
UNIVERSITAS SUNSHINE
' loe tau gak sih personil THE FIRST yang namanya Kim Aera itu. katanya dia bakal ikut program pertukaran mahasiswa loh.' Desas desus gosip para mahasiswa dan mahasiswi terdengar.
Disalah satu sudut kampus terlihat seorang pria yang di kelilingi oleh para wanita.
"Zo,kemarin aku lihat ada diskon di salah satu mall mau antar aku kesana gak?" ucap Gladis.
"Sorry dis,semua kredit card gue disita karena semester kemarin nilai gue di bawah Allisya." keluh Kenzo dengan wajah memelas.
"Kita yang traktir deh." ajak Gladis.
"thanks banget,tapi sumpah gue lagi gak punya apapun. semua fasilitas gue di ambil kecuali laptop sama hp." ucap Kenzo sembari tersenyum.
Sebenarnya Kenzo sangat risi di dekati oleh para wanita ular ini setiap hari. Saat itu sebuah mobil mewah berhenti di depan lobby kampus seketika semua mata menatap kepada mobil itu.
Seorang wanita dengan rambut panjang hitam dan lurus serta memiliki Sepasang kaki panjang dan mulus dibalut sepasang heels berwarna biru,celana jeans berwarna biru pas body dan atasan Hoddie berwarna senada.
"Kita harus menyelesaikan pendaftaran secepatnya." Ucap Mi Sun manager Aera.
Seketika lima orang bodyguard berbaris menghadang para fans yang menggila.
"Itu nona Kim" teriak seorang wanita.
Kenzo mengalihkan pandangannya kepada wanita yang di kerumuni oleh para mahasiswa tersebut.
"nona Kim,saya fans anda." teriak yang lainnya.
Sementara di lobby tampak Allisya tersenyum menatap wanita yang berjalan mengarah ke tempatnya berdiri.
"Mari ikut saya. masalah pendaftaran biar manager kamu saja yang selesaikan." ucap Allisya disetujui oleh Sun.
Allisya membawa Aera ke rooftop kampus. Mereka duduk di sebuah kursi panjang.
"Apa kabar?" tanya Allisya sembari memberikan sebotol air mineral.
"Ya seperti yang kak Al lihat. Selama setahun pertama setelah aku pindah,aku ikut karantina idol terus tahun kedua aku mulai sekolah dan ikut kelas Akselerasi jadi sekarang aku bisa seangkatan dengan kak Al." ucap Aera setelah menenggak air mineralnya.
"Selamat ya. sekarang kamu terkenal banget bahkan di kamar kak Kenzo isinya poster kamu semua." ucap Allisya tertawa kecil.
__ADS_1
"Kenzo siapa?" tanya Aera bingung.
"Kenzo itu senior yang dulu kamu kasih surat cinta." ucap Allisya membuat Aera mengingat masa mengenaskan itu.
"oh kakak kelas yang paling populer itu. Sekarang sih dia udah gak ada artinya apa apa." ucap Aera dengan tatapan meremehkan.
"Hahaha,bagus bagus." ucap Allisya senang.
"tapi itu benar benar hal paling memalukan." ucap Aera.
"terus surat cintanya dimana sekarang?" tanya Allisya.
"eemmm,,,gak tau. udah lama aku gak bongkar barang barang dari Indonesia. gak ada waktu." ucap Aera.
"Paham kok,lihat kamu sekarang cantik terus populer." ucap Allisya.
"kak Al juga cantik,sekarang gak pakai kacamata sama kepang dua lagi?" ucap Aera.
"Kacamata sih masih soalnya mata aku minus." ucap Allisya menunjukkan kacamatanya.
"Aku senang bisa bertemu kak Al lagi." ucap Aera.
"Oh iya,nih novel yang baru aja aku selesai baca. Ini asli novel dari XOP langsung." ucap Aera.
"ini buat aku?" tanya Allisya senang.
"iya,aku masih ada satu di rumah. ini khusus buat kak Al yang fans fanatik XOP didalamnya ada tanda tangan dari XOP." ucap Aera membuat Allisya tambah senang.
"Terimakasih Ra." ucap Allisya memeluk Aera.
"sebenarnya XOP itu nama pena teraneh yang pernah aku dengar. Tapi buat kualitas isi bukunya sih dia paling the best." ucap Aera.
"Kamu ketemu XOP langsung? kamu tahu dong wajahnya? ganteng gak?" tanya Allisya memborong pertanyaan.
"gak ketemu,ini aku dapat dari Daddy setelah kantor Daddy mengundang XOP. kalo soal ganteng atau ngga sih itu gak ada yang tahu karena dia selalu pakai topeng." ucap Aera.
"Emang mustahil deh kayanya buat lihat wajahnya." ucap Allisya lesu.
"Senang deh bisa balik ke Indonesia lagi." ucap Aera sembari menatap langit.
__ADS_1
"Aku juga pengen balik lagi ke London." ucap Allisya.
"Oh iya,kak Allisya lahir di London ya?" ucap Aera sembari tertawa kecil.
"Semua anak mama papa lahir di london,cuma kak Kenzo aja yang lahir di Indonesia." ucap Allisya.
"Kenzo itu kakak kandung kak Al?" tanya Aera tanpa menoleh kepada Allisya.
"Kandung rasa tiri." ucap Allisya membuat Aera tertawa.
"kok bisa seperti itu?" tanya Aera.
"Karena kita sejak kecil sudah bersaing mempertahankan jumlah saham milik kita masing masing." ucap Allisya.
"Al,balik yuk. kak zo gak ada kelas nih!" ucap Kenzo yang tiba tiba nongol di rooftop.
"Oh iya kak zo,duluan aja turun nanti Al nyusul." ucap Allisya sembari mengambil tasnya.
"kak Al udah mau pulang?" tanya Aera.
"Maaf nona Kim,anda lihat sendiri si pengecut itu tidak bisa pulang sendiri karena dia gak punya kendaraan apapun dia adalah anak termiskin." ucap Allisya melihat Aera.
Sementara Kenzo hanya melongo mengagumi wajah Aera yang sudah tidak di tutup dengan Hoddie.
"Cantik banget." gumam Kenzo.
"udah ayo balik!" ajak Allisya menarik wajah Kenzo dengan telapak tangannya.
Sementara Aera tersenyum kepada Kenzo membuat wajah Kenzo merona.
"Al,Al kenal nona Kim?" tanya Kenzo saat mereka sudah ada didalam mobil.
"siapa sih yang ngga kenal nona Kim?" tanya Allisya.
"maksud kak zo itu kenal akrab." ucap Kenzo tersenyum.
"iya,Al punya nomer hp nya,Al punya WeChatnya,Al di follow sama nona Kim. Kita sering Video Call." ucap Allisya sembari bersandar di kursi mobilnya saat Kenzo mulai melajukan mobilnya.
"Kak zo bagi nomor hp nya dong!" ucap Kenzo dengan wajah memohon.
__ADS_1
"USAHA SENDIRI!" teriak Allisya di telinga Kenzo.