selalu menggoda aku dan dia selalu pakai pakaian yang eeuumm sexy" ucap Leon memeluk shera erat.


"Kamu aja yang mesum,besok kamu gak usah ke kantor. kamu tuh ya otaknya mesum gak bisa lihat cewek sexy sedikit. mentang mentang aku udah gak sexy lagi gitu?" oceh shera kesal.


"ngga sayang,kamu masih sexy kok. Sexy banget apalagi kalo telanjang" ucap Leon menurunkan resleting dress yang di gunakan oleh shera.


Lengan Leon menggerayangi punggung shera dan membuat shera melenguh.


"uuuhhhhhh" lenguh shera.

__ADS_1


Leon berhasil menurunkan dress yang kenakan oleh shera saat ini shera hanya memakai bra dan CD.


"Leon kamu ngapain?" teriak shera saat sadar dirinya sudah tidak mengenakan pakaian.


"tentu saja menikmati kamu dong sayang" ucap Leon menjilati tubuh shera.


Lenguhan shera membuat Leon semakin bersemangat mencumbu istrinya.


"Jangan lama lama,sebentar lagi anak anak harus di jemput" ucap shera sembari menggoyangkan pinggulnya.


"aku udah suruh supir buat jemput mereka" Leon memasukkan batangnya semakin dalam ke inti tubuh shera.


"aaahhhhhh,,,,,aaahhhhh" desah shera menikmati permainan Leon.


Leon memutarkan tubuh shera agar berada di posisi menungging dan dia menusuknya dari belakang.


"uuuuhhhh eeeemmm" racau Leon menikmati tubuh muda istrinya.


Perbedaan usia yang jauh tidak membuat shera khawatir soal vitalitas Leon karena menurut shera,Leon adalah penggila ****. bahkan setiap anak anak liburan,Leon selalu mengirim mereka ke Indonesia dan Leon mengurung shera di dalam kamar.


"Kapan anak anak libur?" tanya Leon sembari menikmati sisa pencapaiannya sembari membuat karya di kedua payudara shera.


"eeemmm,,lusa" jawab shera.


"Besok kamu ke sekolah mereka?" tanya Leon.


"bukan aku, tapi kita" ucap shera.


Memiliki Kenzo dan Allisya yang selalu kejar kejaran dalam prestasi membuat mereka harus selalu datang setiap kenaikan kelas. Karena Kenzo dan Allisya hanya beda dua tahun jadi mereka selalu di samakan kelasnya. beberapa teman sekolah mengira Kenzo dan Allisya adalah anak kembar tapi baik Allisya mau pun Kenzo selalu menolak itu dan mereka selalu bersaing dalam hal apapun. Usia keduanya menginjak remaja dan Leon selalu meminta shera untuk hamil lagi.

__ADS_1


"Bagaimana hasilnya?" tanya Leon sembari membenamkan wajahnya di sekitar payudara shera.


"aku belum lihat,masih di kamar mandi" ucap shera menikmati perlakuan Leon.


Leon langsung berdiri dan turun dari ranjang melangkah menuju toilet. Ia mengambil testpack yang shera gunakan pagi tadi. Lalu senyuman terukir di wajah Leon.


"gimana hasilnya?" tanya shera yang memeluk Leon dari belakang tanpa menggunakan pakaian.


"uuuhhhhh,,,enak sayang" ucap Leon merasakan payudara shera menempel hangat di punggungnya.


"bodoh" ucap shera memukul kepala Leon.


"Positive sayang. akhirnya aku bisa punya anak normal" ucap Leon sembari menggendong shera kembali ke ranjang.


"Benar positive?" tanya shera sembari melihat Leon menciumi perutnya.


"benar sayang,makasih" ucap Leon mencium kening shera lalu menyerahkan testpacknya kepada shera.


"kamu harus jadi baby nya papa yang normal ya" ucap Leon kepada perut shera.


"kamu pikir Kenzo sama Allysa gak normal?" ucap shera.


"mereka lebih dari normal. aku gak mau punya anak yang sejak kecil udah mata keranjang dan yang satu udah gila harta lagi. aku pengen yang normal yang main sama aku" ucap Leon.


"Gak kok. mereka akan bermain sama kamu" ucap shera lalu duduk. Leon malah asik bermain di depan perut shera.


"jadi kapan kita akan periksa ke dokter? sekarang kan usia kamu juga sudah masuk rawan buat hamil lagi" ucap Leon.


"lusa kita ke rumah sakit,terus besoknya kita pulang ke Indonesia" ucap shera dan di angguki oleh Leon.

__ADS_1


__ADS_2